Javascript must be enabled to continue!
PEMODELAN HIDRODINAMIKA SEBARAN DAN LAMA GENANGAN PADA SUNGAI KARANG MUMUS
View through CrossRef
Setiap aliran sungai memiliki karakteristik yang berbeda-beda, termasuk Pertemuan Sungai Mahakam dan Anak Sungai Karang Mumus. Sungai Karang Mumus dipengaruhi debit hulu dan elevasi pasang surut di hilir. Tujuan penelitian ini memodelkan luas dan lama genangan. Metode penelitian dengan observasi lapangan sebagai input yang dibutuhkan simulasi numerik. Pengamatan lapangan meliputi debit hulu Sungai Mahakam yang diperoleh 83,74 m3/dt pada tanggal 17 Oktober 2021 dan Pengukuran pasang surut selama 15 hari dari tanggal 6 – 20 oktober 2021 (29 Safar-13 Rabiul awal 1443) di muara Sungai Karang Mumus. Penggenangan dan arus telah didistribusikan sebagai peta dengan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak HECRAS. Perbandingan antara peta arus yang diamati dan simulasi numerik memberikan kesepakatan yang baik dengan kesalahan validasi sebesar 1,08% di hilir Sungai Karang Mumus. Luasan genangan maksimum diperoleh seluas 17,018 km2 dengan lama 9 jam dengan kala ulang 20 tahun. Penggenangan Sungai Karang Mumus di pengaruhi oleh elevasi pasang surut di hilir ketika air pasang dan debit Sungai Mahakam saat air surut.Kata Kunci : Pasut, Arus, Genangan, dan Pemodelan Numerik
Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Title: PEMODELAN HIDRODINAMIKA SEBARAN DAN LAMA GENANGAN PADA SUNGAI KARANG MUMUS
Description:
Setiap aliran sungai memiliki karakteristik yang berbeda-beda, termasuk Pertemuan Sungai Mahakam dan Anak Sungai Karang Mumus.
Sungai Karang Mumus dipengaruhi debit hulu dan elevasi pasang surut di hilir.
Tujuan penelitian ini memodelkan luas dan lama genangan.
Metode penelitian dengan observasi lapangan sebagai input yang dibutuhkan simulasi numerik.
Pengamatan lapangan meliputi debit hulu Sungai Mahakam yang diperoleh 83,74 m3/dt pada tanggal 17 Oktober 2021 dan Pengukuran pasang surut selama 15 hari dari tanggal 6 – 20 oktober 2021 (29 Safar-13 Rabiul awal 1443) di muara Sungai Karang Mumus.
Penggenangan dan arus telah didistribusikan sebagai peta dengan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak HECRAS.
Perbandingan antara peta arus yang diamati dan simulasi numerik memberikan kesepakatan yang baik dengan kesalahan validasi sebesar 1,08% di hilir Sungai Karang Mumus.
Luasan genangan maksimum diperoleh seluas 17,018 km2 dengan lama 9 jam dengan kala ulang 20 tahun.
Penggenangan Sungai Karang Mumus di pengaruhi oleh elevasi pasang surut di hilir ketika air pasang dan debit Sungai Mahakam saat air surut.
Kata Kunci : Pasut, Arus, Genangan, dan Pemodelan Numerik.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pemetaan Wilayah Kelurahan Karang Mumus Kota Samarinda Menggunakan Autodesk Map
Pemetaan Wilayah Kelurahan Karang Mumus Kota Samarinda Menggunakan Autodesk Map
Pesatnya pertumbuhan fisik kota Samarinda mempengaruhi struktur kota dengan adanya ruas jalan baru yang belum tergambar dalam peta. Perlu adanya peta jaringan jalan yang akurat unt...
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
Pemodelan Hidrodinamika 2 Dimensi Arus dan Gelombang untuk Operasi Pendaratan Amfibi Di Pesisir Pulau Selaru Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Studi Kasus: Labuhan Lemian Pulau Selaru)
Pemodelan Hidrodinamika 2 Dimensi Arus dan Gelombang untuk Operasi Pendaratan Amfibi Di Pesisir Pulau Selaru Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Studi Kasus: Labuhan Lemian Pulau Selaru)
Operasi Pendaratan Amfibi merupakan operasi militer yang bersifat ofensif maupun defensif dari laut menggunakan kapal pendarat untuk memproyeksikan kekuatan darat disuatu pesisir p...
Analisa Parameter Hidrodinamika Remotely Operated Vehicle (ROV) Kelas Obervasi
Analisa Parameter Hidrodinamika Remotely Operated Vehicle (ROV) Kelas Obervasi
Remotely Operated Vehicle (ROV) teknologi observasi bawah laut di perairan selat Sunda yang telah dikembangkan memiliki keterbatasan dari segi manuver, yaitu hanya dapat bergerak v...
Pemodelan Sebaran Larva Karang (Acropora) di Perairan Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi
Pemodelan Sebaran Larva Karang (Acropora) di Perairan Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan karang dan pola arus permukaan serta sebaran larva karang Acropora di perairan Pulau Wangi-Wangi dengan menggunakan pendekatan pem...
Laju Pertumbuhan Microfragment Acropora millepora pada Kondisi Terkontrol
Laju Pertumbuhan Microfragment Acropora millepora pada Kondisi Terkontrol
Kerusakan ekosistem terumbu karang di Indonesia mencapai 43%, salah satu penyebabnya adalah eksploitasi karang untuk diperdagangkan menjadi karang hias. Salah satu karang hias yang...

