Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

JURNALISME DATA RESISTENSI RUANG SIBERDI ERA POST TRUTH

View through CrossRef
AbstrakIstilah berita palsu atau hoax dan post truth telah semakin lazim dalam wacana publik selama beberapa tahun terakhir. Era media baru dengan beragam media sosial, membuka ruang praktik misinformasi begitu massif. Produk jurnalisme yang menjadi referensi informasi kerap menjadi sasaran kambing hitam yang dianggap terlibat telah memproduksi dan menyebarkan hoax. Ada aktor yang beroprasi dibalik maraknya hoax dan suburnya gejala post truth. Publik ruang maya dengan bebas mendapatkan infromasi dalam bentuk teks, image foto dan video yang diyakini sebagai kebenaran, walaupun sama sekali tidak dapat dibuktikan secara fakta sebagai kebanaran mutlak. Makalah ini berupaya membedah realitas masyarakat ruang maya dan institusi media yang di dalamnya terdapat peran jurnalis yang berada dibalik data redaksi. Keduanya melakukan resistensi terhadap maraknya  hoax dan gejala post truth. Ada upaya untuk melakukan negosiasi terhadap produk jurnalisme, dengan melahirkan model baru yang diistilahkan sebagai Jurnalisme Data. Jurnalisme yang berupaya mendapatkan sumber material dari big data yang valid, diolah dalam bentuk infografis dan videografis sebelum akhirnya dipublish. Kata Kunci: hoax, post truth, ruang siber, resistensi, jurnalisme data AbstractThe term fake news or hoax and post truth has been increasingly prevalent in the public discourse over the last few years. The Era of new media with a variety of social media, open space of the practice of misinformation is massive. The product of journalism which is becoming a reference information often became the target of a scapegoat who is considered to be involved has been producing and spreading the hoax. There are actors who operate behind the rise of the hoax and the proliferation of the symptoms of post truth. Public virtual space to freely get information in the form of text, image photo and video which is believed as the truth, although completely can not be proved in fact as the true absolute. This paper seeks to dissect the realities of society in the virtual space and media institutions in which there is the role of the journalist behind the data editor. Both the resistance to the rise of the hoax and the symptoms of post truth. There are efforts to make the negotiations to the products of journalism, with the birth of a new model termed as Journalism Data. Journalism that seeks to get the source material from big data that are valid, and processed in the form of infographics and videografis before finally published.  Keyword: hoax, post truth, cyber space, resistance, journalism data
Universitas swadaya Gunung Djati
Title: JURNALISME DATA RESISTENSI RUANG SIBERDI ERA POST TRUTH
Description:
AbstrakIstilah berita palsu atau hoax dan post truth telah semakin lazim dalam wacana publik selama beberapa tahun terakhir.
Era media baru dengan beragam media sosial, membuka ruang praktik misinformasi begitu massif.
Produk jurnalisme yang menjadi referensi informasi kerap menjadi sasaran kambing hitam yang dianggap terlibat telah memproduksi dan menyebarkan hoax.
Ada aktor yang beroprasi dibalik maraknya hoax dan suburnya gejala post truth.
Publik ruang maya dengan bebas mendapatkan infromasi dalam bentuk teks, image foto dan video yang diyakini sebagai kebenaran, walaupun sama sekali tidak dapat dibuktikan secara fakta sebagai kebanaran mutlak.
Makalah ini berupaya membedah realitas masyarakat ruang maya dan institusi media yang di dalamnya terdapat peran jurnalis yang berada dibalik data redaksi.
Keduanya melakukan resistensi terhadap maraknya  hoax dan gejala post truth.
Ada upaya untuk melakukan negosiasi terhadap produk jurnalisme, dengan melahirkan model baru yang diistilahkan sebagai Jurnalisme Data.
Jurnalisme yang berupaya mendapatkan sumber material dari big data yang valid, diolah dalam bentuk infografis dan videografis sebelum akhirnya dipublish.
 Kata Kunci: hoax, post truth, ruang siber, resistensi, jurnalisme data AbstractThe term fake news or hoax and post truth has been increasingly prevalent in the public discourse over the last few years.
The Era of new media with a variety of social media, open space of the practice of misinformation is massive.
The product of journalism which is becoming a reference information often became the target of a scapegoat who is considered to be involved has been producing and spreading the hoax.
There are actors who operate behind the rise of the hoax and the proliferation of the symptoms of post truth.
Public virtual space to freely get information in the form of text, image photo and video which is believed as the truth, although completely can not be proved in fact as the true absolute.
This paper seeks to dissect the realities of society in the virtual space and media institutions in which there is the role of the journalist behind the data editor.
Both the resistance to the rise of the hoax and the symptoms of post truth.
There are efforts to make the negotiations to the products of journalism, with the birth of a new model termed as Journalism Data.
Journalism that seeks to get the source material from big data that are valid, and processed in the form of infographics and videografis before finally published.
 Keyword: hoax, post truth, cyber space, resistance, journalism data.

Related Results

Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dalam Aktivitas Jurnalisme Warga Dan Implikasinya Terhadap Media Konvensional
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dalam Aktivitas Jurnalisme Warga Dan Implikasinya Terhadap Media Konvensional
Di era digital ini, perkembangan media baru telah melahirkan suatu bentuk jurnalisme baru yaitu jurnalisme warga, dimana pelaporan berita tidak dilakukan oleh jurnalis profesional,...
Anatomi dan Literasi Post-Truth
Anatomi dan Literasi Post-Truth
Abstract. Post-truth has become a jargon in conversation and discussion. The concept of the theory is complex and becomes a challenge in itself to ground it in the general public. ...
The Penerapan Jurnalisme Gonzo di Highvolta Media
The Penerapan Jurnalisme Gonzo di Highvolta Media
Abstract. This study focuses on explaining the implementation of Gonzo journalism in an alternative media, namely Highvolta Media. Pioneered by Hunter S. Thompson, gonzo journalism...
Representasi Elemen-elemen Jurnalisme dalam Film Spotlight
Representasi Elemen-elemen Jurnalisme dalam Film Spotlight
ABSTRAK             Kejurnalistikan bisasanya identik dengan media-media mainstream seperti halnya televisi, radio, koran atau majalah. Film merupakan salah satu media massa ...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
Penerapan Jurnalisme Advokasi di Kanal Youtube Asumsi
Penerapan Jurnalisme Advokasi di Kanal Youtube Asumsi
Abstract. One of the concepts of journalism that is developing today is advocacy journalism which becomes a force with an attitude to defend or something. Advocacy journalism is a ...
Jurnalisme Warga: Liyan, Timpang dan Diskriminatif
Jurnalisme Warga: Liyan, Timpang dan Diskriminatif
Keterlibatan warga dalam menyampaikan informasi yang luput dilakukan oleh jurnalis profesional  masih bisa kita lihat hingga kini. Terutama pada peristiwa-peristiwa bencana alam se...
Jurnalisme Advokasi pada Project Multatuli dalam Isu Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara
Jurnalisme Advokasi pada Project Multatuli dalam Isu Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara
Penelitian ini berangkat dari premis bahwa suara masyarakat yang terpinggirkan sangat jarang tersentuh oleh media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan jurnalisme ...

Back to Top