Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Potensi Jamur Endofit terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum annum)

View through CrossRef
Jamur endofit merupakan jamur yang hidup di dalam jaringan tanaman sehat tanpa menyebabkangejala atau kerusakan pada tanaman inang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi jamurendofit terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai melalui metode aplikasi perendamanbenih, perendaman akar, penyemprotan ke daun dan penyemprotan ke buah. Rancangan yangdigunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor, 4 perlakuan dan 3 kaliulangan. Faktor pertama adalah cara aplikasi: perendaman benih (A1), perendaman akar (A2),penyemprotan pada daun (A3), dan penyemprotan pada buah (A4) sedangkan faktor kedua adalahasal isolat: tanpa isolat jamur endofit (E0), isolat jamur endofit dari akar cabai (E1), isolat jamurendofit dari batang cabai (E2), dan isolat jamur endofit dari buah cabai (E3). Aplikasi melaluiperendaman akar dan penyemprotan daun dengan Penicillium sp. memberikan hasil yang baikterhadap pertumbuhan dan aplikasi melalui daun dengan Geotrichum sp. dapat meningkatkanproduksi cabai, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai agens hayati.
Title: Potensi Jamur Endofit terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum annum)
Description:
Jamur endofit merupakan jamur yang hidup di dalam jaringan tanaman sehat tanpa menyebabkangejala atau kerusakan pada tanaman inang.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi jamurendofit terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai melalui metode aplikasi perendamanbenih, perendaman akar, penyemprotan ke daun dan penyemprotan ke buah.
Rancangan yangdigunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor, 4 perlakuan dan 3 kaliulangan.
Faktor pertama adalah cara aplikasi: perendaman benih (A1), perendaman akar (A2),penyemprotan pada daun (A3), dan penyemprotan pada buah (A4) sedangkan faktor kedua adalahasal isolat: tanpa isolat jamur endofit (E0), isolat jamur endofit dari akar cabai (E1), isolat jamurendofit dari batang cabai (E2), dan isolat jamur endofit dari buah cabai (E3).
Aplikasi melaluiperendaman akar dan penyemprotan daun dengan Penicillium sp.
memberikan hasil yang baikterhadap pertumbuhan dan aplikasi melalui daun dengan Geotrichum sp.
dapat meningkatkanproduksi cabai, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai agens hayati.

Related Results

UJI DAYA HAMBAT FUNGI ENDOFIT KULIT BATANG JAMBU METE (Anacardium occidentale) TERHADAP Staphylococcus aureus
UJI DAYA HAMBAT FUNGI ENDOFIT KULIT BATANG JAMBU METE (Anacardium occidentale) TERHADAP Staphylococcus aureus
Fungi endofit adalah jamur yang hidup di dalam jaringan tumbuhan dan tidak membahayakan tumbuhan tersebut. Jamur endofit dapat menghasilkan senyawa yang berpotensi sebagai antibakt...
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
EKSPLORASI CENDAWAN ENDOFIT ISOLAT LOKAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH CABAI (Capsicum annuum)
EKSPLORASI CENDAWAN ENDOFIT ISOLAT LOKAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH CABAI (Capsicum annuum)
Cendawan endofit hidup di dalam jaringan tanaman, tanpa menimbulkan gejala penyakit, bersimbiosis mutualisme dengan tanaman inang. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan cendawan...
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili solanaceae yang banyak dibudidayakan secara komersial di Indonesia khususnya di Sulaw...
Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah
Biodiversitas dan Identifikasi Jamur Basidiomycetes di Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah
Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan, pada umumnya sangat bergantung pada hasil hutan, baik itu hasil hutan berupa kayu maupun hasil hutan yang bukan berupa kayu. Kebutuhan mas...
CENDAWAN ENDOFIT AKAR LADA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN MENEKAN BUSUK PANGKAL BATANG BENIH LADA
CENDAWAN ENDOFIT AKAR LADA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN MENEKAN BUSUK PANGKAL BATANG BENIH LADA
<ins cite="mailto:ASUS" datetime="2015-09-10T08:07"></ins><p class="IsiabstrakIndonesia">Busuk pangkal batang (BPB) merupakan penyakit tular tanah yang disebabkan...
Hasil Dan Nisbah Kesetaraan Lahan Tumpangsari Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Dengan Kacang-Kacangan Di Lahan Kering
Hasil Dan Nisbah Kesetaraan Lahan Tumpangsari Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Dengan Kacang-Kacangan Di Lahan Kering
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh tumpangsari cabai merah (Capsicum annum L.) dengan tanaman kacang-kacangan terhadap pertumbuhan, hasil dan nisbah kesetaraan lah...

Back to Top