Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Pengendalian Kualitas Produk Kayu Menggunakan Metode Statistical Quality Control Di UD. Rizki

View through CrossRef
Quality Control (Pengendali kualitas) adalah proses yang dilakukan terhadap barang atau produk yang diproduksi dengan tujuan untuk memastikan apakah produk tersebut memenuhi standar yang telah ditetapkan dan melakukan perbaikan jika produk tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perusahaan. Untuk itu perusahaan perlu menetapkan kontrol kualitas sebagai upaya menjaga kualitas produk agar dapat bersaing di pasar. Metode Statistical Quality Control (Pengendalian Kualitas Statistik) digunakan pada penelitian ini dengan tujuan untuk melakukan evaluasi, analisis, pengelolaan, pemantauan, dan perbaikan terhadap produk olahan kayu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan pangsa pasar perusahaan. Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan pada penelitian ini untuk memberikan penjelasan dan gambaran tentang data yang telah dikumpulkan. Hasil analisis menggunakan peta kendali menunjukkan stabilitas kualitas produk dalam kisaran yang terkendali, dimana kerusakan produk tidak berdampak signifikan pada keseluruhan proses produksi. Analisis lebih lanjut menggunakan diagram pareto menunjukkan bahwa retak menjadi jenis kerusakan yang paling banyak dijumpai pada produk olahan kayu yang diproduksi oleh UD. Rizky. Berdasarkan hasil analisis menggunakan diagram sebab akibat dapat diketahui bahwa faktor bahan dan manusia menjadi faktor utama kerusakan produk oleh karena itu diperlukan adanya standar bahan baku yang ditetapkan oleh perusahaan dan pelatihan standar proses operasional (SOP) demi meningkatkan ketelitian dan keterampilan karyawan.
Title: Analisis Pengendalian Kualitas Produk Kayu Menggunakan Metode Statistical Quality Control Di UD. Rizki
Description:
Quality Control (Pengendali kualitas) adalah proses yang dilakukan terhadap barang atau produk yang diproduksi dengan tujuan untuk memastikan apakah produk tersebut memenuhi standar yang telah ditetapkan dan melakukan perbaikan jika produk tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perusahaan.
Untuk itu perusahaan perlu menetapkan kontrol kualitas sebagai upaya menjaga kualitas produk agar dapat bersaing di pasar.
Metode Statistical Quality Control (Pengendalian Kualitas Statistik) digunakan pada penelitian ini dengan tujuan untuk melakukan evaluasi, analisis, pengelolaan, pemantauan, dan perbaikan terhadap produk olahan kayu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan meningkatkan pangsa pasar perusahaan.
Metode penelitian deskriptif kuantitatif digunakan pada penelitian ini untuk memberikan penjelasan dan gambaran tentang data yang telah dikumpulkan.
Hasil analisis menggunakan peta kendali menunjukkan stabilitas kualitas produk dalam kisaran yang terkendali, dimana kerusakan produk tidak berdampak signifikan pada keseluruhan proses produksi.
Analisis lebih lanjut menggunakan diagram pareto menunjukkan bahwa retak menjadi jenis kerusakan yang paling banyak dijumpai pada produk olahan kayu yang diproduksi oleh UD.
Rizky.
Berdasarkan hasil analisis menggunakan diagram sebab akibat dapat diketahui bahwa faktor bahan dan manusia menjadi faktor utama kerusakan produk oleh karena itu diperlukan adanya standar bahan baku yang ditetapkan oleh perusahaan dan pelatihan standar proses operasional (SOP) demi meningkatkan ketelitian dan keterampilan karyawan.

Related Results

PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
PEMANFAATAN KAYU SEBAGAI BAHAN STRUKTUR BANGUNAN
Upaya penanaman kembali hutan-hutan yang gundul sudah dilakukan berbagai fihak, baikpemegang HPH maupun pemerintah melalui pemilihan bibit-bibit pohon denganpertumbuhan amat cepat ...
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
KARAKTERISASI SIFAT FISIS, MEKANIS DAN REDAMAN AKUSTIK KAYU LOKAL SEBAGAI BAHAN ALAT MUSIK
Tanaman hutan tropis seperti gempol, sonokeling, mahoni, trembesi dan duren tumbuh subur. Selama ini pemanfaatan kayu hutan tersebut hanya digunakan untuk bahan mebelair serta kons...
Pengujian Biobriket Dari Limbah Kayu Sebagai Sumber Energi Alternatif
Pengujian Biobriket Dari Limbah Kayu Sebagai Sumber Energi Alternatif
Meningkatnya kebutuhan terhadap energi dari tahun ke tahun maka perlu adanya suplay dari energi alternatif penyedian energi karena minyak bumi dan batu bara akan habis. Salah satu ...
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Ubi Kayu Di Kabupaten Wonogiri
Analisis Pendapatan Dan Kelayakan Usahatani Ubi Kayu Di Kabupaten Wonogiri
Ubi kayu merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki banyak kegunaan baik dalam pemenuhan konsumsi serta produksi bagi industri berbahan baku ubi kayu. Kabupaten Wonogir...
Analisis Total Quality Control Sebagai Upaya Meminimalisasi Resiko Kerusakan Produk Otomotif Pada PT. XYZ
Analisis Total Quality Control Sebagai Upaya Meminimalisasi Resiko Kerusakan Produk Otomotif Pada PT. XYZ
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pendekatan Total Quality Control sebagai upaya meminimalisasi resiko kerusakan produk dan faktor-faktor yang menyebabkan keg...
KARAKTERISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN
KARAKTERISASI BAMBU LAMINASI SEBAGAI BAHAN PEMBANGUNAN KAPAL PERIKANAN
Penggunaan bambu dibidang konstruksi sampai saat ini masih sangat terbatas dan hanya digunakan pada struktur ringan. Pengembangan penggunaan bambu dibidang struktur, khususnya dibi...
Peningkatan Kayu Pulai (Alstonia scholaris) dengan Metode Densifikasi Waktu Pengukusan
Peningkatan Kayu Pulai (Alstonia scholaris) dengan Metode Densifikasi Waktu Pengukusan
ABSTRACT Wood densification is a wood compaction process that aims to increase the density and strength of wood. The application of the densification method to low-quality wood is ...
SIFAT PEMBAKARAN PARTIKEL DAN UTUHAN KAYU MAHANG (Macaranga tanarius L.) DAN KAYU MERBAU (Intsia bijuga OK)
SIFAT PEMBAKARAN PARTIKEL DAN UTUHAN KAYU MAHANG (Macaranga tanarius L.) DAN KAYU MERBAU (Intsia bijuga OK)
Pembakaran merupakan proses oksidasi biomasa dan membebaskan energi dalam bentuk panas, cahaya, dan radiasi inframerah, yang dipengaruhi juga dipengaruhi oleh bentuk dan ukuran bio...

Back to Top