Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemerolehan Bahasa Indonesia pada Anak Usia 5 – 6 Tahun: Studi Kasus Agata Astrid Sheila Simanihuruk

View through CrossRef
Urgensi penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana anak usia 5-6 tahun memperoleh bahasa Indonesia, sehingga dapat memberikan wawasan yang berguna bagi orang tua, pendidik, dan peneliti dalam mendukung perkembangan bahasa anak secara efektif dan sesuai dengan tahap perkembangannya. Penelitian ini berfokus pada studi kasus Agata Astrid Sheila Simanihuruk dalam proses pemerolehan bahasa anak usia lima – enam tahun. Bahasa pada anak usia 5 – 6 tahun secara khusus telah memperoleh banyak sekali kosakata yang digunakan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Penelitian pada studi kasus, bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganlisis mengenai jenis kata dan jenis kalimat yang diujarkan oleh Agata yang menjadi subjek dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengamati, merekam dan wawacara terhadap beberapa anggota keluarga Agata. Pada setiap jenis kata dan jenis kalimat yang diperoleh Agata berasal dari kegiatan dan kebiasaan Agata sehari – sehari, seperti bermain, menonton TV, menonton YouTube dan berinteraksi bersama anggota keluarga serta orang lain yang Agata temui.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemerolehan jenis kata berdasarkan Kridalaksana, verba yang diperoleh Agata seperti makan, main dan berdoa. Ajektiva seperti enak, cepat-cepat, nomina seperi Dudung, slime dan Pak Somad. Pronomina seperti kata ayo, numeralia yang diperoleh Agata berupa angka satu, dua tiga, empat, lima. Adapun pada adverbia merujuk pada kebiasaan Agata menjawab seperti sudah, belum. Interogrativa yang digunakan Agata paling dominan ialah kata apa dan siapa. Preposisi yang diperoleh Agata salah satunya ialah kata untuk, konjungsi yang  paling dominan diujarkan oleh Agata adalah kata dan serta pada kategori fatis yang paling dominan diujarkan Agata ialah kata selamat yang diberikan Agata pada saat bermain. Sehingga jenis kata yang paling banyak diperoleh Agata ialah nomina dan jenis kata yang paling sedikit diperoleh Agata ialah demonstrativa. Sedangkan pada jenis kalimat berfokus pada kalimat berklausa, kalimat tidak berklausa, kalimat berita, kalimat tanya dan kalimat suruh yang berlandaskan juga pada kegiatan sehari – hari Agata di lingkungan Agata. Agata yang menjadi subjek pada penelitian studi kasus ini memperoleh Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertamanya secara alamiah dengan cara meniru dari setiap aktivitas dan kebiasaan Agata di rumah.
Title: Pemerolehan Bahasa Indonesia pada Anak Usia 5 – 6 Tahun: Studi Kasus Agata Astrid Sheila Simanihuruk
Description:
Urgensi penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana anak usia 5-6 tahun memperoleh bahasa Indonesia, sehingga dapat memberikan wawasan yang berguna bagi orang tua, pendidik, dan peneliti dalam mendukung perkembangan bahasa anak secara efektif dan sesuai dengan tahap perkembangannya.
Penelitian ini berfokus pada studi kasus Agata Astrid Sheila Simanihuruk dalam proses pemerolehan bahasa anak usia lima – enam tahun.
Bahasa pada anak usia 5 – 6 tahun secara khusus telah memperoleh banyak sekali kosakata yang digunakan untuk berkomunikasi dengan sesamanya.
Penelitian pada studi kasus, bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganlisis mengenai jenis kata dan jenis kalimat yang diujarkan oleh Agata yang menjadi subjek dalam penelitian ini.
Metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif.
Pengambilan data dilakukan dengan cara mengamati, merekam dan wawacara terhadap beberapa anggota keluarga Agata.
Pada setiap jenis kata dan jenis kalimat yang diperoleh Agata berasal dari kegiatan dan kebiasaan Agata sehari – sehari, seperti bermain, menonton TV, menonton YouTube dan berinteraksi bersama anggota keluarga serta orang lain yang Agata temui.
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemerolehan jenis kata berdasarkan Kridalaksana, verba yang diperoleh Agata seperti makan, main dan berdoa.
Ajektiva seperti enak, cepat-cepat, nomina seperi Dudung, slime dan Pak Somad.
Pronomina seperti kata ayo, numeralia yang diperoleh Agata berupa angka satu, dua tiga, empat, lima.
Adapun pada adverbia merujuk pada kebiasaan Agata menjawab seperti sudah, belum.
Interogrativa yang digunakan Agata paling dominan ialah kata apa dan siapa.
Preposisi yang diperoleh Agata salah satunya ialah kata untuk, konjungsi yang  paling dominan diujarkan oleh Agata adalah kata dan serta pada kategori fatis yang paling dominan diujarkan Agata ialah kata selamat yang diberikan Agata pada saat bermain.
Sehingga jenis kata yang paling banyak diperoleh Agata ialah nomina dan jenis kata yang paling sedikit diperoleh Agata ialah demonstrativa.
Sedangkan pada jenis kalimat berfokus pada kalimat berklausa, kalimat tidak berklausa, kalimat berita, kalimat tanya dan kalimat suruh yang berlandaskan juga pada kegiatan sehari – hari Agata di lingkungan Agata.
Agata yang menjadi subjek pada penelitian studi kasus ini memperoleh Bahasa Indonesia sebagai bahasa pertamanya secara alamiah dengan cara meniru dari setiap aktivitas dan kebiasaan Agata di rumah.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Analisis Pemerolehan Semantik Pada Anak Usia 5 Tahun
Analisis Pemerolehan Semantik Pada Anak Usia 5 Tahun
Perkembangan Bahasa Anak usia 5 tahun pada dasarnya sudah dapat melafalkan percakapan dengan benar dan mampu mengutarakan apa yang diinginkan. Tujuan penelitian adalah untuk menget...
Pemerolehan Bahasa Dalam Perspektif Psikolinguistik Dan Alquran
Pemerolehan Bahasa Dalam Perspektif Psikolinguistik Dan Alquran
Pemerolehan bahasa merupakan proses yang dialami manusia dalam perkembangan bahasanya. Pemerolehan ini bersifat alami.Pokok masalah dalam artikel ini adalah 1) Bagaimana teori peme...
PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DESA LAWE SUMUR KECAMATAN LAWE SUMUR KABUPATEN ACEH TENGGARA
PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DESA LAWE SUMUR KECAMATAN LAWE SUMUR KABUPATEN ACEH TENGGARA
Ari purnama eryan, 2023. Pemerolehan Bahasa Kedua Pada Anak Usia 3-4 Tahun di Desa Lawe Sumur Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa...
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA ANAK TUNAWICARA RINGAN SMLB NEGERI PEMBINA KUPANG (Sebuah Kajian Psikolinguistik)
Kajian ini difokuskan pada aspek pembelajaran bahasa Indonesia pada anak tunawicara ringan di SMLB negeri Pembina Kupang sebagai lokasi utama. Sasaran pengkajiannya mencakup cara b...

Back to Top