Javascript must be enabled to continue!
Tafsir Ayat Ahkam dalam Perspektif Dilalah Manthuq dan Mafhum
View through CrossRef
Dilalah Manthuq dan Mafhum mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam pemahaman al-Qur'an. Maka seorang Mufassir harus menguasinya, pengaruhnya dapat membuat penafsiran berbeda. Tanpa menguasai dilalah manthuq dan mafhum akan menjadikan penafsiran tidak kredibel, tidak akan mengerti dengan teks dan tekstual. Memahami dilalah manthuq, dan mafhum bisa menjadi hujjah. Dalam kajian dilalah mafhum dan manthuq akan berpengaruh dalam pemahaman ayat-ayat Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian dengan mengacu pada kitab tafsir, ulumul qur'an, ushul fiqh sebagai sumber primer dan buku-buku lain yang ada kaitannya penelitian ini sebagai sumber sekunder. Dalam mengolah data yang diperoleh dari kepustakaan, penulis menggunakan metode kualitatif, dengan bentuk analisis induktif dan deduktif. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Penafsiaran ayat al-Ahkam ditinjau dari dilalah manthuq dan mafhum. Dari hasil penelitian bahwa Dilalah adalah sesuatu yang dapat dijadikan petunjuk atau alasan. Sedangkan secara terminologi berarti penunjukan suatu lafal kepada maknanya dilālah terbagi menjadi manthuq dan mafhum. Manthuq terbagi menjadi nash, zhahir, muawwal sedangkan mafhum terbagi menjadi mafhum muwafaqah dan mafhum mukhalafah. Mafhum muwafaqah terdiri atas dua yaitu lahn al-Khitab dan fahwa al-Khitab. Sedangkan Mafhum Mukhalafah terdiri atas mafhum al-Shifah, mafhum al-ghayah, mafhum syarat, mafhum al-'adad, mafhum al-laqab dan mafhum illat.
Title: Tafsir Ayat Ahkam dalam Perspektif Dilalah Manthuq dan Mafhum
Description:
Dilalah Manthuq dan Mafhum mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam pemahaman al-Qur'an.
Maka seorang Mufassir harus menguasinya, pengaruhnya dapat membuat penafsiran berbeda.
Tanpa menguasai dilalah manthuq dan mafhum akan menjadikan penafsiran tidak kredibel, tidak akan mengerti dengan teks dan tekstual.
Memahami dilalah manthuq, dan mafhum bisa menjadi hujjah.
Dalam kajian dilalah mafhum dan manthuq akan berpengaruh dalam pemahaman ayat-ayat Al-Qur'an.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian dengan mengacu pada kitab tafsir, ulumul qur'an, ushul fiqh sebagai sumber primer dan buku-buku lain yang ada kaitannya penelitian ini sebagai sumber sekunder.
Dalam mengolah data yang diperoleh dari kepustakaan, penulis menggunakan metode kualitatif, dengan bentuk analisis induktif dan deduktif.
Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Penafsiaran ayat al-Ahkam ditinjau dari dilalah manthuq dan mafhum.
Dari hasil penelitian bahwa Dilalah adalah sesuatu yang dapat dijadikan petunjuk atau alasan.
Sedangkan secara terminologi berarti penunjukan suatu lafal kepada maknanya dilālah terbagi menjadi manthuq dan mafhum.
Manthuq terbagi menjadi nash, zhahir, muawwal sedangkan mafhum terbagi menjadi mafhum muwafaqah dan mafhum mukhalafah.
Mafhum muwafaqah terdiri atas dua yaitu lahn al-Khitab dan fahwa al-Khitab.
Sedangkan Mafhum Mukhalafah terdiri atas mafhum al-Shifah, mafhum al-ghayah, mafhum syarat, mafhum al-'adad, mafhum al-laqab dan mafhum illat.
Related Results
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Karakteristik Tafsir Tahlili dan Tafsir Ijmali
Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas perbedaan karakteristik antara tafsir tahlili dan tafsir ijmali dalam Al-Quran. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif dengan analis...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Coping Stress Dalam Perspektif Al Qur’an
Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita pernah mengalami stres, yang mendorong kita untuk melakukan coping stres supaya kita tidak terjebak dan terpuruk karenanya. Kajian coping str...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
TAFSIR MAQASID DALAM MEMAHAMI AYAT-AYAT HUKUM: ANALISIS TAFSIR AL-JASSAS
TAFSIR MAQASID DALAM MEMAHAMI AYAT-AYAT HUKUM: ANALISIS TAFSIR AL-JASSAS
Maqasid interpretation, or interpretation based on the goals of Islamic law, plays an important role in deepening the understanding of Qur'anic legal verses. It seeks to uncover th...
KONSTRUKSI MAKKIYAH MADANIAH PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT KHAMR
KONSTRUKSI MAKKIYAH MADANIAH PADA PENAFSIRAN AYAT-AYAT KHAMR
Salah satu permasalahan yang direspons secara berbeda antara periode Makkah dan periode Madinah adalah masalah khamr. Hal ini terlihat pada perbedaan konstruksi ayat-ayat khamr Mak...

