Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH SUBSTITUSI CANGKANG SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI
View through CrossRef
Beton merupakan campuran dari agregat kasar, agregat halus, semen sebagai pengikat zat tambah dan air. Agregat kasar yang dipakai dalam campuran beton bisa berupa batu kerikil alam atau kerikil buatan. pengunaan agregat kasar pada pembuatan campuran beton adalah hal yang harus dilakukan. Bagaimana bila agregat kasar yang digunakan dalam mebuat beton merupakan limbah pembakaran cangkang sawit. Berdasarkan hal tersebut penulis membuat penelitian membuat beton dengan menggunakan limbah cangkang sawi sebagai sbstitusi agregat kasar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui porsentasi optimal penggunaan limbah cangkang sawit pada pembuatan beton, serta mengetahui berapa kuat tekan beton yang dihasilkan. Metode penelitian kali ini adalah eksperimental, pengujian kuat tekan dilakukan di laboratorium struktur Unsyiah. Limbah cangkang sawit yang digunakan merupakan cangkang sawit sisa pembakaran pabrik, yang kemudian di hancurkan menjadi agregat kasar dan disubstitusikan terhadap agregat kasar dengan persentase sebesar 10%. 20%, 30%, 40% dan 50%. Setelah dilakukan perawaan, benda uji diambil untuk di uji kuat tekannya. Uji kuat tekan benda uju dilakukan pada umur benda uji sebesar 7, 28 dan 56 hari. Hasil pengujian didapatkan, substitusi limbah cangkang sawit pada pembuata campuran beton menambah kuat tekannya. Kuat tekan maksimal adalah sebesar 70,25 MPa pada persentase 40% dan umur 56 hari.
Kata Kunci: Limbah Cangkang sawit, Kuat Tekan, Beton Mutu Tinggi
Universitas Samudra
Title: PENGARUH SUBSTITUSI CANGKANG SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI
Description:
Beton merupakan campuran dari agregat kasar, agregat halus, semen sebagai pengikat zat tambah dan air.
Agregat kasar yang dipakai dalam campuran beton bisa berupa batu kerikil alam atau kerikil buatan.
pengunaan agregat kasar pada pembuatan campuran beton adalah hal yang harus dilakukan.
Bagaimana bila agregat kasar yang digunakan dalam mebuat beton merupakan limbah pembakaran cangkang sawit.
Berdasarkan hal tersebut penulis membuat penelitian membuat beton dengan menggunakan limbah cangkang sawi sebagai sbstitusi agregat kasar.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui porsentasi optimal penggunaan limbah cangkang sawit pada pembuatan beton, serta mengetahui berapa kuat tekan beton yang dihasilkan.
Metode penelitian kali ini adalah eksperimental, pengujian kuat tekan dilakukan di laboratorium struktur Unsyiah.
Limbah cangkang sawit yang digunakan merupakan cangkang sawit sisa pembakaran pabrik, yang kemudian di hancurkan menjadi agregat kasar dan disubstitusikan terhadap agregat kasar dengan persentase sebesar 10%.
20%, 30%, 40% dan 50%.
Setelah dilakukan perawaan, benda uji diambil untuk di uji kuat tekannya.
Uji kuat tekan benda uju dilakukan pada umur benda uji sebesar 7, 28 dan 56 hari.
Hasil pengujian didapatkan, substitusi limbah cangkang sawit pada pembuata campuran beton menambah kuat tekannya.
Kuat tekan maksimal adalah sebesar 70,25 MPa pada persentase 40% dan umur 56 hari.
Kata Kunci: Limbah Cangkang sawit, Kuat Tekan, Beton Mutu Tinggi.
Related Results
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai alternatif agregat kasar pada beton non-pasir. Cangkang kelapa sawit mempunyai bobot yang ringan dan kul...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Analisa Penggunaan Abu Bakaran Tandan Kosong Kelapa Sawit Pengganti Sebagian Pasir Terhadap Kuat Tekan Beton
Analisa Penggunaan Abu Bakaran Tandan Kosong Kelapa Sawit Pengganti Sebagian Pasir Terhadap Kuat Tekan Beton
Kabupaten Tapanuli Selatan memilik luas perkebunan sawit sekitar 6.664 Ha dengan produktifitas 78.83 ton sawit pertahun 2021. Dengan demikian jumlah limbah sawit juga terbilang tin...
Pengaruh Nilai Abrasi Limbah Beton (Recycle) pada Pembuatan Beton Normal
Pengaruh Nilai Abrasi Limbah Beton (Recycle) pada Pembuatan Beton Normal
Beton merupakan material konstruksi yang saat ini banyak digunakan dalam berbagai bagian bangunan yang kita temui selama proses pembangunan, seperti pada gedung, jalan, dan jembata...
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI PH AIR TERHDAPA KUAT TEKAN BETON NORMAL
Dalam pembuatan betonair sangat diperlukan untuk memicu proses kimiawi semen, membasahi agregat halus, dan memberikan kemudahan dalam pekerjaan beton. Pada dasarnya air yang diguna...
PENGARUH FLY ASH TERHADAP KEKUATAN BETON
PENGARUH FLY ASH TERHADAP KEKUATAN BETON
Dalam menghasilkan beton dengan kualitas baik dan kuat tekan yang tinggi, maka proses pembuatan beton dari mulai terjadinya reaksi kimia dan masa pemeliharaan harus diperhatikan. K...
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
Kuat tekan beton, selain dipengaruhi oleh mutu perekat (semen), juga ditentukan oleh mutu agregat yang digunakan sebagai bahan pengisinya. Hal ini terlihat dari komposisi agregat d...
Analisa Penambahan Tanah Kapur Terhadap Kuat Tekan Beton
Analisa Penambahan Tanah Kapur Terhadap Kuat Tekan Beton
Pemakaian batu kapur sebagai bahan perekat / semen dalam pembuatan beton perlu upaya pemakaian bahan lain sebagai bahan perekat semen seperti pemanfaatan tanah mediteran, Kapur yan...

