Javascript must be enabled to continue!
PENCURAHAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI WORTEL (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pencurahaan tenaga kerja dalam keluarga dan tenaga kerja luar keluarga serta untuk mengetahui tingkat optimasi pencurahaan tenaga kerja pada usahatani wortel dan mengetahui tingkat pendapatan tenaga kerja usahatani wortel. Metode penentuan daerah ditentukan secara Purposive, teknik pengambilan sampel “Sartified Random Sampling”. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Analisis data yang digunakan adalah Regresi Non Linear Berganda, dan Paired Samples Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1)Adanya perbedaan yang signifikan antara pencurahan tenaga kerja dalam keluarga dan pencurahaan kerja luar keluarga pada usahatani wortel. 2)Tingkat optimasi pencurahan tenaga kerja pada usahatani wortel adalah 0,78421, karena NPMX < 1 maka pencurahaan tenaga kerja belum optimum, untuk mencapai keuntungan yang maksimum maka pencurahaan tenaga kerja pada usahatani perlu dikurangi,3)Secara simultan Luas lahan, pendidikan, pengalaman bertani dan umur petani berpengaruh nyata terhadapat produktivitas pencurahaan tenaga kerja dengan nilai R2 = 0,859.Secara parsial luas lahan berpengaruh nyata terhadap prodktivitas pencurahaan tenaga kerja usahatani wortel. Tetapi pendidikan, pengalaman berusahatani, dan umur petani berpengaruh tidak nyata terhadapat produktivitas pencurahan tenaga kerja usahatani tanaman wortel.
METHOMIKA:Jurnala Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi, Universitas Methodist Indonesia
Title: PENCURAHAAN TENAGA KERJA PADA USAHATANI WORTEL (Studi Kasus : Desa Serdang Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pencurahaan tenaga kerja dalam keluarga dan tenaga kerja luar keluarga serta untuk mengetahui tingkat optimasi pencurahaan tenaga kerja pada usahatani wortel dan mengetahui tingkat pendapatan tenaga kerja usahatani wortel.
Metode penentuan daerah ditentukan secara Purposive, teknik pengambilan sampel “Sartified Random Sampling”.
Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder.
Analisis data yang digunakan adalah Regresi Non Linear Berganda, dan Paired Samples Test.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 1)Adanya perbedaan yang signifikan antara pencurahan tenaga kerja dalam keluarga dan pencurahaan kerja luar keluarga pada usahatani wortel.
2)Tingkat optimasi pencurahan tenaga kerja pada usahatani wortel adalah 0,78421, karena NPMX < 1 maka pencurahaan tenaga kerja belum optimum, untuk mencapai keuntungan yang maksimum maka pencurahaan tenaga kerja pada usahatani perlu dikurangi,3)Secara simultan Luas lahan, pendidikan, pengalaman bertani dan umur petani berpengaruh nyata terhadapat produktivitas pencurahaan tenaga kerja dengan nilai R2 = 0,859.
Secara parsial luas lahan berpengaruh nyata terhadap prodktivitas pencurahaan tenaga kerja usahatani wortel.
Tetapi pendidikan, pengalaman berusahatani, dan umur petani berpengaruh tidak nyata terhadapat produktivitas pencurahan tenaga kerja usahatani tanaman wortel.
Related Results
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
Salma Fauzia Wardani
Salma Fauzia Wardani
Wortel sebagai umbi berwarna oranye terkenal dengan kandungan pigmen karotenoid. Wortel sering dimanfaatkan untuk pembuatan jus wortel. Namun, pada umumnya para penjual jus wortel ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
PERKEMBANGAN MUSEUM KARO LINGGA DI DESA LINGGA KABUPATEN KARO
PERKEMBANGAN MUSEUM KARO LINGGA DI DESA LINGGA KABUPATEN KARO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Perkembangan Museum Karo Lingga di Desa Lingga Kabupaten Karo”. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui latar belakang s...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : PEMBUATAN KOPI JAHE CELUP DI DESA TAMAONA KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : PEMBUATAN KOPI JAHE CELUP DI DESA TAMAONA KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA
Minuman kopi merupakan salah satu minuman yang terkenal karena citarasa khas yang ditimbulkan saat penyeduhan. Penambahan jahe pada kopi sangat bermanfaat disebabkan karena jahe d...
Sosialiasi Pembuatan Minuman Jahe Instan di Desa Sukodadi Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo
Sosialiasi Pembuatan Minuman Jahe Instan di Desa Sukodadi Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo
KKN Tematik Covid-19 dengan tema Pemberdayaan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 adalah bentuk pengabdian mahasiswa dengan harapan mampu memberdayakan masyarakat dengan keilmuan y...
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
ANALISIS KARAKTERISTIK PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PERHOTELAN DI KOTA BAUBAUSTUDI KASUS HOTEL BERBINTANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja pada hotel berbintang di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan metode ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...


