Javascript must be enabled to continue!
JENIS KELAMIN DAN UMUR BERISIKO TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA
View through CrossRef
Obesitas menjadi salah satu penyebab penyakit tidak menular yang menjadi permasalahan ematian secara global di dunia. Prevalensi obesitas di Indonesia mengalamai kenaikan berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013 dan 2018. Perlu adanya upaya intervensi risiko penyebab obesitas agar tidak berlanjut pada penyakit tidak menular yang menyebabkan kematian secara global termasuk di Indonesia antara lain penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya. Beberapa risiko obesitas adalah jenis kelamin dan umur. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis jenis kelamin dan umur terhadap obesitas pada remaja di Indonesia. Peneltiian ini menggunakan desain Cross Sectional yang menganalisis data sekunder Global school-based student health survey (GSHS) yang dikumpulkan oleh World Health Organization dan Kementrian Kesehatan. Analisis Chi Square dilakukan untuk menjawab tujuan penelitian. Jumlah responden penelitian sebanyak 9809 yang dapat diikutkan dalam penelitian. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi Square didapatkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin (p-value 0.000; COR 0.595; 95% CI 0.493 – 0.718) dan umur (p-value 0.000; COR 1.490; 95% CI 1.215 – 1.829) terhadap obesitas. Hal tersebut dapat diinterpretasikan bahwa perempuan memiliki peluag risiko terjadinya obesitas sebesar 0.595 daripada laki laki. Sedangkan umur responden < 14 tahun memiliki risiko mengalami obesitas sebesar 1.490 dibandingkan responden yang berumur > 14 tahun. Remaja memiliki risiko terjadinya obesitas, perlu adanya pencegahan obesitas pada remaja oleh pihak pemerintah maupun swasta berupa pemeberdayaan masyarakat, promosi kesehatan maupun kebijakan publik.
Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Title: JENIS KELAMIN DAN UMUR BERISIKO TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA
Description:
Obesitas menjadi salah satu penyebab penyakit tidak menular yang menjadi permasalahan ematian secara global di dunia.
Prevalensi obesitas di Indonesia mengalamai kenaikan berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013 dan 2018.
Perlu adanya upaya intervensi risiko penyebab obesitas agar tidak berlanjut pada penyakit tidak menular yang menyebabkan kematian secara global termasuk di Indonesia antara lain penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya.
Beberapa risiko obesitas adalah jenis kelamin dan umur.
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis jenis kelamin dan umur terhadap obesitas pada remaja di Indonesia.
Peneltiian ini menggunakan desain Cross Sectional yang menganalisis data sekunder Global school-based student health survey (GSHS) yang dikumpulkan oleh World Health Organization dan Kementrian Kesehatan.
Analisis Chi Square dilakukan untuk menjawab tujuan penelitian.
Jumlah responden penelitian sebanyak 9809 yang dapat diikutkan dalam penelitian.
Hasil analisis bivariat menggunakan Chi Square didapatkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin (p-value 0.
000; COR 0.
595; 95% CI 0.
493 – 0.
718) dan umur (p-value 0.
000; COR 1.
490; 95% CI 1.
215 – 1.
829) terhadap obesitas.
Hal tersebut dapat diinterpretasikan bahwa perempuan memiliki peluag risiko terjadinya obesitas sebesar 0.
595 daripada laki laki.
Sedangkan umur responden < 14 tahun memiliki risiko mengalami obesitas sebesar 1.
490 dibandingkan responden yang berumur > 14 tahun.
Remaja memiliki risiko terjadinya obesitas, perlu adanya pencegahan obesitas pada remaja oleh pihak pemerintah maupun swasta berupa pemeberdayaan masyarakat, promosi kesehatan maupun kebijakan publik.
Related Results
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
Obesitas merupakan suatu kondisi di mana jumlah asupan energi melebihi kebutuhan sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan. Masa remaja m...
ANALISIS NILAI CLOTHING TIME, PROTHROMBINE TIME DAN ACTIVATED PARTIAL THROMBOPLASTINE TIME PADA REMAJA OBES
ANALISIS NILAI CLOTHING TIME, PROTHROMBINE TIME DAN ACTIVATED PARTIAL THROMBOPLASTINE TIME PADA REMAJA OBES
Berdasarkan estimasi WHO, obesitas menjadi masalah kesehatan di dunia. Selain karena insidennya meningkat,juga karena obesitas menimbulkan berbagai komplikasi penyakit metabolik da...
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA: KAJIAN PUSTAKA
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI INDONESIA: KAJIAN PUSTAKA
ABSTRAK
Salah satu faktor risiko obesitas adalah pola konsumsi fast food yang berlebihan. Obesitas pada remaja penting untuk dicegah, karena remaja dengan obesitas berisiko menjad...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Hubungan Obesitas dengan Gangguan Menstruasi pada Remaja Putri di SMKN 1 Kota Kediri
Hubungan Obesitas dengan Gangguan Menstruasi pada Remaja Putri di SMKN 1 Kota Kediri
Obesitas di kalangan remaja berpotensi mempengaruhi keseimbangan hormon reproduksi. Gangguan menstruasi sering ditemukan pada remaja dengan obesitas, yang dapat berdampak pada kese...

