Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Ekstrak Daun Katu (Sauropus androgynus) Fermentasi terhadap Kualitas Karkas Broiler

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak daun Katu (Sauropus androgynus) yang difermentasi terhadap kualitas karkas pada broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Delapan puluh ekor broiler umur 15 hari didistribusikan ke dalam 5 kelompok perlakuan dimana masing-masing kelompok pelakuan terdiri dari 4 ulangan, dan masing-masing ulangan terdiri dari 4 ekor broiler. Adapun ke lima perlakuan itu yaitu: P0 = pakan kontrol tanpa ekstrak daun katu fermentasi, P1 = pakan yang menggunakan ekstrak daun katu fermentasi 4,5 g/kg pakan, P2 = pakan yang menggunakan ekstrak daun katufermentasi 9 g/kg pakan, P3 = pakan yang menggunakan ekstrak daun katu fermentasi 13,5 g/kg pakan dan P4 =pakan yang menggunakan ekstrak daun katu fermentasi 18 g/kg pakan. Pada umur 35 hari, 4 ekor sampel broiler pada setiap perlakuan diseleksi berdasarkan rata-rata berat badan, untuk mengukur berat karkas, warna karkas, meat bone ratio, cooking loss dan drip loss. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun katu fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap warna karkas, tidak menurunkan berat karkas dan persentae karkas dan berpengaruh tidak nyata terhadap meat bone ratio, cooking loss, dan drip loss. Rataan warna karkas kumulatif P0, P1, P2, P3, dan P4 yaitu 102,63, 103,38, 104,06, 103,63 dan 103,81. P2, P3 dan P4 berbeda nyata (P<0,05) dengan P0, tetapi berbeda tidak nyata dengan P1. P1 berbeda tidak nyata dengan P0, P2, P3 dan P4. P2, P3 dan P4 mempunyai warna karkas yang lebih kuning jika dibanding dengan P0. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun katu fermentasi dapat meningkatkan warna karkas. Pemberian ekstrak daun katu fermentasi tidak meningkatkan berat karkas, persentase karkas, meat bone ratio, serta tidak menurunkan cooking loss dan drip loss. Jadi, ekstrak daun katu fermentasi yang diberikan sebanyak 9 g/kg dapat meningkatkan warna karkas sebagai pakan broiler.Kata kunci : ekstrak daun katu fermentasi, persentase karkas, meat bone ratio, warna karkas, cooking loss, drip loss, broiler
Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP) Universitas Bengkulu
Title: Pengaruh Ekstrak Daun Katu (Sauropus androgynus) Fermentasi terhadap Kualitas Karkas Broiler
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak daun Katu (Sauropus androgynus) yang difermentasi terhadap kualitas karkas pada broiler.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL).
Delapan puluh ekor broiler umur 15 hari didistribusikan ke dalam 5 kelompok perlakuan dimana masing-masing kelompok pelakuan terdiri dari 4 ulangan, dan masing-masing ulangan terdiri dari 4 ekor broiler.
Adapun ke lima perlakuan itu yaitu: P0 = pakan kontrol tanpa ekstrak daun katu fermentasi, P1 = pakan yang menggunakan ekstrak daun katu fermentasi 4,5 g/kg pakan, P2 = pakan yang menggunakan ekstrak daun katufermentasi 9 g/kg pakan, P3 = pakan yang menggunakan ekstrak daun katu fermentasi 13,5 g/kg pakan dan P4 =pakan yang menggunakan ekstrak daun katu fermentasi 18 g/kg pakan.
Pada umur 35 hari, 4 ekor sampel broiler pada setiap perlakuan diseleksi berdasarkan rata-rata berat badan, untuk mengukur berat karkas, warna karkas, meat bone ratio, cooking loss dan drip loss.
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun katu fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap warna karkas, tidak menurunkan berat karkas dan persentae karkas dan berpengaruh tidak nyata terhadap meat bone ratio, cooking loss, dan drip loss.
Rataan warna karkas kumulatif P0, P1, P2, P3, dan P4 yaitu 102,63, 103,38, 104,06, 103,63 dan 103,81.
P2, P3 dan P4 berbeda nyata (P<0,05) dengan P0, tetapi berbeda tidak nyata dengan P1.
P1 berbeda tidak nyata dengan P0, P2, P3 dan P4.
P2, P3 dan P4 mempunyai warna karkas yang lebih kuning jika dibanding dengan P0.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun katu fermentasi dapat meningkatkan warna karkas.
Pemberian ekstrak daun katu fermentasi tidak meningkatkan berat karkas, persentase karkas, meat bone ratio, serta tidak menurunkan cooking loss dan drip loss.
Jadi, ekstrak daun katu fermentasi yang diberikan sebanyak 9 g/kg dapat meningkatkan warna karkas sebagai pakan broiler.
Kata kunci : ekstrak daun katu fermentasi, persentase karkas, meat bone ratio, warna karkas, cooking loss, drip loss, broiler.

Related Results

Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Korelasi Bobot Potong terhadap Produksi Karkas Ternak Sapi Bali di RPH Kota Kefamenanu
Penelitian ini telah dilaksanakan di RPH Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara selama 2 bulan dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bobot potong te...
Pengaruh Variasi Warna Ransum terhadap Berat Potong, Berat Karkas, Persentase Karkas dan Berat Non Karkas Ayam Broiler
Pengaruh Variasi Warna Ransum terhadap Berat Potong, Berat Karkas, Persentase Karkas dan Berat Non Karkas Ayam Broiler
Penelitian ini dilaksanakan di Kandang Percobaan milik Program Studi Peternakan pada bulan Januari sampai Februari 2018 dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variasi warna ransum...
Berat Dan Persentase Karkas Broiler Dengan Penambahan Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Dalam Ramuan Herbal
Berat Dan Persentase Karkas Broiler Dengan Penambahan Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Dalam Ramuan Herbal
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas suplementasi tepung tepung daun katuk (Sauropus androgynus) terhadap berat dan persentase karkas broiler. Penelitian dil...
Pemberian Ekstrak Jahe dengan Konsentrasi Berbeda Pada Potongan Primal Ayam Broiler
Pemberian Ekstrak Jahe dengan Konsentrasi Berbeda Pada Potongan Primal Ayam Broiler
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak jahe terhadap berat karkas, persentase karkas, persentase lemak abdominal, dan persentase non karkas pada ayam bro...
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Abstract This study aims to study the effect of the length of the time of final fermentation (final proofing) in making Japanese Milk Bread. This research was conducted at th...
PEMANFAATAN ECENG GONDOK FERMENTASI TERHADAP KARKAS DAN NON KARKAS DOMBA LOKAL JANTAN LEPAS SAPIH
PEMANFAATAN ECENG GONDOK FERMENTASI TERHADAP KARKAS DAN NON KARKAS DOMBA LOKAL JANTAN LEPAS SAPIH
Eceng gondok merupakan salah satu limbah masyarakat yang dapat digunakan untuk memenuhikurangnya kebutuhan pakan hijauan ternak domba. Eceng gondok dapat dijadikan sebagai pakan te...

Back to Top