Javascript must be enabled to continue!
SOSIALISASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI PELAJAR DI SMKN 2 BENGKULU TENGAH
View through CrossRef
Desa Sri Kuncoro merupakan sebuah desa yang terletak dalam daerah Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, Indonesia. Secara umum desa Sri Kuncoro terbagi wilayah menjadi lima dusun yakni dusun satu, dusun dua, dusun tiga, dusun empat, dusun lima. Dan setiap dusun dipimpin oleh seorang kepala dusun. Berdasarkan data dari (BKKBN Provinsi Bengkulu Tahun 2017) angka usia kawin pertama pada kelompok umur 16-18 tahun sebesar 14,47% pada kelompok remaja 15-19 tahun. Dan usia perkawinan pertama perempuan kelompok 15-19 tahun di Bengkulu mencapai 41,9% sedangkan usia perkawinan pertama kelompok 10-14 tahun di Provinsi Bengkulu termasuk tertinggi nomor 6 (enam) se Indonesia yaitu mencapai 6,5 %. Kabupaten Bengkulu Tengah sendiri masuk dalam kategori 3 besar kasus pernikahan usia dini di provinsi Bengkulu yakni sebesar 29,12%. Adapun permasalahan yang terjadi didalam Desa Sri Kuncoro yakni masih kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat. Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat maka dari itu kami melaksanakan sosialisasi dampak pernikahan dini bagi pelajar supaya pemahaman dan kesadaran dari pelajar dan remaja mengenai dampak negatif dari pelaksanaan pernikahan dini, dan agar sosialisasi ini bisa berdampak jangka panjang untuk mengurangi angka kasus pernikahan dini di Desa Sri Kuncoro Khususnya dan Kabupaten Bengkulu Tengah pada umumnya. Namun untuk bisa mencapai hasil maksimal seperti yang di harapkan perlu diadakan kembali sosialisasi lanjutan mengenai dampak pernikahan dini tersebut.
Kata Kunci: penikahan, remaja, anak, sosialisasi
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Title: SOSIALISASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI BAGI PELAJAR DI SMKN 2 BENGKULU TENGAH
Description:
Desa Sri Kuncoro merupakan sebuah desa yang terletak dalam daerah Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, Indonesia.
Secara umum desa Sri Kuncoro terbagi wilayah menjadi lima dusun yakni dusun satu, dusun dua, dusun tiga, dusun empat, dusun lima.
Dan setiap dusun dipimpin oleh seorang kepala dusun.
Berdasarkan data dari (BKKBN Provinsi Bengkulu Tahun 2017) angka usia kawin pertama pada kelompok umur 16-18 tahun sebesar 14,47% pada kelompok remaja 15-19 tahun.
Dan usia perkawinan pertama perempuan kelompok 15-19 tahun di Bengkulu mencapai 41,9% sedangkan usia perkawinan pertama kelompok 10-14 tahun di Provinsi Bengkulu termasuk tertinggi nomor 6 (enam) se Indonesia yaitu mencapai 6,5 %.
Kabupaten Bengkulu Tengah sendiri masuk dalam kategori 3 besar kasus pernikahan usia dini di provinsi Bengkulu yakni sebesar 29,12%.
Adapun permasalahan yang terjadi didalam Desa Sri Kuncoro yakni masih kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat.
Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat maka dari itu kami melaksanakan sosialisasi dampak pernikahan dini bagi pelajar supaya pemahaman dan kesadaran dari pelajar dan remaja mengenai dampak negatif dari pelaksanaan pernikahan dini, dan agar sosialisasi ini bisa berdampak jangka panjang untuk mengurangi angka kasus pernikahan dini di Desa Sri Kuncoro Khususnya dan Kabupaten Bengkulu Tengah pada umumnya.
Namun untuk bisa mencapai hasil maksimal seperti yang di harapkan perlu diadakan kembali sosialisasi lanjutan mengenai dampak pernikahan dini tersebut.
Kata Kunci: penikahan, remaja, anak, sosialisasi.
Related Results
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Persepsi Remaja Mengenai Pernikahan Dini Yang Terjadi Di Kecamatan Kabawo Kab. Muna Tahun 2022
Latar Belakang: Pernikahan dini menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu kurang dari 2...
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Dampak Pernikahan Dini pada Siswi SMP Negeri 30 Kabupaten Tebo
Pernikahan usia anak atau lebih dikenal dengan istilah pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi di berbagai tempat di tanah air, baik di pe...
Problematika Pernikahan Usia Dini
Problematika Pernikahan Usia Dini
Penelitian ini membahas tentang Problematika Pernikahan Usia Dini (Studi Kasus Di Desa Kabubu Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat). Pokok masalah terse...
Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pencegahan Pernikanan Dini Pasca Covid-19
Optimalisasi Peran Komunitas Muda Peduli Pencegahan Pernikanan Dini Pasca Covid-19
Pernikahan dini yang dialami remaja dibawah 19 tahun masih menjadi fenomena dibeberapa daerah di Indonesia. Pernikahan dini lebih rentang terjadi di desa dibanding di kota. Desa go...
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
HUBUNGAN STATUS EKONOMI TERHADAP PERNIKAHAN DINI PADA PEREMPUAN DI PERDESAAN INDONESIA
Abstract
Background: Early marriage practice in Indonesia is more often found in rural than in urban areas.
Objective: The aim of this study is to examine the relationship of socio...
Dampak Sosiologis dan Kesehatan Psikologis Masyarakat atas Pernikahan Dini
Dampak Sosiologis dan Kesehatan Psikologis Masyarakat atas Pernikahan Dini
Pernikahan dini adalah masalah umum di banyak masyarakat, termasuk Desa Kayumas, Arjasa Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kesehatan sosiologis dan psi...
Kehidupan Rumah Tangga Pasangan yang Menikah Dini di Desa Koto Tengah
Kehidupan Rumah Tangga Pasangan yang Menikah Dini di Desa Koto Tengah
This research was motivated by early marriages that occurred in Koto Tengah Village. Early marriage in this study includes the age at which marriage is stated in the marriage law, ...
Peran Penyuluh Kantor Urusan Agama Kecamatan Bandung Kulon terhadap Pencegahan Pernikahan di bawah Umur
Peran Penyuluh Kantor Urusan Agama Kecamatan Bandung Kulon terhadap Pencegahan Pernikahan di bawah Umur
Abstrak. Indonesia adalah negara yang berdasarkan hukum, di berbagai bidang terutama dalam Pernikahan yang mayoritas di Indonesia masyarakatnya menganut agama Islam, maka pemerinta...

