Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KETERATURAN SOSIAL DALAM BENTUK GOTONG ROYONG MENGELOLA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN MENTENG KECAMATAN JEKAN RAYA KOTA PALANGKA RAYA

View through CrossRef
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Ingin mengetahui keteraturan sosial dalam bentuk gotong royong mengelola kebersihan lingkungan di Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, Ingin mengetahui faktor-faktor yang menjadi pendorong dan penghambat keteraturan sosial dalam bentuk gotong royong mengelola kebersihan lingkungan di Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya. Penelitian ini  menggunakan metode deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta, atau kejadian - kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Dalam penelitian deskriptif cenderung tidak perlu mencari atau menerangkan saling berhubungan,Sesuai dengan masalah yang penulis ajukan, maka penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan  pada  metodologi  yang  menyelidiki  suatu  fenomena  sosial  dan masalah manusia. Pada pendekatan ini, peneliti membuat suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata, laporan terperinci dari pandangan informan, dan melakukan studi pada situasi alami. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Hasil kesimpulan penelitian ini adalah Keteraturan sosial masyarakat dalam kegiatan gotong  royong  mengelola kebersihan  di Kelurahan  Menteng dapat dilihat  dari beberapa karakteristik yaitu Tertib Sosial, Sosial Order, Keajegan dan Pola. Tertib sosial masyarakat dalam mengelola kebersihan dilingkungan kelurahan menteng berpedoman kepada norma tertulis dan berupa himbauan dari ketua rukun tetangga. Pengetahuan tentang kebersihan telah diinternalisasi sejak masih sekolah namun dalam praktek sehari-hari mengalami kendala berupa kurangnya kesadaran kolektif warga diakibatkan sosial control yang lemah dan sangsi atas tindakan tidak berlaku efektif. Faktor penghambat adalah hubungan sekunder warga yang hanya memenuhi keinginan dari ketua warga sebagai tokoh masyarakat yang menggambarkan kehadiran semu warga dan toleransi yang rendah karena individualisme tinggi  warga serta kurangnya kesadaran koletif warga akibat perubahan sosial masyarakat kota. Faktor pendorong berupa kerjasama terlihat pada masyarakat yang tinggal secara permanen dan peran tokoh Ketua RT dalam menyeimbangkan, mempersatukan, kepentingan warga masyarakat.
Title: KETERATURAN SOSIAL DALAM BENTUK GOTONG ROYONG MENGELOLA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN MENTENG KECAMATAN JEKAN RAYA KOTA PALANGKA RAYA
Description:
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Ingin mengetahui keteraturan sosial dalam bentuk gotong royong mengelola kebersihan lingkungan di Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya, Ingin mengetahui faktor-faktor yang menjadi pendorong dan penghambat keteraturan sosial dalam bentuk gotong royong mengelola kebersihan lingkungan di Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya.
Penelitian ini  menggunakan metode deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta, atau kejadian - kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu.
Dalam penelitian deskriptif cenderung tidak perlu mencari atau menerangkan saling berhubungan,Sesuai dengan masalah yang penulis ajukan, maka penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan  pada  metodologi  yang  menyelidiki  suatu  fenomena  sosial  dan masalah manusia.
Pada pendekatan ini, peneliti membuat suatu gambaran kompleks, meneliti kata-kata, laporan terperinci dari pandangan informan, dan melakukan studi pada situasi alami.
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.
Hasil kesimpulan penelitian ini adalah Keteraturan sosial masyarakat dalam kegiatan gotong  royong  mengelola kebersihan  di Kelurahan  Menteng dapat dilihat  dari beberapa karakteristik yaitu Tertib Sosial, Sosial Order, Keajegan dan Pola.
Tertib sosial masyarakat dalam mengelola kebersihan dilingkungan kelurahan menteng berpedoman kepada norma tertulis dan berupa himbauan dari ketua rukun tetangga.
Pengetahuan tentang kebersihan telah diinternalisasi sejak masih sekolah namun dalam praktek sehari-hari mengalami kendala berupa kurangnya kesadaran kolektif warga diakibatkan sosial control yang lemah dan sangsi atas tindakan tidak berlaku efektif.
Faktor penghambat adalah hubungan sekunder warga yang hanya memenuhi keinginan dari ketua warga sebagai tokoh masyarakat yang menggambarkan kehadiran semu warga dan toleransi yang rendah karena individualisme tinggi  warga serta kurangnya kesadaran koletif warga akibat perubahan sosial masyarakat kota.
Faktor pendorong berupa kerjasama terlihat pada masyarakat yang tinggal secara permanen dan peran tokoh Ketua RT dalam menyeimbangkan, mempersatukan, kepentingan warga masyarakat.

Related Results

“BERUBAHNYA SIKAP GOTONG ROYONG MENJADI SIKAP INDIVIDUALISME DALAM TEORI SOEKARNO, ARISTOTELES, DAN MUHAMMAD HATTA”
“BERUBAHNYA SIKAP GOTONG ROYONG MENJADI SIKAP INDIVIDUALISME DALAM TEORI SOEKARNO, ARISTOTELES, DAN MUHAMMAD HATTA”
AbstrakGotong royong berasal dari kata gotong yang artinya “bekerja” dan royong yang artinya “bersama”, dan jika digabugkan gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Penerapan Karakter Gotong Royong di SDN Gili Barat dalam Implementasi nilai sila ke 4 Pancasila
Penerapan Karakter Gotong Royong di SDN Gili Barat dalam Implementasi nilai sila ke 4 Pancasila
Saat ini banyak anak-anak di SD yang karakter gotong royong dan tanggung jawabnya itu masih rendah hal tersebut dikarenakan oleh kemajuan teknologi salah satunya gadget. Penelitian...
Aktualisasi Sila Persatuan Indonesia dalam Semangat Gotong Royong Bangsa
Aktualisasi Sila Persatuan Indonesia dalam Semangat Gotong Royong Bangsa
This research aims to examine and analyze the actualization of the third principle of Pancasila, namely "Unity in Indonesia," in the context of the spirit of gotong royong, which i...
PRESEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN ADMINISTRASI PADA KANTOR KELURAHAN PALANGKA KECAMATAN JEKAN RAYA
PRESEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN ADMINISTRASI PADA KANTOR KELURAHAN PALANGKA KECAMATAN JEKAN RAYA
Tujuan penelitian ini adalah pertama, Untuk mengetahui bagaimana pelayanan administrasi yang diterapkan di Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya. Kedua, Untuk mengetahui bagaiman...
Analisis Pengaruh Pendidikan terhadap Kepuasan Kerja di Kelurahan Menteng Kota Palangkaraya
Analisis Pengaruh Pendidikan terhadap Kepuasan Kerja di Kelurahan Menteng Kota Palangkaraya
Pendidikan dan kepuasan kerja merupakan dua faktor yang saling berkaitan dalam kehidupan seseorang. Pendidikan mempengaruhi kualitas hidup serta kepuasan seseorang karena pendidika...
Pudarnya sikap gotong royong di masa modern ditinjau dari Ir.Soekarno
Pudarnya sikap gotong royong di masa modern ditinjau dari Ir.Soekarno
Pengamatan yang saya buat ini bertujuan untuk meningkatkan kembali mengenai makna gotong royong yang ada di Indonesia. Alasan yang melatar belakangi pengamatan ini dikarenakan sema...

Back to Top