Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Ekstrak Daun Bahagia (Dieffenbachia Sp.) terhadap Mortalitas Kecoa (Periplanetta Sp.)

View through CrossRef
Kecoa (Periplanetta sp.) adalah salah satu serangga rumah tangga yang paling umum kita temukan di berbagai tempat. Kecoa juga menjadi vektor mekanis untuk beberapa penyakit seperti diare, keracunan makanan, tipus, disentri, polio, hepatitis a, dan cholera. Hal ini karena tubuh kecoa mampu mentransmisikan bakteri patogen seperti Salmonella sp., Staphylococcus sp., Streptococcus sp., Shigella sp. dan bakteri patogen lainnya. Cara pengendalian yang biasa digunakan selama ini adalah secara kimiawi menggunakan insektisida kimia yang memiliki dampak negatif terhadap manusia dan lingkungan. Penggunakan insektisida nabati diperlukan agar mengurangi kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh zat kimia. Daun bahagia (Dieffenbachia sp.) memiliki kandungan senyawa flavonoid dan minyak atsiri yang berkhasiat sebagai daya zat penolak (repellent) dan anti mikroba. Kandungan ekstrak daun Bahagia (Dieffenbachia sp.) dapat mengganggu sistem respirasi yang dapat mematikan kecoa (Periplanetta sp.). Kontrol positif menggunakan insektisida kimia dan ekstrak Daun Bahagia (Dieffenbachia sp.) menghasilkan jumlah mortalitas yang sama, akan tetapi pada menit ke lima, kontrol positif lebih cepat waktu mortalitasnya dibandingkan ekstrak daun Bahagia (Dieffenbachia sp.). Penggunaan daun Bahagia (Dieffenbachia sp.) berpotensi menjadi insektisida alami yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan karena daun Bahagia (Dieffenbachia sp.) memiliki kandungan yang dapat membasmi serangga yaitu flavonoid dan minyak atsiri.
Title: Pengaruh Ekstrak Daun Bahagia (Dieffenbachia Sp.) terhadap Mortalitas Kecoa (Periplanetta Sp.)
Description:
Kecoa (Periplanetta sp.
) adalah salah satu serangga rumah tangga yang paling umum kita temukan di berbagai tempat.
Kecoa juga menjadi vektor mekanis untuk beberapa penyakit seperti diare, keracunan makanan, tipus, disentri, polio, hepatitis a, dan cholera.
Hal ini karena tubuh kecoa mampu mentransmisikan bakteri patogen seperti Salmonella sp.
, Staphylococcus sp.
, Streptococcus sp.
, Shigella sp.
dan bakteri patogen lainnya.
Cara pengendalian yang biasa digunakan selama ini adalah secara kimiawi menggunakan insektisida kimia yang memiliki dampak negatif terhadap manusia dan lingkungan.
Penggunakan insektisida nabati diperlukan agar mengurangi kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh zat kimia.
Daun bahagia (Dieffenbachia sp.
) memiliki kandungan senyawa flavonoid dan minyak atsiri yang berkhasiat sebagai daya zat penolak (repellent) dan anti mikroba.
Kandungan ekstrak daun Bahagia (Dieffenbachia sp.
) dapat mengganggu sistem respirasi yang dapat mematikan kecoa (Periplanetta sp.
).
Kontrol positif menggunakan insektisida kimia dan ekstrak Daun Bahagia (Dieffenbachia sp.
) menghasilkan jumlah mortalitas yang sama, akan tetapi pada menit ke lima, kontrol positif lebih cepat waktu mortalitasnya dibandingkan ekstrak daun Bahagia (Dieffenbachia sp.
).
Penggunaan daun Bahagia (Dieffenbachia sp.
) berpotensi menjadi insektisida alami yang ramah lingkungan dan mudah didapatkan karena daun Bahagia (Dieffenbachia sp.
) memiliki kandungan yang dapat membasmi serangga yaitu flavonoid dan minyak atsiri.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KITOLOD (Isotoma Longiflora) TERHADAP KEMATIAN KECOA AMERIKA (Periplaneta Americana) METODE PENYEMPROTAN
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KITOLOD (Isotoma Longiflora) TERHADAP KEMATIAN KECOA AMERIKA (Periplaneta Americana) METODE PENYEMPROTAN
Kecoa merupakan salah satu vektor yang berada di lingkungan rumah yang dapat menularkan penyakit kepada manusia baik secara mekanis maupun secara biologis. Penelitian ini bertujuan...
Pengaruh Ekstrak Daun Katu (Sauropus androgynus) Fermentasi terhadap Kualitas Karkas Broiler
Pengaruh Ekstrak Daun Katu (Sauropus androgynus) Fermentasi terhadap Kualitas Karkas Broiler
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak daun Katu (Sauropus androgynus) yang difermentasi terhadap kualitas karkas pada broiler. Penelitian ini menggunakan Ran...
UJI TOKSISITAS EKSTRAK TUMBUHAN AGERATUM CONYZOIDES L.TERHADAP PERTUMBUHAN DAN FISIOLOGI DARAH MENCIT
UJI TOKSISITAS EKSTRAK TUMBUHAN AGERATUM CONYZOIDES L.TERHADAP PERTUMBUHAN DAN FISIOLOGI DARAH MENCIT
Telah dilakukan penelitian tentang uji toksisitas ekstrak tumbuhan Ageratum conyzoides L. dari ekstrak akar dan daun terhadap pertum-buhan dan fisiologi darah mencit. Tujuan peneli...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Potensi Aktivitas Antioksidan dari Daun Tin
Potensi Aktivitas Antioksidan dari Daun Tin
Abstract. The fig plant (Ficus carica L.) is from West Asia. Fig leaf extract has secondary metabolites flavonoids, tannins, saponins, and triterpenoids. These compounds make fig l...

Back to Top