Javascript must be enabled to continue!
Ulasan Kritis Teori Permintaan Kesehatan Grossman
View through CrossRef
Abstract. Grossman (1972) pioneered health economic analysis. The series of studies that have been arranged partly presents a critique of Grossman's (1972) theory and partly applies it to formulate health management policies. This study aims to present a critical review analysis of the literature focusing on health demand. The conclusions of this study regarding health demand are pioneered by the theory described by Grossman (1972) regarding health problems which are analyzed from the point of view of economic demand. Some factors can affect the demand for health, namely economic and non-economic factors. Economic factors consist of food commodity prices, health commodity prices, and per capita income described in the research of Erokhin & Gao (2020), Saliem et al., (2020), Uche et al., (2021), Budiarto (1996), Galama & Kippersluis (2018), Hartwig & Sturm (2017), Frank & Mcineka (2021), Damayanti et al., (2017). Non-economic factors such as education, immunization, and food consumption are described in the studies of Cutler & Muney (2012), Galama (2015), Damayanti et al., (2017), Hartwig & Sturm (2017), Galama & Kipperluis (2018).
Abstrak. Grossman (1972) mempelopori analisis ekonomi kesehatan. Serial studies yang tersusun, sebagian menampilkan kritisisme terhadap teori Grossman (1972), dan sebagian lagi mengaplikasikannya untuk merumuskan kebijakan pengelolaan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah menampilkan analisis ulasan kritis terhadap literatur yang berfokus pada permintaan kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini mengenai permintaan kesehatan di rintis oleh teori yang dijelaskan oleh Grossman (1972) mengenai masalah kesehatan yang dianalisis dari sudut pandang permintaan ekonomi. Terdapat faktor yang dapat mempengaruhi permintaan kesehatan yaitu faktor ekonomi dan faktor non ekonomi. Faktor ekonomi terdiri dari harga komoditas makanan, harga komoditas kesehatan, pendapatan perkapita yang dijelaskan dalam penelitian Erokhin & Gao (2020), Saliem et al., (2020), Uche et al., (2021), Budiarto (1996), Galama & Kippersluis (2018), Hartwig & Sturm (2017), Frank & Mcineka (2021), Damayanti et al., (2017). Faktor non ekonomi seperti pendidikan, imunisasi, dan konsumsi makanan dijelaskan dalam penelitian Cutler & Muney (2012), Galama (2015), Damayanti et al., (2017), Hartwig & Sturm (2017), Galama & Kipperluis (2018).
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Ulasan Kritis Teori Permintaan Kesehatan Grossman
Description:
Abstract.
Grossman (1972) pioneered health economic analysis.
The series of studies that have been arranged partly presents a critique of Grossman's (1972) theory and partly applies it to formulate health management policies.
This study aims to present a critical review analysis of the literature focusing on health demand.
The conclusions of this study regarding health demand are pioneered by the theory described by Grossman (1972) regarding health problems which are analyzed from the point of view of economic demand.
Some factors can affect the demand for health, namely economic and non-economic factors.
Economic factors consist of food commodity prices, health commodity prices, and per capita income described in the research of Erokhin & Gao (2020), Saliem et al.
, (2020), Uche et al.
, (2021), Budiarto (1996), Galama & Kippersluis (2018), Hartwig & Sturm (2017), Frank & Mcineka (2021), Damayanti et al.
, (2017).
Non-economic factors such as education, immunization, and food consumption are described in the studies of Cutler & Muney (2012), Galama (2015), Damayanti et al.
, (2017), Hartwig & Sturm (2017), Galama & Kipperluis (2018).
Abstrak.
Grossman (1972) mempelopori analisis ekonomi kesehatan.
Serial studies yang tersusun, sebagian menampilkan kritisisme terhadap teori Grossman (1972), dan sebagian lagi mengaplikasikannya untuk merumuskan kebijakan pengelolaan kesehatan.
Tujuan dari penelitian ini adalah menampilkan analisis ulasan kritis terhadap literatur yang berfokus pada permintaan kesehatan.
Kesimpulan dari penelitian ini mengenai permintaan kesehatan di rintis oleh teori yang dijelaskan oleh Grossman (1972) mengenai masalah kesehatan yang dianalisis dari sudut pandang permintaan ekonomi.
Terdapat faktor yang dapat mempengaruhi permintaan kesehatan yaitu faktor ekonomi dan faktor non ekonomi.
Faktor ekonomi terdiri dari harga komoditas makanan, harga komoditas kesehatan, pendapatan perkapita yang dijelaskan dalam penelitian Erokhin & Gao (2020), Saliem et al.
, (2020), Uche et al.
, (2021), Budiarto (1996), Galama & Kippersluis (2018), Hartwig & Sturm (2017), Frank & Mcineka (2021), Damayanti et al.
, (2017).
Faktor non ekonomi seperti pendidikan, imunisasi, dan konsumsi makanan dijelaskan dalam penelitian Cutler & Muney (2012), Galama (2015), Damayanti et al.
, (2017), Hartwig & Sturm (2017), Galama & Kipperluis (2018).
Related Results
TINJAUAN LITERATUR TENTANG ULASAN ONLINE DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI ERA DIGITAL
TINJAUAN LITERATUR TENTANG ULASAN ONLINE DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI ERA DIGITAL
ABSTRACTDigital transformation has reshaped consumer behavior, particularly through the shift from conventional shopping to e-commerce platforms. Online reviews have become a criti...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK
Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
Materi Permintaan
Materi Permintaan
Teori permintaan dan kurva permintaan Teori permintaan menerangkan tentang ciri hubungan antara jumlah permintaan dan harga. Berdasarkan ciri hubungan antara permintaan dan harga d...
Materi Permintaan Dan Penawaran
Materi Permintaan Dan Penawaran
Teori permintaan dan kurva permintaan Teori permintaan menerangkan tentang ciri hubungan antara jumlah permintaan dan harga. Berdasarkan ciri hubungan antara permintaan dan harga d...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN : A LITERATUR REVIEW
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN : A LITERATUR REVIEW
Berpikir kritis merupakan keterampilan fundamental yang harus dimiliki oleh perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Beberapa faktor memiliki pengaruh signifikan terhadap keter...
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
Konsep berpikir kritis merupakan elemen penting dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkualitas. Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan yang sangat esensial dalam membe...
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
Konsep berpikir kritis merupakan elemen penting dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkualitas. Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan yang sangat esensial dalam membe...
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
KONSEP BERFIKIR KRITIS DAN KARAKTERISTIK BERFIKIR KRITIS DALAM KEPERAWATAN
Konsep berpikir kritis merupakan elemen penting dalam pemberian asuhan keperawatan yang berkualitas. Keterampilan berpikir kritis adalah kemampuan yang sangat esensial dalam membe...

