Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFISIENSI PRODUKSI PAKAN ALAMI SECARA INTENSIF

View through CrossRef
Rotifer Brachionus rotundiformis merupakan pakan alami utama yang dipergunakan dalam perbenihan ikan-ikan laut. Produksi rotifer pada percobaan ini dilakukan dalam wadah kecil (0,5 m3) dengan padat penebaran awal 100-150 ekor/mL, diberikan fitoplankton Nannochloropsis oculata kepadatan tinggi (1,0-2,0x108 sel/mL) didalam dan di luar ruangan.  Oksigen murni dialirkan ke dalam bak-bak budidaya rotifer dengan laju 0,05-0,1 L/menit sedangkan penghitungan kepadatan fitoplankton, rotifer, dan pemeriksaan kualitas air dilakukan setiap hari. Rata-rata kepadatan akhir rotifer budidaya didalam ruangan pada hari hari ke 7-9 adalah 525±6,1 ekor/mL sedangkan budidaya rotifer di luar ruangan hanya mampu berlangsung selama 2-4 hari dengan kepadatan yang terus menurun setelah penebaran awal. Kandungan lemak rotifer adalah 14,0%, dengan kandungan asam lemak DHA: 1,4 mg/g DW, EPA 57,2 mg/g DW, dan HUFA: 61,5 mg/g DW dengan rasio DHA/EPA 0,02. Suhu air, pH, dan total amonium berturut-turut berkisar pada nilai 26,1oC-34,1oC, 8,3-8,8 dan 0,48-2,20 mg/L.
Agency for Marine and Fisheries Research and Development
Title: EFISIENSI PRODUKSI PAKAN ALAMI SECARA INTENSIF
Description:
Rotifer Brachionus rotundiformis merupakan pakan alami utama yang dipergunakan dalam perbenihan ikan-ikan laut.
Produksi rotifer pada percobaan ini dilakukan dalam wadah kecil (0,5 m3) dengan padat penebaran awal 100-150 ekor/mL, diberikan fitoplankton Nannochloropsis oculata kepadatan tinggi (1,0-2,0x108 sel/mL) didalam dan di luar ruangan.
  Oksigen murni dialirkan ke dalam bak-bak budidaya rotifer dengan laju 0,05-0,1 L/menit sedangkan penghitungan kepadatan fitoplankton, rotifer, dan pemeriksaan kualitas air dilakukan setiap hari.
Rata-rata kepadatan akhir rotifer budidaya didalam ruangan pada hari hari ke 7-9 adalah 525±6,1 ekor/mL sedangkan budidaya rotifer di luar ruangan hanya mampu berlangsung selama 2-4 hari dengan kepadatan yang terus menurun setelah penebaran awal.
Kandungan lemak rotifer adalah 14,0%, dengan kandungan asam lemak DHA: 1,4 mg/g DW, EPA 57,2 mg/g DW, dan HUFA: 61,5 mg/g DW dengan rasio DHA/EPA 0,02.
Suhu air, pH, dan total amonium berturut-turut berkisar pada nilai 26,1oC-34,1oC, 8,3-8,8 dan 0,48-2,20 mg/L.

Related Results

Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan. Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ik...
Pond Productivity and Water Quality in Various Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei) Farming Systems at BPBAP Ujong Batee Aceh Besar
Pond Productivity and Water Quality in Various Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei) Farming Systems at BPBAP Ujong Batee Aceh Besar
Abstract. Traditional shrimp farming systems are generally susceptible to disease outbreaks, resulting in low productivity. However, the application of farming technology can reduc...
Rancang Bangun Sistem Pemberi Pakan Otomatis Pada Udang Vaname Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Esp8266
Rancang Bangun Sistem Pemberi Pakan Otomatis Pada Udang Vaname Berbasis Internet of Things (IoT) Menggunakan Esp8266
Pemberian pakan dalam budidaya udang sangat penting untuk diperhatikan guna memperoleh hasil yang maksimal. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, pengembangan alat otom...
Uji Kualitas Fisik Kukis Pakan Ternak Dengan Level Penggunaan Jerami Padi fermentasi Yang Berbeda
Uji Kualitas Fisik Kukis Pakan Ternak Dengan Level Penggunaan Jerami Padi fermentasi Yang Berbeda
Ketersediaan bahan pakan umumnya berfluktuasi sepanjang tahun, yaitu melimpah pada saat musim penghujan dan terbatas pada saat musim kemarau. Kondisi seperti itu adalah merupakan p...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...

Back to Top