Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aktivitas Antimitosis dan Identifikasi Golongan Senyawa Aktif Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus L. Merr) terhadap Sel Telur Bulu Babi (Tripneustes gratilla Linn.)

View through CrossRef
Abstrak Pendahuluan: Daun katuk (Sauropus androgynus L.Merr) adalah tumbuhan yang mengandung beragam fitokimia yang potensial untuk dikembangkan sebagai obat kanker yang berasal dari bahan alam Tujuan: untuk mengetahui aktivitas antimitosis ekstrak etanol larut dan tidak larut n-heksan daun katuk terhadap penghambatan pembelahan sel telur bulubabi (Tripneustus gratilla Linn) dan menentukan nilai IC50 dari fraksi larut dan tidak larut n-heksan, serta mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam fraksi Sauropus androgynus teraktif. Metode: ekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% kemudian dipartisi menggunakan pelarut n-heksan dengan teknik cair-padat. Ekstrak yang diperoleh kemudian diuji efek antimitosisnya menggunakan sel telur bulu babi. Hasil: Ekstrak tidak larut heksan memiliki aktivitas antimitosis dengan IC50 0,79 μg/ml dan ekstrak etanol larut n-heksan 16,46 μg/ml. Fraksinasi ekstrak etanol tidak larut n-heksan dengan kromatografi cair vakum, menghasilkan 15 fraksi yang selanjutnya dibagi menjadi subfraksi A, B, dan C. Masing masing subfraksi memiliki IC50 berturut turut 2,63 μg/ml, 0,06 μg/ml dan 3,98 μg/ml. Kesimpulan: Fraksi B menunjukkan aktivitas terbaik dengan nilai penghambatan 0,06 μg/ml. Hasil identifikasi senyawa bioaktif pada fraksi B menunjukkan adanya golongan senyawa fenol, flavonoid, triterpenoid, dan steroid. Kata kunci: sitotoksik, flavonoid, terpenoid, antikanker, subfraksi
Title: Aktivitas Antimitosis dan Identifikasi Golongan Senyawa Aktif Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus L. Merr) terhadap Sel Telur Bulu Babi (Tripneustes gratilla Linn.)
Description:
Abstrak Pendahuluan: Daun katuk (Sauropus androgynus L.
Merr) adalah tumbuhan yang mengandung beragam fitokimia yang potensial untuk dikembangkan sebagai obat kanker yang berasal dari bahan alam Tujuan: untuk mengetahui aktivitas antimitosis ekstrak etanol larut dan tidak larut n-heksan daun katuk terhadap penghambatan pembelahan sel telur bulubabi (Tripneustus gratilla Linn) dan menentukan nilai IC50 dari fraksi larut dan tidak larut n-heksan, serta mengidentifikasi senyawa bioaktif dalam fraksi Sauropus androgynus teraktif.
Metode: ekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% kemudian dipartisi menggunakan pelarut n-heksan dengan teknik cair-padat.
Ekstrak yang diperoleh kemudian diuji efek antimitosisnya menggunakan sel telur bulu babi.
Hasil: Ekstrak tidak larut heksan memiliki aktivitas antimitosis dengan IC50 0,79 μg/ml dan ekstrak etanol larut n-heksan 16,46 μg/ml.
Fraksinasi ekstrak etanol tidak larut n-heksan dengan kromatografi cair vakum, menghasilkan 15 fraksi yang selanjutnya dibagi menjadi subfraksi A, B, dan C.
Masing masing subfraksi memiliki IC50 berturut turut 2,63 μg/ml, 0,06 μg/ml dan 3,98 μg/ml.
Kesimpulan: Fraksi B menunjukkan aktivitas terbaik dengan nilai penghambatan 0,06 μg/ml.
Hasil identifikasi senyawa bioaktif pada fraksi B menunjukkan adanya golongan senyawa fenol, flavonoid, triterpenoid, dan steroid.
Kata kunci: sitotoksik, flavonoid, terpenoid, antikanker, subfraksi.

Related Results

Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
KECERNAAN KALSIUM DAN FOSFOR TERNAK BABI YANG MENDAPAT PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KATUK DAN TEPUNG KUNYIT
KECERNAAN KALSIUM DAN FOSFOR TERNAK BABI YANG MENDAPAT PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KATUK DAN TEPUNG KUNYIT
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun katuk (Sauropus androgynus L. Merr) dan tepung kunyit (Curcuma domestica) dalam ransum dalam kecernaan kalsium...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
Telur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung kaya akan gizi, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan yaitu sifatnya cepat rusak, mempunyai ...
Berat Dan Persentase Karkas Broiler Dengan Penambahan Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Dalam Ramuan Herbal
Berat Dan Persentase Karkas Broiler Dengan Penambahan Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Dalam Ramuan Herbal
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas suplementasi tepung tepung daun katuk (Sauropus androgynus) terhadap berat dan persentase karkas broiler. Penelitian dil...
Biologi Reproduksi Bulu Babi Jenis Tripneustes gratilla
Biologi Reproduksi Bulu Babi Jenis Tripneustes gratilla
Tripneustes gratilla merupakan kelas Echinoidea yang tergolong dalam famili Toxopneustidae. Reproduksi landak laut pada umumnya sarna. dimana ada kela...
Efektivitas Konsumsi Daun Katuk Terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas
Efektivitas Konsumsi Daun Katuk Terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efektivitas konsumsi daun katuk terhadap produksi ASI di PMB HJ. Nani Yuningsih, ST.r. Keb Babelan Kabupaten Bekasi Tahun 2023. Met...
Formulasi dan Karakterisasi Nanogel Ekstrak Etanol Daun Katuk (Breynia androgyna L.)
Formulasi dan Karakterisasi Nanogel Ekstrak Etanol Daun Katuk (Breynia androgyna L.)
Abstract. Katuk leaf is a medicinal plant in Southeast Asia, including Indonesia. Nanogels are gels with small particle sizes and large surface areas that can increase the penetrat...

Back to Top