Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Obesitas Anak di Masa Pandemi Covid-19

View through CrossRef
Latar belakang: Angka kejadian obesitas makin meningkat dari tahun ke tahun di seluruh dunia, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Resiko terjadinya obesitas pada anak semakin besar dengan keadaan pandemi yang menharuskan anak-anak mendapatkan pendidikan jarak jauh, membatasi interaksi dan menurunnya aktivitas fisik. Obesitas ini perlu menjadi perhatian khusus karena berkaitan dengan manifestasi klinis dan prognosis COVID-19. Tujuan: Meningkatkan kesadaran akan resiko kesehatan yang dihadapi anak-anak selama masa pandemi COVID-19, terutama resiko obesitas. Memberikan penjelasan bagaimana obesitas mempengaruhi manifestasi klinis dan prognosis infeksi SARS-CoV-2. Memicu dilakukannya langkah preventif untuk mencegah obesitas dan infeksi SARS-CoV-2 pada anak, juga perhatian khusus terhadap penatalaksanaan pasien COVID-19 dengan obesitas Metode: Mengumpulkan berbagai artikel terkait yang dipublikasikan, terutama sejak Maret 2020, penelusuran mengenai angka kejadian terkini, juga panduan/kebijakan yang dikeluarkan oleh organisasi kesehatan terkait dalam masalah ini. Hasil: Pandemi COVID-19 memperbesar resiko terjadinya obesitas pada anak karena perubahan gaya hidup, terutama yang berkaitan dengan aktifitas fisik dan pola makan. Obesitas dan keadaan nutrisi (sistim pencernaan) anak mempengaruhi sistim respirasi dan sistim imun, sehingga mempengaruhi suseptibilitas dan memperbesar resiko komplikasi COVID-19. Panduan penatalaksanaan obesitas dan COVID-19 pada anak telah tersedia, begitu juga dengan panduan tindakan preventif primer, sekunder dan tersier. Kesimpulan: Angka kejadian COVID-19 pada anak lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa, meski demikian resiko gangguan kesehatan anak pada masa pandemi COVID-19 ini tetap harus diperhatikan. Salah satunya adalah terjadinya obesitas yang dapat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh dan memperbesar resiko komplikasi COVID-19. Tindakan preventif, yang lebih diutamakan daripada kuratif, memerlukan partisipasi orang tua, keluarga, sekolah dan lingkungan sekitar. Selain itu, juga perlu adanya perhatian khusus terhadap penatalaksanaan pasien COVID-19 dengan obesitas.
Title: Obesitas Anak di Masa Pandemi Covid-19
Description:
Latar belakang: Angka kejadian obesitas makin meningkat dari tahun ke tahun di seluruh dunia, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.
Resiko terjadinya obesitas pada anak semakin besar dengan keadaan pandemi yang menharuskan anak-anak mendapatkan pendidikan jarak jauh, membatasi interaksi dan menurunnya aktivitas fisik.
Obesitas ini perlu menjadi perhatian khusus karena berkaitan dengan manifestasi klinis dan prognosis COVID-19.
Tujuan: Meningkatkan kesadaran akan resiko kesehatan yang dihadapi anak-anak selama masa pandemi COVID-19, terutama resiko obesitas.
Memberikan penjelasan bagaimana obesitas mempengaruhi manifestasi klinis dan prognosis infeksi SARS-CoV-2.
Memicu dilakukannya langkah preventif untuk mencegah obesitas dan infeksi SARS-CoV-2 pada anak, juga perhatian khusus terhadap penatalaksanaan pasien COVID-19 dengan obesitas Metode: Mengumpulkan berbagai artikel terkait yang dipublikasikan, terutama sejak Maret 2020, penelusuran mengenai angka kejadian terkini, juga panduan/kebijakan yang dikeluarkan oleh organisasi kesehatan terkait dalam masalah ini.
Hasil: Pandemi COVID-19 memperbesar resiko terjadinya obesitas pada anak karena perubahan gaya hidup, terutama yang berkaitan dengan aktifitas fisik dan pola makan.
Obesitas dan keadaan nutrisi (sistim pencernaan) anak mempengaruhi sistim respirasi dan sistim imun, sehingga mempengaruhi suseptibilitas dan memperbesar resiko komplikasi COVID-19.
Panduan penatalaksanaan obesitas dan COVID-19 pada anak telah tersedia, begitu juga dengan panduan tindakan preventif primer, sekunder dan tersier.
Kesimpulan: Angka kejadian COVID-19 pada anak lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa, meski demikian resiko gangguan kesehatan anak pada masa pandemi COVID-19 ini tetap harus diperhatikan.
Salah satunya adalah terjadinya obesitas yang dapat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh dan memperbesar resiko komplikasi COVID-19.
Tindakan preventif, yang lebih diutamakan daripada kuratif, memerlukan partisipasi orang tua, keluarga, sekolah dan lingkungan sekitar.
Selain itu, juga perlu adanya perhatian khusus terhadap penatalaksanaan pasien COVID-19 dengan obesitas.

Related Results

PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Obesitas merupakan gambaran akumulasi lemak pada adiposit yang terjadi karena masuknya kalori ke dalam tubuh melampaui kebutuhan metabolisme tubuh. Angka prevalensi terjadinya obes...
Determinan Obesitas Pada Anak SD
Determinan Obesitas Pada Anak SD
Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, overweight dan obesitas pada anak umur 5 sampai 12 tahun berturut-turut adalah sebesar 10,8% dan 8,8%. Obesitas disebabkan oleh ...
Obesitas dan pengeroposan tulang, Bagaimana hubungannya?
Obesitas dan pengeroposan tulang, Bagaimana hubungannya?
Latar Belakang: Penelitian tentang hubungan obesitas dan pengeroposan tulang telah banyak dilakukan dan secara epidemiologik menunjukkan obesitas berhubungan dengan peningkatan mas...
Obesitas dan pengeroposan tulang, Bagaimana hubungannya?
Obesitas dan pengeroposan tulang, Bagaimana hubungannya?
Latar Belakang: Penelitian tentang hubungan obesitas dan pengeroposan tulang telah banyak dilakukan dan secara epidemiologik menunjukkan obesitas berhubungan dengan peningkatan mas...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...

Back to Top