Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DESAIN DAN PEMBUATAN PROTOTIPE PEMBERI PAKAN OTOMATIS UNTUK BUDIDAYA UDANG SKALA MINI EMPANG PLASTIK (BUSMETIK) BERBASISKAN ARDUINO

View through CrossRef
Mini Scale Shrimp Culture with Plastic Pond (Busmetik) is now widely used by medium-small shrimp farmers. Busmetik is characterized by a small pond area (< 1000 m2). In order to increase the productivity of shrimp farming for medium-small scale shrimp cultivators, the use of an automatic feeder is adapted to the dimensions of the mini pond plots and the price is affordable. Using Arduino to make automatic feeders that are cheap and easy to maintain can be a solution. Data collection was carried out by making three circles with a radius of 1 m, 2 m and 3 m. Meanwhile, the amount of mass of feed stocked can be estimated by adjusting the time of the ejection motor's life. The longer the duration, the more feed will be spread. The test results on the automatic feeder ejection distance showed that the majority of the feed was spread over a 3 m radius of 65.75%. The resulting automatic feeder is capable of ejecting an average of ± 1 kg of feed for 3 minutes with a mass of 2 grams of feed in the meter. These results indicate that with relatively low manufacturing costs an effective automatic feeder can be produced for mini-scale pond plots with an area of up to 100 m2. This device significantly reduces the time and effort required for daily feeding routines. Teknologi Budidaya Udang Skala Mini Empang Plastik (Busmetik) kini telah ramai digunakan oleh pembudidaya udang skala mini. Busmetik dicirikan dengan luasan petakan tambak yang tidak terlalu luas (< 1000 m2). Dalam rangka meningkatkan produktivitas budidaya udang bagi pembudidaya udang skala mini adalah dengan penggunaan pemberi pakan otomatis (automatic feeder) yang disesuaikan dengan dimensi petakan tambaknya yang mini dan harganya yang terjangkau. Pemanfaatan arduino untuk membuat automatic feeder yang berbiaya murah dan mudah dari segi perawatan dapat menjadi sebuah solusi. Pengambilan data dilakukan dengan membuat tiga buah lingkaran dengan radius 1 m, 2 m dan 3 m. Sedangkan, jumlah massa pakan yang ditebar dapat diestimasi dengan mengatur waktu dari hidupnya motor lontar. Semakin lama durasinya maka jumlah pakan yang ditebar akan semakin banyak. Hasil pengujian terhadap jarak lontaran automatic feeder menunjukkan mayoritas jumlah pakan tersebar di radius 3 m sebesar 65,75 %. Automatic feeder yang dihasilkan mampu melontarkan pakan rata-rata sekitar ± 1 kg selama 3 menit dengan massa pakan pada penakar adalah sebesar 2 gram. Hasil ini menunjukkan, dengan biaya pembuatan yang relatif murah dapat dihasilkan suatu automatic feeder yang efektif untuk luasan petakan tambak skala mini dengan luasan hingga 100 m2. Alat ini mampu mengurangi waktu dan tenaga yang dikeluarkan dalam rutinitas pemberian pakan.
Title: DESAIN DAN PEMBUATAN PROTOTIPE PEMBERI PAKAN OTOMATIS UNTUK BUDIDAYA UDANG SKALA MINI EMPANG PLASTIK (BUSMETIK) BERBASISKAN ARDUINO
Description:
Mini Scale Shrimp Culture with Plastic Pond (Busmetik) is now widely used by medium-small shrimp farmers.
Busmetik is characterized by a small pond area (< 1000 m2).
In order to increase the productivity of shrimp farming for medium-small scale shrimp cultivators, the use of an automatic feeder is adapted to the dimensions of the mini pond plots and the price is affordable.
Using Arduino to make automatic feeders that are cheap and easy to maintain can be a solution.
Data collection was carried out by making three circles with a radius of 1 m, 2 m and 3 m.
Meanwhile, the amount of mass of feed stocked can be estimated by adjusting the time of the ejection motor's life.
The longer the duration, the more feed will be spread.
The test results on the automatic feeder ejection distance showed that the majority of the feed was spread over a 3 m radius of 65.
75%.
The resulting automatic feeder is capable of ejecting an average of ± 1 kg of feed for 3 minutes with a mass of 2 grams of feed in the meter.
These results indicate that with relatively low manufacturing costs an effective automatic feeder can be produced for mini-scale pond plots with an area of up to 100 m2.
This device significantly reduces the time and effort required for daily feeding routines.
Teknologi Budidaya Udang Skala Mini Empang Plastik (Busmetik) kini telah ramai digunakan oleh pembudidaya udang skala mini.
Busmetik dicirikan dengan luasan petakan tambak yang tidak terlalu luas (< 1000 m2).
Dalam rangka meningkatkan produktivitas budidaya udang bagi pembudidaya udang skala mini adalah dengan penggunaan pemberi pakan otomatis (automatic feeder) yang disesuaikan dengan dimensi petakan tambaknya yang mini dan harganya yang terjangkau.
Pemanfaatan arduino untuk membuat automatic feeder yang berbiaya murah dan mudah dari segi perawatan dapat menjadi sebuah solusi.
Pengambilan data dilakukan dengan membuat tiga buah lingkaran dengan radius 1 m, 2 m dan 3 m.
Sedangkan, jumlah massa pakan yang ditebar dapat diestimasi dengan mengatur waktu dari hidupnya motor lontar.
Semakin lama durasinya maka jumlah pakan yang ditebar akan semakin banyak.
Hasil pengujian terhadap jarak lontaran automatic feeder menunjukkan mayoritas jumlah pakan tersebar di radius 3 m sebesar 65,75 %.
Automatic feeder yang dihasilkan mampu melontarkan pakan rata-rata sekitar ± 1 kg selama 3 menit dengan massa pakan pada penakar adalah sebesar 2 gram.
Hasil ini menunjukkan, dengan biaya pembuatan yang relatif murah dapat dihasilkan suatu automatic feeder yang efektif untuk luasan petakan tambak skala mini dengan luasan hingga 100 m2.
Alat ini mampu mengurangi waktu dan tenaga yang dikeluarkan dalam rutinitas pemberian pakan.

Related Results

Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
Rancang Bangun Sistem Pemberi Pakan Otomatis Pada Udang Vaname Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Esp8266
Rancang Bangun Sistem Pemberi Pakan Otomatis Pada Udang Vaname Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Esp8266
Pemberian pakan dalam budidaya udang sangat penting untuk diperhatikan guna memperoleh hasil yang maksimal. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, pengembangan alat otom...
PERILAKU KONSUMEN RUMAH MAKAN KAMPUNG EMPANG DI KOTA KENDARI
PERILAKU KONSUMEN RUMAH MAKAN KAMPUNG EMPANG DI KOTA KENDARI
This study aims to determine how consumer behavior in Empang Village Restaurant in Kendari City. This type of research is a descriptive study that uses a qualitative approach. Whil...
Degradasi Karbohidrat pada Pakan Udang oleh Isolat Kapang Endofit Mangrove
Degradasi Karbohidrat pada Pakan Udang oleh Isolat Kapang Endofit Mangrove
Feed quality is a very important factor in shrimp farming because it will affect shrimp growth, water quality and even the emergence of pathogenic bacteria. High quality feed can b...
PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
PENGARUH PENAMBAHAN ASTAXANTHIN PADA PAKAN KOMERSIL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon)
Udang windu merupakan komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena rasa udang windu yang enak dan gurih serta kandungan gizinya sangat tinggi. Kendala ...
Ekonomi Biru Untuk Budidaya Udang Berkelanjutan (Studi Kasus Klaster Tambak Udang di Kabupaten Sumbawa)
Ekonomi Biru Untuk Budidaya Udang Berkelanjutan (Studi Kasus Klaster Tambak Udang di Kabupaten Sumbawa)
Udang merupakan komoditas unggulan perikanan. Dalam mewujudkan SDGs, Pemerintah membuat kebijakan kelautannya berbasis ekonomi biru. Salah satunya adalah klaster tambak udang. Pene...

Back to Top