Javascript must be enabled to continue!
PENYUNTINGAN VIDEO INTERAKTIF DALAM PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH DARI PERSPEKTIF INOVASI CABARAN DAN IMPLIKASI
View through CrossRef
ABSTRAK
Penyuntingan video kini berkembang sebagai medium pedagogi interaktif yang berpotensi memperkasa pembelajaran abad ke-21, khususnya dalam konteks pendidikan menengah. Cabaran seperti kurangnya penglibatan murid dan jurang digital menuntut pendekatan baharu yang lebih responsif dan berpusatkan murid. Kajian ini bertujuan meneroka bagaimana penyuntingan video interaktif berasaskan teknologi inovatif seperti kecerdasan buatan (AI), realiti terimbuh (AR) dan platform berasaskan awan dapat meningkatkan keberkesanan pengajaran serta penglibatan murid. Menggunakan reka bentuk kualitatif kajian kes berganda, dua konteks dianalisis (1) penggunaan video eksperimen interaktif dalam pengajaran Sains dan (2) pelaksanaan modul STEAM dalam Pendidikan Seni Visual berasaskan dokumentasi video. Data dikumpul melalui temu bual separa berstruktur bersama guru, refleksi murid dan penilaian prestasi menggunakan rubrik kemahiran abad ke-21. Dapatan menunjukkan bahawa teknik penyuntingan yang mengandungi elemen interaktif seperti kuiz, suara AI, naratif bercabang serta visualisasi seperti green screen dan animasi grafik dapat meningkatkan minat, motivasi dan kefahaman murid. Guru turut melaporkan bahawa video yang disusun secara sistematik menyokong pembelajaran kendiri dan pengulangan fleksibel. Secara keseluruhan, penyuntingan video yang dirancang secara pedagogi mampu menyokong pembelajaran berpusatkan murid, membina metakognisi dan menjembatani jurang akses pendidikan di kawasan kurang berkemampuan. Artikel ini turut membincangkan cabaran pelaksanaan seperti kemahiran guru, akses teknologi dan keperluan latihan berterusan.
Kata Kunci: Penyuntingan Video, Pendidikan Interaktif, Inovasi Digital, Kecerdasan Buatan
ABSTRACT
Video editing has evolved beyond a technical process into an interactive pedagogical medium with strong potential to enhance 21st-century learning, particularly in secondary education. Challenges such as limited student engagement and digital access disparities call for new approaches that are more responsive and learner-centered. This study aims to explore how interactive video editing, supported by innovative technologies such as artificial intelligence (AI), augmented reality (AR) and cloud-based platforms, can improve teaching effectiveness and student engagement. Using a qualitative multiple-case study design, the research examines two instructional contexts: (1) the use of interactive experiment videos in Science teaching and (2) the implementation of a STEAM-based visual arts module through structured video documentation. Data were collected through semi-structured interviews with teachers, student reflections and performance assessments based on 21st-century skills rubrics. Findings reveal that editing strategies incorporating interactive elements such as in-video quizzes, AI narration and branching narratives along with dynamic visuals like green screen effects and animation, significantly enhance student interest, motivation and understanding. Teachers also reported that well-structured videos support self-directed learning and flexible revision. Overall, pedagogically designed video editing strategies can foster learner-centered education, strengthen metacognitive development and help bridge educational access gaps, particularly in under-resourced rural schools. This paper also highlights implementation challenges, including limited teacher skills, inadequate technological infrastructure and the need for ongoing professional development in educational video production.
Keywords: Video Editing, Interactive Education, Digital Innovation, Artificial Intelligence, Interactive Video
Universiti Malaysia Sabah (UMS)
Title: PENYUNTINGAN VIDEO INTERAKTIF DALAM PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH DARI PERSPEKTIF INOVASI CABARAN DAN IMPLIKASI
Description:
ABSTRAK
Penyuntingan video kini berkembang sebagai medium pedagogi interaktif yang berpotensi memperkasa pembelajaran abad ke-21, khususnya dalam konteks pendidikan menengah.
Cabaran seperti kurangnya penglibatan murid dan jurang digital menuntut pendekatan baharu yang lebih responsif dan berpusatkan murid.
Kajian ini bertujuan meneroka bagaimana penyuntingan video interaktif berasaskan teknologi inovatif seperti kecerdasan buatan (AI), realiti terimbuh (AR) dan platform berasaskan awan dapat meningkatkan keberkesanan pengajaran serta penglibatan murid.
Menggunakan reka bentuk kualitatif kajian kes berganda, dua konteks dianalisis (1) penggunaan video eksperimen interaktif dalam pengajaran Sains dan (2) pelaksanaan modul STEAM dalam Pendidikan Seni Visual berasaskan dokumentasi video.
Data dikumpul melalui temu bual separa berstruktur bersama guru, refleksi murid dan penilaian prestasi menggunakan rubrik kemahiran abad ke-21.
Dapatan menunjukkan bahawa teknik penyuntingan yang mengandungi elemen interaktif seperti kuiz, suara AI, naratif bercabang serta visualisasi seperti green screen dan animasi grafik dapat meningkatkan minat, motivasi dan kefahaman murid.
Guru turut melaporkan bahawa video yang disusun secara sistematik menyokong pembelajaran kendiri dan pengulangan fleksibel.
Secara keseluruhan, penyuntingan video yang dirancang secara pedagogi mampu menyokong pembelajaran berpusatkan murid, membina metakognisi dan menjembatani jurang akses pendidikan di kawasan kurang berkemampuan.
Artikel ini turut membincangkan cabaran pelaksanaan seperti kemahiran guru, akses teknologi dan keperluan latihan berterusan.
Kata Kunci: Penyuntingan Video, Pendidikan Interaktif, Inovasi Digital, Kecerdasan Buatan
ABSTRACT
Video editing has evolved beyond a technical process into an interactive pedagogical medium with strong potential to enhance 21st-century learning, particularly in secondary education.
Challenges such as limited student engagement and digital access disparities call for new approaches that are more responsive and learner-centered.
This study aims to explore how interactive video editing, supported by innovative technologies such as artificial intelligence (AI), augmented reality (AR) and cloud-based platforms, can improve teaching effectiveness and student engagement.
Using a qualitative multiple-case study design, the research examines two instructional contexts: (1) the use of interactive experiment videos in Science teaching and (2) the implementation of a STEAM-based visual arts module through structured video documentation.
Data were collected through semi-structured interviews with teachers, student reflections and performance assessments based on 21st-century skills rubrics.
Findings reveal that editing strategies incorporating interactive elements such as in-video quizzes, AI narration and branching narratives along with dynamic visuals like green screen effects and animation, significantly enhance student interest, motivation and understanding.
Teachers also reported that well-structured videos support self-directed learning and flexible revision.
Overall, pedagogically designed video editing strategies can foster learner-centered education, strengthen metacognitive development and help bridge educational access gaps, particularly in under-resourced rural schools.
This paper also highlights implementation challenges, including limited teacher skills, inadequate technological infrastructure and the need for ongoing professional development in educational video production.
Keywords: Video Editing, Interactive Education, Digital Innovation, Artificial Intelligence, Interactive Video.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DYNAMICS OF PROFESSIONAL EDITING IN THE PUBLISHING INDUSTRY: AN ANALYSIS OF OPPORTUNITIES AND CHALLENGES AT NEM PUBLISHERS
DYNAMICS OF PROFESSIONAL EDITING IN THE PUBLISHING INDUSTRY: AN ANALYSIS OF OPPORTUNITIES AND CHALLENGES AT NEM PUBLISHERS
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penyuntingan profesional di Penerbit NEM, khususnya pada aspek peluang dan tantangan dalam praktik penerbitan akademik...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI I TEMBILAHAN HULU
Pendidikan budi pekerti adalah upaya untuk membentuk perilaku peserta didik yang tercermin dalam kata, perbuatan, sikap, pikiran, perasaan, kerja, dan hasil karya berdasarkan nilai...
Media Video Animasi Interaktif Berpendekatan Kontekstual Pada Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas IV SDN 5 Kampung Baru
Media Video Animasi Interaktif Berpendekatan Kontekstual Pada Mata Pelajaran IPAS Siswa Kelas IV SDN 5 Kampung Baru
Siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep abstrak karena materi yang disajikan kurang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, keterbatasan media vid...
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Selama masa pandemi COVID-19, tak jarang kita menyaksikan tampilnya karakteristik suka menolong pada manusia. Dalam komunitas luring mau-pun daring, berbagai aktivitas memberikan b...

