Javascript must be enabled to continue!
OBESITAS PADA ANAK SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADINYA PENYAKIT KARDIOVASKULER
View through CrossRef
Abstract. Obesity occurs because of a chronic disorder of energy imbalance arising as a result of complex interactions between genetic, social factors, behavioral and environmental factors. For children and adolescents, overweight and obesity are defined using specific normograms of age and gender for body mass index (BMI). Children with a BMI equal to or greater than the 95th percentile by age-gender specific defined obesity. The purpose of this paper to explain the causes and risks of obesity in children. Method used is with literature searches related to obesity. The search results show the causes of obesity is genetic, environmental and lifestyle. Childhood obesity increases the risk of cardiovascular diseases such as hypertension and atherosclerosis. Hypertension occurs because of the hemodynamic changes that occur in obesity direct impact on the increase in blood flow necessary for perfusion. Obesity increases the risk of developing hypertension in which each 10 kg increase in body weight was associated with an increase 3.0 mmHg systolic and 2.3 mmHg diastolic of blood pressure. Early manifestation of atherosclerosis is the accumulation of lipid-macrophages in the intima arterial. Atherosclerotic lesions in the coronary arteries which increases at a young age lead to some increase in risk factors for atherosclerosis.Keywords: Obesity; child; hypertension; atherosclerosis Abstrak. Obesitas terjadi karena adanya gangguan kronis dari ketidakseimbangan energi yang timbul sebagai akibat dari interaksi kompleks antara genetik, faktor sosial, perilaku dan faktor lingkungan. Untuk anak-anak dan remaja, kelebihan berat badan dan obesitas didefinisikan menggunakan normograms spesifik usia dan jenis kelamin untuk indeks massa tubuh (IMT). Anak-anak dengan IMT sama dengan atau melebihi persentil ke-95 pada usia-spesifik gender didefinisikan obesitas. Tujuan dari penulisan ini untuk memaparkan penyebab dan risiko obesitas pada anak. Metode penulisan yang digunakan adalah dengan penelusuran pustaka terkait obesitas. Hasil penelusuran menunjukkan faktor penyebab obesitas adalah genetik, lingkungan dan gaya hidup. Obesitas pada anak meningkatkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi dan aterosklerosis. Hipertensi terjadi karena perubahan hemodinamik yang terjadi pada obesitas berakibat langsung pada peningkatan aliran darah yang diperlukan untuk perfusi. Obesitas meningkatkan risiko terkena hipertensi dimana setiap kenaikan 10 kg berat badan dikaitkan dengan peningkatan 3,0 mmHg sistolik, dan diastolik 2,3 mmHg tekanan darah. Manifestasi awal dari aterosklerosis adalah akumulasi lipid-makrofag dalam arteri intima. Lesi Aterosklerotik di arteri koroner yang meningkat pada usia muda menyebabkan beberapa peningkatan faktor risiko Aterosklerosis.Kata Kunci : Obesitas; anak; hipertensi; aterosklerosis
Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Denpasar
Title: OBESITAS PADA ANAK SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADINYA PENYAKIT KARDIOVASKULER
Description:
Abstract.
Obesity occurs because of a chronic disorder of energy imbalance arising as a result of complex interactions between genetic, social factors, behavioral and environmental factors.
For children and adolescents, overweight and obesity are defined using specific normograms of age and gender for body mass index (BMI).
Children with a BMI equal to or greater than the 95th percentile by age-gender specific defined obesity.
The purpose of this paper to explain the causes and risks of obesity in children.
Method used is with literature searches related to obesity.
The search results show the causes of obesity is genetic, environmental and lifestyle.
Childhood obesity increases the risk of cardiovascular diseases such as hypertension and atherosclerosis.
Hypertension occurs because of the hemodynamic changes that occur in obesity direct impact on the increase in blood flow necessary for perfusion.
Obesity increases the risk of developing hypertension in which each 10 kg increase in body weight was associated with an increase 3.
0 mmHg systolic and 2.
3 mmHg diastolic of blood pressure.
Early manifestation of atherosclerosis is the accumulation of lipid-macrophages in the intima arterial.
Atherosclerotic lesions in the coronary arteries which increases at a young age lead to some increase in risk factors for atherosclerosis.
Keywords: Obesity; child; hypertension; atherosclerosis Abstrak.
Obesitas terjadi karena adanya gangguan kronis dari ketidakseimbangan energi yang timbul sebagai akibat dari interaksi kompleks antara genetik, faktor sosial, perilaku dan faktor lingkungan.
Untuk anak-anak dan remaja, kelebihan berat badan dan obesitas didefinisikan menggunakan normograms spesifik usia dan jenis kelamin untuk indeks massa tubuh (IMT).
Anak-anak dengan IMT sama dengan atau melebihi persentil ke-95 pada usia-spesifik gender didefinisikan obesitas.
Tujuan dari penulisan ini untuk memaparkan penyebab dan risiko obesitas pada anak.
Metode penulisan yang digunakan adalah dengan penelusuran pustaka terkait obesitas.
Hasil penelusuran menunjukkan faktor penyebab obesitas adalah genetik, lingkungan dan gaya hidup.
Obesitas pada anak meningkatkan resiko terjadinya penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi dan aterosklerosis.
Hipertensi terjadi karena perubahan hemodinamik yang terjadi pada obesitas berakibat langsung pada peningkatan aliran darah yang diperlukan untuk perfusi.
Obesitas meningkatkan risiko terkena hipertensi dimana setiap kenaikan 10 kg berat badan dikaitkan dengan peningkatan 3,0 mmHg sistolik, dan diastolik 2,3 mmHg tekanan darah.
Manifestasi awal dari aterosklerosis adalah akumulasi lipid-makrofag dalam arteri intima.
Lesi Aterosklerotik di arteri koroner yang meningkat pada usia muda menyebabkan beberapa peningkatan faktor risiko Aterosklerosis.
Kata Kunci : Obesitas; anak; hipertensi; aterosklerosis.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
Obesitas Anak di Masa Pandemi Covid-19
Obesitas Anak di Masa Pandemi Covid-19
Latar belakang: Angka kejadian obesitas makin meningkat dari tahun ke tahun di seluruh dunia, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Resiko terjadinya obesitas pada anak semakin ...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
JENIS KELAMIN DAN UMUR BERISIKO TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA
JENIS KELAMIN DAN UMUR BERISIKO TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA
Obesitas menjadi salah satu penyebab penyakit tidak menular yang menjadi permasalahan ematian secara global di dunia. Prevalensi obesitas di Indonesia mengalamai kenaikan berdasark...
Obesitas dan pengeroposan tulang, Bagaimana hubungannya?
Obesitas dan pengeroposan tulang, Bagaimana hubungannya?
Latar Belakang: Penelitian tentang hubungan obesitas dan pengeroposan tulang telah banyak dilakukan dan secara epidemiologik menunjukkan obesitas berhubungan dengan peningkatan mas...
Obesitas dan pengeroposan tulang, Bagaimana hubungannya?
Obesitas dan pengeroposan tulang, Bagaimana hubungannya?
Latar Belakang: Penelitian tentang hubungan obesitas dan pengeroposan tulang telah banyak dilakukan dan secara epidemiologik menunjukkan obesitas berhubungan dengan peningkatan mas...

