Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENJADWALAN TUTORIAL TATAP MUKA MENGGUNAKAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN

View through CrossRef
Effective face-to-face tutorial will be affected by some factors such as number of participants, the scattered locations, the lack of competent tutors, and the poor management system. Specifically, this problem was caused by (i) tutors who teach too many subjects, (ii) the mismanaged scheduling system that a tutor teaches in different classes at the same time. Through decision support system, scheduling is expected to become more effective and efficient. Constraint programming was used as a method to solve problems through mathematical calculation based on prerequisites and limitation. However, the lack of competent tutors remain a major obstacle in running face-to-face tutorial. Efektivitas pelaksanan tutorial tatap muka menjadi berkurang, antara lain akibat besarnya jumlah peserta , tersebarnya lokasi tutorial tatap muka, tidak kompetennya tutor, dan lemahnya sistem pembuatan jadwal tutorial. Masalah ketidakefektifan ini disebabkan oleh (i) adanya tutor yang yang mengajar untuk beberapa matakuliah, (ii) sistem penjadwalan yang tidak baik sehingga terdapat tutor yang mengajar pada beberapa kelas pada waktu yang sama. Dengan demikian penjadwalan tutorial menjadi masalah yang penting dalam pelaksanaan tutorial tatap muka. Melalui Sistem Pendukung Keputusan, penjadwalan tutorial diharapkan dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Untuk mencari solusi terhadap persoalan ini, digunakan Constraint programming. Cara ini didasarkan pada perhitungan matematika dengan memperhitungkan batasan-batasan yang ada. Namun demikian, kualitas tutor tetap merupakan kunci permasalahan. Kurangnya tutor yang berkompeten akan mempengaruhi efektivitas tutorial tatap muka.
Universitas Terbuka
Title: PENJADWALAN TUTORIAL TATAP MUKA MENGGUNAKAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
Description:
Effective face-to-face tutorial will be affected by some factors such as number of participants, the scattered locations, the lack of competent tutors, and the poor management system.
 Specifically, this problem was caused by (i) tutors who teach too many subjects, (ii) the mismanaged scheduling system that a tutor teaches in different classes at the same time.
Through decision support system, scheduling is expected to become more effective and efficient.
Constraint programming was used as a method to solve problems through mathematical calculation based on prerequisites and limitation.
However, the lack of competent tutors remain a major obstacle in running face-to-face tutorial.
Efektivitas pelaksanan tutorial tatap muka menjadi berkurang, antara lain akibat besarnya jumlah peserta , tersebarnya lokasi tutorial tatap muka, tidak kompetennya tutor, dan lemahnya sistem pembuatan jadwal tutorial.
Masalah ketidakefektifan ini disebabkan oleh (i) adanya tutor yang yang mengajar untuk beberapa matakuliah, (ii) sistem penjadwalan yang tidak baik sehingga terdapat tutor yang mengajar pada beberapa kelas pada waktu yang sama.
Dengan demikian penjadwalan tutorial menjadi masalah yang penting dalam pelaksanaan tutorial tatap muka.
Melalui Sistem Pendukung Keputusan, penjadwalan tutorial diharapkan dapat menjadi lebih efektif dan efisien.
Untuk mencari solusi terhadap persoalan ini, digunakan Constraint programming.
Cara ini didasarkan pada perhitungan matematika dengan memperhitungkan batasan-batasan yang ada.
Namun demikian, kualitas tutor tetap merupakan kunci permasalahan.
Kurangnya tutor yang berkompeten akan mempengaruhi efektivitas tutorial tatap muka.

Related Results

PEMODELAN SISTEM PENJADWALAN PERKULIAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
PEMODELAN SISTEM PENJADWALAN PERKULIAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Penjadwalan perkuliahan merupakan kegiatan pembuatan jadwal kuliah pada perguruan tinggi. Jadwal kuliah tersebut akan dijadikan sebagai acuan kegiatan belajar mengajar selama satu ...
Model Hidrologi Untuk Prediksi Elevasi Muka Air Tanah Pada Gambut Tropis Sebagai Upaya Mitigasi Kebakaran di Kabupaten Bengkalis
Model Hidrologi Untuk Prediksi Elevasi Muka Air Tanah Pada Gambut Tropis Sebagai Upaya Mitigasi Kebakaran di Kabupaten Bengkalis
Salah satu komponen terpenting untuk mencegah terjadi kebakaran dilahangambut adalah elevasi muka air tanah gambut. Model hidrologi untukmemprediksi muka air tanah gambut tropis da...
PENGARUH PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
PENGARUH PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
The aims of this study were (1) to determine the effect of limited face-to-face learning on social science learning outcomes for VII grade students at MTs Ar Rofiqy Bogor, (2) to d...
PENJADWALAN DAN PENGEMBANGAN RENCANA KERJA DI INDUSTRI YOGHURT
PENJADWALAN DAN PENGEMBANGAN RENCANA KERJA DI INDUSTRI YOGHURT
Penjadwalan dan perencanaan kerja pada industri diperlukan untuk memastikan ketepatan dan efisiensi waktu  proses produksi. Industri yoghurt berbahan baku susu yang rentan terkonta...
Penerapan Metode Weighted Product dalam Memperdiksi Permintaan Konsumen di Salon Mobil Singgalang Motor
Penerapan Metode Weighted Product dalam Memperdiksi Permintaan Konsumen di Salon Mobil Singgalang Motor
Semakin banyaknya mobil-mobil berharga murah maka semakin banyak orang yang memiliki mobil, sehingga jasa perawatan mobil pun semakin banyak dibutuhkan. Pada mobil, proses perawata...
Pendahuluan:Keputusan klinis yang dibuat perawat harus didukung dengan data yang akurat serta lengkap dan sistim yang baik. Namun dalam pelaksanaan perawatan pasien, pembuatan kepu...

Back to Top