Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Obesitas dengan Gangguan Menstruasi pada Remaja Putri di SMKN 1 Kota Kediri
View through CrossRef
Obesitas di kalangan remaja berpotensi mempengaruhi keseimbangan hormon reproduksi. Gangguan menstruasi sering ditemukan pada remaja dengan obesitas, yang dapat berdampak pada kesehatan reproduksi jangka panjang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel remaja putri di SMKN 1 Kota Kediri yang mengalami obesitas. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling yang terdiri dari remaja obesitas. Data dikumpulkan melalui pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk menentukan obesitas serta kuesioner untuk menilai karakteristik menstruasi, termasuk keteraturan siklus, durasi, dan volume perdarahan. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara obesitas dan gangguan menstruasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dengan gangguan menstruasi pada remaja putri (p < 0,00). Ketidakseimbangan hormon reproduksi pada remaja obesitas dapat memengaruhi proses ovulasi, yang berakibat pada gangguan siklus menstruasi. Peningkatan kadar estrogen akibat jaringan lemak berlebih dapat menghambat umpan balik negatif terhadap hormon luteinizing hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH), sehingga mengganggu pematangan folikel dan ovulasi. Selain itu, resistensi insulin yang sering terjadi pada individu obesitas dapat meningkatkan produksi androgen ovarium, yang berkontribusi terhadap anovulasi dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan reproduksi jangka panjang, seperti hiperplasia endometrium dan infertilitas. Oleh karena itu, edukasi tentang pola hidup sehat penting bagi remaja obesitas untuk mengurangi risiko gangguan menstruasi.
PT Pustaka Cendekia Publisher
Title: Hubungan Obesitas dengan Gangguan Menstruasi pada Remaja Putri di SMKN 1 Kota Kediri
Description:
Obesitas di kalangan remaja berpotensi mempengaruhi keseimbangan hormon reproduksi.
Gangguan menstruasi sering ditemukan pada remaja dengan obesitas, yang dapat berdampak pada kesehatan reproduksi jangka panjang.
Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel remaja putri di SMKN 1 Kota Kediri yang mengalami obesitas.
Sampel diambil dengan teknik simple random sampling yang terdiri dari remaja obesitas.
Data dikumpulkan melalui pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk menentukan obesitas serta kuesioner untuk menilai karakteristik menstruasi, termasuk keteraturan siklus, durasi, dan volume perdarahan.
Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara obesitas dan gangguan menstruasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dengan gangguan menstruasi pada remaja putri (p < 0,00).
Ketidakseimbangan hormon reproduksi pada remaja obesitas dapat memengaruhi proses ovulasi, yang berakibat pada gangguan siklus menstruasi.
Peningkatan kadar estrogen akibat jaringan lemak berlebih dapat menghambat umpan balik negatif terhadap hormon luteinizing hormone (LH) dan follicle-stimulating hormone (FSH), sehingga mengganggu pematangan folikel dan ovulasi.
Selain itu, resistensi insulin yang sering terjadi pada individu obesitas dapat meningkatkan produksi androgen ovarium, yang berkontribusi terhadap anovulasi dan siklus menstruasi yang tidak teratur.
Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan reproduksi jangka panjang, seperti hiperplasia endometrium dan infertilitas.
Oleh karena itu, edukasi tentang pola hidup sehat penting bagi remaja obesitas untuk mengurangi risiko gangguan menstruasi.
.
Related Results
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SERTA KOPI READY TO DRINK TERHADAP KEJADIAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI
HUBUNGAN KONSUMSI BUAH DAN SAYUR SERTA KOPI READY TO DRINK TERHADAP KEJADIAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI
ABSTRACTBackground: As many as 75% of adolescents women aged 12-24 years old experience menstrual cycle disorders. Menstrual cycle disorders are disorders experienced by a woman du...
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
Obesitas merupakan suatu kondisi di mana jumlah asupan energi melebihi kebutuhan sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan. Masa remaja m...
DAMPAK FAKTOR STRESS DAN GANGGUAN WAKTU MENSTRUASI PADA MAHASISWA
DAMPAK FAKTOR STRESS DAN GANGGUAN WAKTU MENSTRUASI PADA MAHASISWA
Dampak dari gangguan menstruasi yang tidak teratur nyeri haid, gangguan dalam jumlah perdarahan, dan PMS (Pre Menstural Syndrome). Hal ini dapat menjadi serius jika tidak segera di...
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN SIKLUS DAN LAMA HARI MENSTRUASI PADA REMAJA AKHIR DI DESA RANTAU SAKTI KECAMATAN TAMBUSAI UTARA KABUPATEN ROKAN HULU
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN SIKLUS DAN LAMA HARI MENSTRUASI PADA REMAJA AKHIR DI DESA RANTAU SAKTI KECAMATAN TAMBUSAI UTARA KABUPATEN ROKAN HULU
Masa remaja merupakan masa transisi perubahan fisik, emosi dan psikis. Masa transisi sering ditandai dengan perkembangan fisik dari usia anak menjadi dewasa yang disebut pubertas. ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

