Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMBUATAN KECAP ASIN KORO PEDANG (Canavalia ensiformis L.) YANG DIPENGARUHI PERBANDINGAN TEMPE KORO PEDANG DENGAN TEMPE AMPAS TAHU DAN KONSENTRASI LARUTAN GARAM

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh proporsi antara kacang kedelai tempe dan tahu ampas tahu dan konsentrasi larutan garam yang memberikan pengaruh terbaik terhadap kualitas saus. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang proporsi yang tepat antara kacang kedelai dan ampas tahu serta konsentrasi larutan garam yang tepat dalam membuat saus kacang kedelai. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memperkaya jenis diversifikasi bahan baku dalam pembuatan kecap sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi bahan tersebut. Metode penelitian primer menggunakan rancangan acak lengkap dengan faktorial 3x3 dan diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah proporsi kacang kedelai tempe dan ampas tahu tempe (k) terdiri dari tiga taraf yaitu k1 (1: 1), k2 (2: 1) dan k3 (1: 2). Faktor kedua adalah konsentrasi larutan garam (g) terdiri dari tiga level yaitu g1 (15%), g2 (20%) dan g3 (25%). Analisis dari penelitian ini adalah analisis kimia (protein dan kadar garam), analisis fisik (viskositas) dan uji organoleptik (warna, rasa dan rasa) menggunakan metode duo-trio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi kacang kedelai tempe dan ampas tahu tempe, konsentrasi larutan garam dan interaksi mereka memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua respon. Perlakuan terbaik dari penelitian ini adalah k2g3 (proporsi tempe kacang kedelai dan ampas tahu tempe adalah 2: 1 dan konsentrasi larutan garam adalah 25%) yang terdiri dari 17,71% kandungan protein, 22,50% kadar garam dan viskositasnya adalah 12 m.Pas.
Title: PEMBUATAN KECAP ASIN KORO PEDANG (Canavalia ensiformis L.) YANG DIPENGARUHI PERBANDINGAN TEMPE KORO PEDANG DENGAN TEMPE AMPAS TAHU DAN KONSENTRASI LARUTAN GARAM
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh proporsi antara kacang kedelai tempe dan tahu ampas tahu dan konsentrasi larutan garam yang memberikan pengaruh terbaik terhadap kualitas saus.
Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang proporsi yang tepat antara kacang kedelai dan ampas tahu serta konsentrasi larutan garam yang tepat dalam membuat saus kacang kedelai.
Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat memperkaya jenis diversifikasi bahan baku dalam pembuatan kecap sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi bahan tersebut.
Metode penelitian primer menggunakan rancangan acak lengkap dengan faktorial 3x3 dan diulang sebanyak tiga kali.
Faktor pertama adalah proporsi kacang kedelai tempe dan ampas tahu tempe (k) terdiri dari tiga taraf yaitu k1 (1: 1), k2 (2: 1) dan k3 (1: 2).
Faktor kedua adalah konsentrasi larutan garam (g) terdiri dari tiga level yaitu g1 (15%), g2 (20%) dan g3 (25%).
Analisis dari penelitian ini adalah analisis kimia (protein dan kadar garam), analisis fisik (viskositas) dan uji organoleptik (warna, rasa dan rasa) menggunakan metode duo-trio.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi kacang kedelai tempe dan ampas tahu tempe, konsentrasi larutan garam dan interaksi mereka memberikan pengaruh yang signifikan terhadap semua respon.
Perlakuan terbaik dari penelitian ini adalah k2g3 (proporsi tempe kacang kedelai dan ampas tahu tempe adalah 2: 1 dan konsentrasi larutan garam adalah 25%) yang terdiri dari 17,71% kandungan protein, 22,50% kadar garam dan viskositasnya adalah 12 m.
Pas.

Related Results

Pengaruh Jenis Bumbu dan Konsentrasi Gula Aren terhadap Mutu Kecap Manis Ampas Tahu
Pengaruh Jenis Bumbu dan Konsentrasi Gula Aren terhadap Mutu Kecap Manis Ampas Tahu
Abstrak. Ampas tahu merupakan limbah bubur kedelai yang telah diperas dari hasil pembuatan tahu. Sejauh ini penggunaan ampas tahu masih sangat terbatas bahkan menjadi limbah yang t...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
<p>Ampas tahu merupakan residu proses pembuatan tahu. Ampas tahu yang dihasilkan dalam proses pembuatan tahu cukup melimpah. Pemanfaatan ampas tahu selama ini dapat digunakan...
PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN GARAM DAN LAMA SIMPAN TERHADAP MUTU TELUR BEBEK ASIN
PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN GARAM DAN LAMA SIMPAN TERHADAP MUTU TELUR BEBEK ASIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi larutan garam dan lama simpan berapa telur bebek asin masih memenuhi standar mutu telur asin. Penelitian ini merupakan penelit...
Formulasi dan Karakterisasi ‘Kecap Samud’ di Kabupaten Pulau Morotai
Formulasi dan Karakterisasi ‘Kecap Samud’ di Kabupaten Pulau Morotai
Tujuan dari penelitian ini adalah membuat kecap jeroan ikan tuna dengan penambahan sari buah nanas dan karakterisasi cita rasa kecap yang dihasilkan. Kecap hasil fermentasi jeroan ...
KORELASI KONSENTRASI TEPUNG KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis L.) TERMODIFIKASI TERHADAP KARAKTERISTIK PRODUK COOKIES
KORELASI KONSENTRASI TEPUNG KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis L.) TERMODIFIKASI TERHADAP KARAKTERISTIK PRODUK COOKIES
Penelitian ini bertujuan untuk mendaptakan hasil korelasi konsentrasi tepung kacang koro pedang termodifikasi terhadap karakteristik produk Cookies. Metode penelitian terbagi menja...

Back to Top