Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MENYIBAK MISTERI ALAM RAYA MELALUI AYAT-AYAT SEMESTA

View through CrossRef
Abstract This paper reveals the secrets of the universe through the verses of the universe. The data is obtained through library research. The results show that the planet Earth and humans have the ability to vary the order of the universe. In the universe, humans see the existence of various organizations of matter in the form of various luminous objects such as moons, planets, stars, nebulae, star clusters, galaxies, and galaxy clusters.This magnificent material figure of the universe, whether it is successful or not successfully captured by the human senses, is controlled by "supernatural powers" which are called the force. Through the character of style, the human mind explores its wanderings in the world of science and uses that knowledge to create works of technology and art. Muslims acquire this knowledge through the Quran.The arrival of Allah's revelation to mankind is a methodology for developing knowledge about human life and the universe. An "existence of truth" that cannot be achieved only by scientific methodology. Al Quran is an "existence of truth" that is conveyed to humans in a reliable, communicative, and preserved way.Knowing the existence of the truth of the Quran can only be achieved through a system of faith. The existence of the universe is positioned to awaken various human intelligences, including spiritual intelligence which is guided by the verses of the Quran so that it leads to the level of human faith, a measure of the level of human closeness to the Creator. Keywords: reveal, mystery of nature, universe verses Abstrak Tulisan ini mengungkap rahasia alam raya melalui ayat-ayat sesmesta. Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan (library research. Hasil penelitian menunjukkan planit bumi, manusia, memiliki kemampuan dengan berbagai keteraturan alam semesta. Di alam semesta manusia melihat eksistensi keragaman organisasi materi dalam bentuk berbagai benda yang bercahaya seperti bulan, planit, bintang, nebula,  gugus bintang, galaksi, dan gugus galaksi. Sosok materi alam semesta yang megah ini baik yang berhasi latau belum/tidak berhasil diindera manusia dikendalikan oleh “tangan-tangan ghaib” yang disebut dengan gaya. Melalui karakter gaya itu akal manusia menjelajah pengembaraannya dalam dunia ilmu pengetahuan dan menggunakan pengetahuan itu untuk membuat karya teknologi dan seni. Umat Islam memperoleh pengetahuan itu melalui al Qur’an. Sampainya wahyu Allah ini kepada umat manusia merupakan sebuah metodologi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan tentang kehidupan manusia dan alam semesta. Suatu “eksistensi kebenaran” yang tak dapat dicapai hanya dengan metodologi sains. Al Qur’an merupakan suatu “eksistensi kebenaran” yang disampaikan kepada manusia melalui cara terpercaya, komunikatif, dan terjaga. Mengenal eksistensi kebenaran al Qur’an hanya dapat dicapai melalui system keimanan. Keberadaan alam semesta diposisikan untuk membangkitkan berbagai kecerdasan manusia, diantaranya adalah kecerdasan spiritual yang dituntun oleh ayat-ayat al Qur’an sehingga berujung pada tingkat keimanaan manusia, sebuah ukuran tingkatan kedekatan manusia kepada sang Pencipta. Kata Kunci: Menyibak, misteri alam, ayat-ayat semesta
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: MENYIBAK MISTERI ALAM RAYA MELALUI AYAT-AYAT SEMESTA
Description:
Abstract This paper reveals the secrets of the universe through the verses of the universe.
The data is obtained through library research.
The results show that the planet Earth and humans have the ability to vary the order of the universe.
In the universe, humans see the existence of various organizations of matter in the form of various luminous objects such as moons, planets, stars, nebulae, star clusters, galaxies, and galaxy clusters.
This magnificent material figure of the universe, whether it is successful or not successfully captured by the human senses, is controlled by "supernatural powers" which are called the force.
Through the character of style, the human mind explores its wanderings in the world of science and uses that knowledge to create works of technology and art.
Muslims acquire this knowledge through the Quran.
The arrival of Allah's revelation to mankind is a methodology for developing knowledge about human life and the universe.
An "existence of truth" that cannot be achieved only by scientific methodology.
Al Quran is an "existence of truth" that is conveyed to humans in a reliable, communicative, and preserved way.
Knowing the existence of the truth of the Quran can only be achieved through a system of faith.
The existence of the universe is positioned to awaken various human intelligences, including spiritual intelligence which is guided by the verses of the Quran so that it leads to the level of human faith, a measure of the level of human closeness to the Creator.
Keywords: reveal, mystery of nature, universe verses Abstrak Tulisan ini mengungkap rahasia alam raya melalui ayat-ayat sesmesta.
Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan (library research.
Hasil penelitian menunjukkan planit bumi, manusia, memiliki kemampuan dengan berbagai keteraturan alam semesta.
Di alam semesta manusia melihat eksistensi keragaman organisasi materi dalam bentuk berbagai benda yang bercahaya seperti bulan, planit, bintang, nebula,  gugus bintang, galaksi, dan gugus galaksi.
Sosok materi alam semesta yang megah ini baik yang berhasi latau belum/tidak berhasil diindera manusia dikendalikan oleh “tangan-tangan ghaib” yang disebut dengan gaya.
Melalui karakter gaya itu akal manusia menjelajah pengembaraannya dalam dunia ilmu pengetahuan dan menggunakan pengetahuan itu untuk membuat karya teknologi dan seni.
Umat Islam memperoleh pengetahuan itu melalui al Qur’an.
Sampainya wahyu Allah ini kepada umat manusia merupakan sebuah metodologi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan tentang kehidupan manusia dan alam semesta.
Suatu “eksistensi kebenaran” yang tak dapat dicapai hanya dengan metodologi sains.
Al Qur’an merupakan suatu “eksistensi kebenaran” yang disampaikan kepada manusia melalui cara terpercaya, komunikatif, dan terjaga.
Mengenal eksistensi kebenaran al Qur’an hanya dapat dicapai melalui system keimanan.
Keberadaan alam semesta diposisikan untuk membangkitkan berbagai kecerdasan manusia, diantaranya adalah kecerdasan spiritual yang dituntun oleh ayat-ayat al Qur’an sehingga berujung pada tingkat keimanaan manusia, sebuah ukuran tingkatan kedekatan manusia kepada sang Pencipta.
Kata Kunci: Menyibak, misteri alam, ayat-ayat semesta.

Related Results

LAPISAN ALAM SEMESTA: PERSPEKTIF KOSMOLOGI HINDU
LAPISAN ALAM SEMESTA: PERSPEKTIF KOSMOLOGI HINDU
Kosmologi Hindu menepatkan Tuhan sebagai sumber dari penciptaam dan peleburan. Dalam Kosmologi Hindu disebutkan bahwa alam ini tersusun dari Panca Tan Matra sebagai kualitasnya, Pa...
Kajian Ekologi Lingkungan Dalam Upacara Ngelukat Gumi
Kajian Ekologi Lingkungan Dalam Upacara Ngelukat Gumi
Ekologi dalam upacara Ngelukat Gumi memiliki arti penting dalam konteks permbersihan atau penyucian alam semesta yang melibatkan aspek Bhuana Agung(alam makrokosmos) dan Bhuana Ali...
KONSTRUKSI MAKKIYAH MADANIAH PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT KHAMR
KONSTRUKSI MAKKIYAH MADANIAH PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT KHAMR
Salah satu permasalahan yang direspons secara berbeda antara periode Makkah dan periode Madinah adalah masalah khamr. Hal ini terlihat pada perbedaan konstruksi ayat-ayat khamr Mak...
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita pernah mengalami stres, yang mendorong kita untuk melakukan coping stres supaya kita tidak terjebak dan terpuruk karenanya. Kajian coping str...
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
ANALISA ASPEK MUNĀSABAH DALAM AL-QUR’AN: STUDI TERHADAP KITAB ȘAFWAH TAFĀSĪR KARYA MUḤAMMAD ‘ĀLĪ AL-ȘĀBŪNĪ (1930-2021 M)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam dan komperhensif konsep munāsabahterkait dengan pola dan pendekatan munāsabah antar ayat dalam satu surat yang digunakanMu...
Tuhan dan Alam Sebagai Sumber Pengetahuan Ayat Qur'aniyah Dan Kawniyah
Tuhan dan Alam Sebagai Sumber Pengetahuan Ayat Qur'aniyah Dan Kawniyah
Materi ini membahas tentang tuhan dan alam sebagai sumber pengetahuan ayat qur'aniyah dan kawniyah dalam sebuah al qur'an yang membahas ilmu ilmu allah ta'ala. Ayat qur'aniyah dan ...
Nalar Saintifik Sebagai Konstruksi Penerjemahan Al-Qur'an
Nalar Saintifik Sebagai Konstruksi Penerjemahan Al-Qur'an
Agus Purwanto adalah seorang ilmuwan pada bidang fisika teori yang memiliki gelar D.Sc (Doctor of Science). Ia berupaya menghidupkan kembali pemahaman saintifik Al-Qur’an di tengah...

Back to Top