Javascript must be enabled to continue!
Kajian Ekologi Sastra (Ekokritik) dalam Antologi Puisi Negeri di atas Kertas Karya Komunitas Sastra Nusantara: Perspektif Lawrence Buell
View through CrossRef
Penelitian tentang ekologi sastra (ekokritik) telah banyak dilakukan, namun kajian terhadap antologi puisi Negeri di Atas Kertas menggunakan perspektif Lawrence Buell masih jarang ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) hubungan alam dan manusia serta (2) bentuk ekokritik dalam puisi-puisi tersebut menggunakan teori Buell. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data utama berupa antologi puisi Negeri di Atas Kertas karya Komunitas Sastra Nusantara, dikumpulkan melalui teknik simak-catat. Teori Buell mengidentifikasi tiga aspek ekokritik, yaitu (1) elemen nonmanusia yang berperan dalam historikal manusia dan alam, (2) posisi manusia yang tidak lebih dominan dari alam, serta (3) alam yang bersifat dinamis seiring waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga puisi yang mencerminkan hubungan manusia dan alam, yaitu Tukang Sapu Jalan, Bunda Kami Kartini, dan Ayah. Sedangkan empat puisi lain mengandung unsur ekokritik, yakni Pagi Probolinggo, Anak Pulau, Bumi Pertiwi Bersabda, dan Negeriku Kembali Berduka. Hubungan manusia dan alam dalam puisi-puisi tersebut mencerminkan prinsip Buell, yaitu adanya keintiman emosional manusia dengan lingkungan alam
Institut Agama Islam Negeri Madura
Title: Kajian Ekologi Sastra (Ekokritik) dalam Antologi Puisi Negeri di atas Kertas Karya Komunitas Sastra Nusantara: Perspektif Lawrence Buell
Description:
Penelitian tentang ekologi sastra (ekokritik) telah banyak dilakukan, namun kajian terhadap antologi puisi Negeri di Atas Kertas menggunakan perspektif Lawrence Buell masih jarang ditemukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) hubungan alam dan manusia serta (2) bentuk ekokritik dalam puisi-puisi tersebut menggunakan teori Buell.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data utama berupa antologi puisi Negeri di Atas Kertas karya Komunitas Sastra Nusantara, dikumpulkan melalui teknik simak-catat.
Teori Buell mengidentifikasi tiga aspek ekokritik, yaitu (1) elemen nonmanusia yang berperan dalam historikal manusia dan alam, (2) posisi manusia yang tidak lebih dominan dari alam, serta (3) alam yang bersifat dinamis seiring waktu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga puisi yang mencerminkan hubungan manusia dan alam, yaitu Tukang Sapu Jalan, Bunda Kami Kartini, dan Ayah.
Sedangkan empat puisi lain mengandung unsur ekokritik, yakni Pagi Probolinggo, Anak Pulau, Bumi Pertiwi Bersabda, dan Negeriku Kembali Berduka.
Hubungan manusia dan alam dalam puisi-puisi tersebut mencerminkan prinsip Buell, yaitu adanya keintiman emosional manusia dengan lingkungan alam.
Related Results
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA
Kritik Ekologi Dalam Antologi Puisi Kekasih Teluk Karya Saras Dewi: Analisis Teori Lawrence Buell Sebagai Alternatif Materi Ajar Mengidentifikasi Makna Puisi yang Dibaca untuk Siswa SMA
Analisis ekokritik pada karya sastra puisi masih jarang dibahas dalam kegiatan pembelajaran sastra di sekolah. Padahal persoalan lingkungan setiap saat semakin mengompleks dan sela...
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kajian Semiotika pada Kumpulan Puisi Nyanyian Pesisir Karya Marsel Robot
Kumpulan puisi Nyanyian Pesisir karya Marsel Robot merupakan objek kajian dalam artikel ini. Puisi mengekpresikan pengalaman, pengetahuan, dan perasaan ...
Diksi Pada Antologi Puisi Cerita Perjuangan Karya Dosen Dan Guru Bahasa Indonesia Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA
Diksi Pada Antologi Puisi Cerita Perjuangan Karya Dosen Dan Guru Bahasa Indonesia Serta Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SMA
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan diksi yang digunakan pada antologi puisi Cerita Perjuangan karya dosen dan guru bahasa Indonesia dan untuk mendeskripsikan implik...
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
APRESIASI PUISI DALAM GERAKAN LITERASI
Memahami puisi dan memahami prosa ada bedanya. Ini disebabkan karena bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan yang dipakai prosa. Memahami puisi mungkin sedikit lebih rumit...
Membaca Puisi
Membaca Puisi
Puisi adalah salah satu bentuk karya sastra. Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa I...
TEORI EKOKRITIK SASTRA: KAJIAN TERHADAP KEMUNCULAN PENDEKATAN EKOLOGI SASTRA YANG DIPELOPORI OLEH CHERYLL GLOTFELTY
TEORI EKOKRITIK SASTRA: KAJIAN TERHADAP KEMUNCULAN PENDEKATAN EKOLOGI SASTRA YANG DIPELOPORI OLEH CHERYLL GLOTFELTY
Artikel yang berjudul Teori Ekokritik Sastra: Kajian terhadap Kemunculan Pendekatan Ekologi Sastra yang dipelopori Cheryll Glotfelty ini bertujuan untuk mengkaji dan membahas lebih...
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU KARYA W. S. RENDRA (SOCIAL CRITICISM IN DOA UNTUK ANAK CUCU ANTHOLOGY BY W.S. RENDRA)
KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI DOA UNTUK ANAK CUCU KARYA W. S. RENDRA (SOCIAL CRITICISM IN DOA UNTUK ANAK CUCU ANTHOLOGY BY W.S. RENDRA)
Kritik Sosial dalam Kumpulan Puisi Doa untuk Anak Cucu karya W.S. Rendra. Tujuan dari penelitianini adalah: (1) Mendeskripsikan wujud kritik sosial (tentang kemiskinan, kejahatan, ...
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
KARAKTERISTIK PUISI KARYA-KARYA W.S RENDRA
Puisi memiliki karakteristik yang berbeda satu sama lain, adanya sebuah karakteristik dikarenakan ada faktor pembeda. Karakteristik puisi adalah ciri khas yang terdapat didalam pui...

