Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Degradasi Karbohidrat pada Pakan Udang oleh Isolat Kapang Endofit Mangrove

View through CrossRef
Feed quality is a very important factor in shrimp farming because it will affect shrimp growth, water quality and even the emergence of pathogenic bacteria. High quality feed can be well digested by shrimp so that it can improve the growth and do not leave plenty of residue. Mold is capable of producing cellulase which can be used to improve feed quality by shortening carbohydrate chains. This paper will discuss the application of endophytic molds to simplify cellulose in shrimp feed. Mold isolates were collected from mangrove ecosystems in North Sulawesi. The media used for culturing mold are potato dextrose agar (PDA) and potato dextrose broth (PDB). Fermentation test was conducted using the fungal isolates; Hypocreales sp. and Diaporthe stewartii and consortia and controls. Fermentation results were checked by TLC and Fehling's test to determine the composition of the compounds and the presence of reducing sugar either mono or di-saccharide. Fermented shrimp feed shows differences in texture and color. Fermented feed extract with Hypocreales sp. 2.69 g (3.36%), Diaporthe stewartii 4.9 g (6.13%), and consortium 3.75 g (4.69%). TLC results neither under UV light nor visualization of vanillin sulfate did not show any differences of compounds in the control and the fermented feed. The results of the Fehling test showed that the mold was able to degrade cellulose that can be utilized to increase the shirmp feed quality.   Kualitas pakan merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam budidaya udang karena akan mempengaruhi pertyumbuhan udang, kualitas air bahkan timbulnya bakteri pathogen. Pakan yang baik mudah dicerna oleh udang sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan secara maksimal dan tidak terlalu banyak meninggalkan residu. Kapang mampu memproduksi selulase yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pakan dengan memperpendek rantai karbohidrat. Tulisan ini akan membahas aplikasi kapang endofit untuk menyederhanakan selulosa pada pakan udang. Isolat kapang dikoleksi dari ekosistem mangrove di Sulaweri Utara. Media yang digunakan untuk mengkultur kapang adalah potato dextrose agar (PDA) dan potato dextrose broth (PDB). Uji fermentasi dengan kapang  Hypocreales sp. dan Diaporthe stewartii dan konsorsium serta kontrol. Hasil fermentasi dicek dengan TLC dan uji Fehling untuk mengetahui komposisi senyawa dan keberadaan mono-karbohidrat.  Pakan udang yang difermentasi menunjukkan perbedaan tekstur dan warna. Ekstrak pakan fermentasi dengan Hypocreales sp. sebesar 2,69 g (3,36%), Diaporthe stewartii sebesar 4,9 g (6,13%), dan konsorsium sebesar 3,75 g (4,69%). Hasil TLC dan visualisasi vanillin sulfat tidak menunjukkan perbedaan jenis senyawa pada pakan kontrol dan pakan terfermentasi. Hasil uji Fehling menunjukkan bahwa  kapang mampu mendegradasi selulosa yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pakan udang.
Title: Degradasi Karbohidrat pada Pakan Udang oleh Isolat Kapang Endofit Mangrove
Description:
Feed quality is a very important factor in shrimp farming because it will affect shrimp growth, water quality and even the emergence of pathogenic bacteria.
High quality feed can be well digested by shrimp so that it can improve the growth and do not leave plenty of residue.
Mold is capable of producing cellulase which can be used to improve feed quality by shortening carbohydrate chains.
This paper will discuss the application of endophytic molds to simplify cellulose in shrimp feed.
Mold isolates were collected from mangrove ecosystems in North Sulawesi.
The media used for culturing mold are potato dextrose agar (PDA) and potato dextrose broth (PDB).
Fermentation test was conducted using the fungal isolates; Hypocreales sp.
and Diaporthe stewartii and consortia and controls.
Fermentation results were checked by TLC and Fehling's test to determine the composition of the compounds and the presence of reducing sugar either mono or di-saccharide.
Fermented shrimp feed shows differences in texture and color.
Fermented feed extract with Hypocreales sp.
2.
69 g (3.
36%), Diaporthe stewartii 4.
9 g (6.
13%), and consortium 3.
75 g (4.
69%).
TLC results neither under UV light nor visualization of vanillin sulfate did not show any differences of compounds in the control and the fermented feed.
The results of the Fehling test showed that the mold was able to degrade cellulose that can be utilized to increase the shirmp feed quality.
   Kualitas pakan merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam budidaya udang karena akan mempengaruhi pertyumbuhan udang, kualitas air bahkan timbulnya bakteri pathogen.
Pakan yang baik mudah dicerna oleh udang sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan secara maksimal dan tidak terlalu banyak meninggalkan residu.
Kapang mampu memproduksi selulase yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pakan dengan memperpendek rantai karbohidrat.
Tulisan ini akan membahas aplikasi kapang endofit untuk menyederhanakan selulosa pada pakan udang.
Isolat kapang dikoleksi dari ekosistem mangrove di Sulaweri Utara.
Media yang digunakan untuk mengkultur kapang adalah potato dextrose agar (PDA) dan potato dextrose broth (PDB).
Uji fermentasi dengan kapang  Hypocreales sp.
dan Diaporthe stewartii dan konsorsium serta kontrol.
Hasil fermentasi dicek dengan TLC dan uji Fehling untuk mengetahui komposisi senyawa dan keberadaan mono-karbohidrat.
  Pakan udang yang difermentasi menunjukkan perbedaan tekstur dan warna.
Ekstrak pakan fermentasi dengan Hypocreales sp.
sebesar 2,69 g (3,36%), Diaporthe stewartii sebesar 4,9 g (6,13%), dan konsorsium sebesar 3,75 g (4,69%).
Hasil TLC dan visualisasi vanillin sulfat tidak menunjukkan perbedaan jenis senyawa pada pakan kontrol dan pakan terfermentasi.
Hasil uji Fehling menunjukkan bahwa  kapang mampu mendegradasi selulosa yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pakan udang.

Related Results

Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
Potential of Endophytic Bacterial Isolates from Meniran Plants (Phyllanthus niruri L. ) as Antibacterials that Cause Diarrhea
Potential of Endophytic Bacterial Isolates from Meniran Plants (Phyllanthus niruri L. ) as Antibacterials that Cause Diarrhea
Abstrak : Tanaman meniran (Phylanthus niruri L.) dimanfaatkan dibeberapa daerah sebagai obat diare. Pada masyarakat didaerah Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat, s...
UJI DAYA HAMBAT FUNGI ENDOFIT KULIT BATANG JAMBU METE (Anacardium occidentale) TERHADAP Staphylococcus aureus
UJI DAYA HAMBAT FUNGI ENDOFIT KULIT BATANG JAMBU METE (Anacardium occidentale) TERHADAP Staphylococcus aureus
Fungi endofit adalah jamur yang hidup di dalam jaringan tumbuhan dan tidak membahayakan tumbuhan tersebut. Jamur endofit dapat menghasilkan senyawa yang berpotensi sebagai antibakt...
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...
Screening and Identification of Mangrove Plant Sonneratia alba Sm. Endophytic Bacteria From Enggano Island, Bengkulu Province
Screening and Identification of Mangrove Plant Sonneratia alba Sm. Endophytic Bacteria From Enggano Island, Bengkulu Province
Abstract: The mangrove plants from Enggano Island are found in a well-preserved ecosystem. Mangroves contain secondary metabolite compounds that result from the interaction between...
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kawasan wisata alam sekaligus lokasi rehabilitasi m...

Back to Top