Javascript must be enabled to continue!
Motivasi Penggemar Hindia dalam Membeli Merchandise Menurut Teori Maslow
View through CrossRef
Fenomena pembelian merchandise oleh penggemar musisi mencerminkan pergeseran dalam industri musik , di mana merchandise tidak hanya menjadi sumber pendapatan tetapi juga sarana membangun keterikatan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motivasi penggemar Hindia dalam membeli merchandise dengan menggunakan teori hierarki kebutuhan Maslow sebagai landasan analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatf fenomeoogis dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga orang penggemar aktif yang telah membeli lebih dari dua item merchandise. Hasil penelitian menunjukan bahwa para subjek telah memenuhi kebutuhan fisiologis, rasa aman, dan sosial serta sedang dalam proses pemenuhan kebutuhan akan penghargaan dan aktualisasi diri. Motivasi utama dalam pembelian merchandise didorong oleh kebutuhan untuk diterima secara sosial, mendapatkan pengakuan serta pencarian makna pribadi. Pembelian merchandise memberikan kepuasan emosional dan memperkuat identitas serta rasa kebersamaan penggemar yang pada akhirnya menciptakan loyalitas berkelanjutan. Hasil ini menunjukan bahwa merchandise tidak sekedar produk tetapi juga simbol keterhubungan dan ekspresi diri.
Title: Motivasi Penggemar Hindia dalam Membeli Merchandise Menurut Teori Maslow
Description:
Fenomena pembelian merchandise oleh penggemar musisi mencerminkan pergeseran dalam industri musik , di mana merchandise tidak hanya menjadi sumber pendapatan tetapi juga sarana membangun keterikatan emosional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motivasi penggemar Hindia dalam membeli merchandise dengan menggunakan teori hierarki kebutuhan Maslow sebagai landasan analisis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatf fenomeoogis dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga orang penggemar aktif yang telah membeli lebih dari dua item merchandise.
Hasil penelitian menunjukan bahwa para subjek telah memenuhi kebutuhan fisiologis, rasa aman, dan sosial serta sedang dalam proses pemenuhan kebutuhan akan penghargaan dan aktualisasi diri.
Motivasi utama dalam pembelian merchandise didorong oleh kebutuhan untuk diterima secara sosial, mendapatkan pengakuan serta pencarian makna pribadi.
Pembelian merchandise memberikan kepuasan emosional dan memperkuat identitas serta rasa kebersamaan penggemar yang pada akhirnya menciptakan loyalitas berkelanjutan.
Hasil ini menunjukan bahwa merchandise tidak sekedar produk tetapi juga simbol keterhubungan dan ekspresi diri.
.
Related Results
KEBUTUHAN MANUSIA MENURUT PERSPEKTIF ASY-SYĀṬIBῙ DAN ABRAHAM MASLOW (STUDI PERBANDINGAN)
KEBUTUHAN MANUSIA MENURUT PERSPEKTIF ASY-SYĀṬIBῙ DAN ABRAHAM MASLOW (STUDI PERBANDINGAN)
This research aims to find similarities and differences as well as the relevance of the theory of human needs according to Ash-Syāṭibī and Abraham Maslow. This research uses qualit...
Aturan Asosiasi untuk Analisis Data Penjualan Produk Menggunakan Algoritma Apriori
Aturan Asosiasi untuk Analisis Data Penjualan Produk Menggunakan Algoritma Apriori
Untuk meningkatkan transaksi penjualan, perusahaan harus mampu bersaing dengan pesaing lainnya sehingga diperlukan strategi yang tepat dalam menjalankan proses penjualan yang dilak...
Eksploitasi Loyalitas Penggemar Dalam Pembelian Album K-Pop
Eksploitasi Loyalitas Penggemar Dalam Pembelian Album K-Pop
Penelitian ini membahas tentang eksploitasi yang dilakukan oleh agensi-agensi idola di Korea Selatan terhadap loyalitas penggemar K-Pop dalam hal pembelian album. Hal ini berlaku b...
IMPLEMENTASI TEORI KEBUTUHAN MASLOW DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21: PENDEKATAN PSIKOLOGI HUMANISTIK
IMPLEMENTASI TEORI KEBUTUHAN MASLOW DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21: PENDEKATAN PSIKOLOGI HUMANISTIK
Pembelajaran abad 21 ditandai dengan adanya penggunaan teknologi digital yang sangat signifikan. Pembelajaran abad 21 adalah konsep pendidikan yang lebih modern dan inovatif yang m...
Menulis Fanfiction di Wattpad sebagai Produktivitas Fandom
Menulis Fanfiction di Wattpad sebagai Produktivitas Fandom
Fandom pada awalnya dianggap pasif karena menjadi pihak yang hanya mengkonsumsi konten dari media. Budaya partisipasi membuat kegiatan penggemar dalam fandom mengalami pergeseran m...
TEORI MOTIVASI ABRAHAM H. MASLOW DAN IMPLIKASINYA DALAM KEGIATAN BELAJAR MATEMATIKA
TEORI MOTIVASI ABRAHAM H. MASLOW DAN IMPLIKASINYA DALAM KEGIATAN BELAJAR MATEMATIKA
ABSTRACT
One of the famous Motivation Theory is Abraham H. Maslow's Motivation Theory which is also referred to as Abraham H. Maslow's Motivation Theory or Maslow's Hierarchy...
MOTIVASI DARI SUDUT PANDANG TEORI HIRARKI KEBUTUHAN MASLOW
MOTIVASI DARI SUDUT PANDANG TEORI HIRARKI KEBUTUHAN MASLOW
Latar Belakang : Motivasi merupakan proses penting yang mendorong individu dalam mencapai tujuan, dengan mengarahkan tindakan dan mempertahankan ketekunan. Penelitian ini membahas ...
Hubungan Komunikasi Kelompok pada Program “Bicara Buku” HIVI! dengan Loyalitas Penggemar
Hubungan Komunikasi Kelompok pada Program “Bicara Buku” HIVI! dengan Loyalitas Penggemar
Abstract. In a group, interactions will form between its members, including groups of artists and their fans. Through “Bicara Buku”, HIVI! which is an Indonesian band that gives fa...

