Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pendekatan Arsitektur Biomimikri Desain Taman Hutan Raya Abdul Latief di Sinjai

View through CrossRef
Abstrak_ Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh desain Taman Hutan Raya Abdul Latief sebagai Media Edukasi dan Wisata dengan Pendekatan Arsitektur Biomimikri.  Taman Hutan Raya Abdul Latief   (TAHURA) memiliki banyak potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu  daerah tujuan wisata di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya pada Kabupaten Sinjai. Selain sebagai wisata pendidikan tentang tumbuhan serta pelestarian satwa yang dilindungi, Tahura ini juga dapat menjadi wisata alam dengan pemandangan yang indah.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dengan cara pengumpulan data dengan melakukan survei atau pengamatan langsung ke lokasi, setelah itu dilakukan wawancara atau tanya jawab dengan pihak – pihak yang ada relevansinya dengan objek    serta penggambaran dengan dokumentasi fotografi. Maka dari penelitian ini ditemukan terjadinya ketidakstabilan kunjungan wisatawan di Tahura ini mengindikasikan bahwa ketertarikan masyarakat untuk  menikmati  daya  tarik  kawasan  ini  menurun  karena  tidak  didukung  oleh  pembangunan dan pemeliharaan pada objek – objek wisata maupun sarana prasarana penunjang. Untuk menambah perwujudan kreativitas arsitektur pada desain ini maka diperlukan penerapan pendekatan biomimikri dimana dapat menghasilkan arsitektur yang ekspresif.Kata kunci: Taman Hutan Raya; Abdul Latief; Arsitektur Biomimikri Abstract _ This study aims to obtain the design of the Abdul Latief Forest Park as a medium Education and Tourism with a Biomimicry Architectural Approach. Abdul Latief Forest Park (TAHURA) has a lot of potentials to be developed as a tourist destination in South Sulawesi Province, especially in Sinjai Regency. Apart from being an educational tour about plants and the preservation of protected animals, Tahura can also be a natural tourism place with beautiful scenery. The research method used is the research method by collecting data by conducting surveys or direct observation to the location, after which interviews or questions and answers are conducted with parties that are relevant to the object and depiction with photographic documentation. So from this research, it is found that the instability of tourist visits in Tahura indicates that the public's interest in enjoying the attractiveness of this area is decreasing because it is not supported by the development and maintenance of tourist objects and supporting infrastructure. To add to the manifestation of architectural creativity in this design, it is necessary to apply a biomimicry approach which can produce expressive architecture.Keywords: Forest Park Botanical Garden; Abdul Latief; Architecture Biomimicry.
Title: Pendekatan Arsitektur Biomimikri Desain Taman Hutan Raya Abdul Latief di Sinjai
Description:
Abstrak_ Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh desain Taman Hutan Raya Abdul Latief sebagai Media Edukasi dan Wisata dengan Pendekatan Arsitektur Biomimikri.
  Taman Hutan Raya Abdul Latief   (TAHURA) memiliki banyak potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu  daerah tujuan wisata di Provinsi Sulawesi Selatan khususnya pada Kabupaten Sinjai.
Selain sebagai wisata pendidikan tentang tumbuhan serta pelestarian satwa yang dilindungi, Tahura ini juga dapat menjadi wisata alam dengan pemandangan yang indah.
  Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dengan cara pengumpulan data dengan melakukan survei atau pengamatan langsung ke lokasi, setelah itu dilakukan wawancara atau tanya jawab dengan pihak – pihak yang ada relevansinya dengan objek    serta penggambaran dengan dokumentasi fotografi.
Maka dari penelitian ini ditemukan terjadinya ketidakstabilan kunjungan wisatawan di Tahura ini mengindikasikan bahwa ketertarikan masyarakat untuk  menikmati  daya  tarik  kawasan  ini  menurun  karena  tidak  didukung  oleh  pembangunan dan pemeliharaan pada objek – objek wisata maupun sarana prasarana penunjang.
Untuk menambah perwujudan kreativitas arsitektur pada desain ini maka diperlukan penerapan pendekatan biomimikri dimana dapat menghasilkan arsitektur yang ekspresif.
Kata kunci: Taman Hutan Raya; Abdul Latief; Arsitektur Biomimikri Abstract _ This study aims to obtain the design of the Abdul Latief Forest Park as a medium Education and Tourism with a Biomimicry Architectural Approach.
Abdul Latief Forest Park (TAHURA) has a lot of potentials to be developed as a tourist destination in South Sulawesi Province, especially in Sinjai Regency.
Apart from being an educational tour about plants and the preservation of protected animals, Tahura can also be a natural tourism place with beautiful scenery.
The research method used is the research method by collecting data by conducting surveys or direct observation to the location, after which interviews or questions and answers are conducted with parties that are relevant to the object and depiction with photographic documentation.
So from this research, it is found that the instability of tourist visits in Tahura indicates that the public's interest in enjoying the attractiveness of this area is decreasing because it is not supported by the development and maintenance of tourist objects and supporting infrastructure.
To add to the manifestation of architectural creativity in this design, it is necessary to apply a biomimicry approach which can produce expressive architecture.
Keywords: Forest Park Botanical Garden; Abdul Latief; Architecture Biomimicry.

Related Results

Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Kemampuan Fisik Atlet Pelatda Bolabasket Kabupaten Sinjai
Kemampuan Fisik Atlet Pelatda Bolabasket Kabupaten Sinjai
ABSTRACTThe study aims to find out the physical condition of athletes the basketball trigger Sinjai. This type of research is a type of expost facto research by analyzing the physi...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung sele...
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
Peningkatan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalamsuatu organisasi bertujuan untuk meningkatkan daya saing di berbagai bidang. Dalam era globalisasi, pendidikan ...
Identifikasi Spesies Burung di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Sari Provinsi Jambi
Identifikasi Spesies Burung di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Sari Provinsi Jambi
ABSTRACT The diversity of bird species in an area can reflect the integrity of the ecosystem and the biodiversity found within it. The existence of a bird in a habitat is very impo...
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Pelestarian lingkungan kawasan wisata alam oleh Kesatuan Pelestarian Hutan Konservasi Taman Nasional Bali Barat saat ini telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak (mitra), s...

Back to Top