Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kekerabatan Genetik 41 Klon Kina (Cinchona ledgeriana) Asal Biji Berdasarkan Karakter Morfologi

View through CrossRef
Kina (Cinchona ledgeriana) merupakan tanaman pohon yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, sehingga produktivitas kina di Indonesia yang semakin menurun harus ditingkatkan lagi. Produktivitas kina dapat ditingkatkan dengan penggunaan klon unggul melalui pemuliaan tanaman. Pemuliaan tanaman kina umumnya melibatkan dua tetua berbeda (penyerbukan silang), tetapi kegiatan tersebut berisiko menimbulkan depresi silang yang disebabkan oleh kedekatan hubungan kekerabatan. Penelitian kekerabatan genetik penting dilakukan untuk mencegah depresi silang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerabatan 41 genotipe C. ledgeriana asal biji di Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK). Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2022 di PPTK, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Terdapat delapan karakter morfologi yang diamati, antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah cabang, panjang daun, lebar daun, bentuk daun, dan jumlah tulang daun. Data dianalisis menggunakan PAST 3 dengan analisis klaster metode algoritma UPGMA, sehingga diperoleh hasil matriks jarak kemiripan Euclidean dan analisis PCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 41 genotipe kina terbagi menjadi dua klaster utama. Genotipe dengan kekerabatan terdekat ditunjukkan oleh QRC 219-15 dan QRC 259-10. Karakter yang berkontribusi terhadap keragaman yaitu tinggi tanaman dengan nilai loadings sebesar 0,872 pada PC2.
Title: Kekerabatan Genetik 41 Klon Kina (Cinchona ledgeriana) Asal Biji Berdasarkan Karakter Morfologi
Description:
Kina (Cinchona ledgeriana) merupakan tanaman pohon yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, sehingga produktivitas kina di Indonesia yang semakin menurun harus ditingkatkan lagi.
Produktivitas kina dapat ditingkatkan dengan penggunaan klon unggul melalui pemuliaan tanaman.
Pemuliaan tanaman kina umumnya melibatkan dua tetua berbeda (penyerbukan silang), tetapi kegiatan tersebut berisiko menimbulkan depresi silang yang disebabkan oleh kedekatan hubungan kekerabatan.
Penelitian kekerabatan genetik penting dilakukan untuk mencegah depresi silang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekerabatan 41 genotipe C.
ledgeriana asal biji di Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK).
Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2022 di PPTK, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Terdapat delapan karakter morfologi yang diamati, antara lain tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah cabang, panjang daun, lebar daun, bentuk daun, dan jumlah tulang daun.
Data dianalisis menggunakan PAST 3 dengan analisis klaster metode algoritma UPGMA, sehingga diperoleh hasil matriks jarak kemiripan Euclidean dan analisis PCA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 41 genotipe kina terbagi menjadi dua klaster utama.
Genotipe dengan kekerabatan terdekat ditunjukkan oleh QRC 219-15 dan QRC 259-10.
Karakter yang berkontribusi terhadap keragaman yaitu tinggi tanaman dengan nilai loadings sebesar 0,872 pada PC2.

Related Results

Kekerabatan Genetik 50 Klon Kina (Cinchona ledgeriana) Berdasarkan Karakter Morfologi pada Fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)
Kekerabatan Genetik 50 Klon Kina (Cinchona ledgeriana) Berdasarkan Karakter Morfologi pada Fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)
Kina (Cinchona) merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena memiliki kandungan alkaloid, kinin sulfat, dan saponin yang baik untuk kesehatan manusia. Untuk mera...
Keragaman Genetik 49 Klon Teh Tipe Sinensis (Camellia sinensis var. sinensis)
Keragaman Genetik 49 Klon Teh Tipe Sinensis (Camellia sinensis var. sinensis)
Pengamatan karakter genetik tanaman berguna untuk memperkaya database dalam pemuliaan tanaman. Sifat atau karakter tanaman dapat diamati baik dalam segi molekuler maupun secara mor...
Respon Klon-Klon Ubi Kayu terhadap Produksi Ubi dan Kadar Pati di Lahan Kering
Respon Klon-Klon Ubi Kayu terhadap Produksi Ubi dan Kadar Pati di Lahan Kering
Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai tengah karakter agronomi pada klon ubi kayu yang lebih baik dibandingkan dengan klon UJ3 dan UJ5, Percobaan A dan B menggunakan rancangan ...
Analisis Karakter Pertumbuhan 16 Klon Teh Tipe Assamica (Camellia sinensis var. Assamica) pada Fase Pembibitan
Analisis Karakter Pertumbuhan 16 Klon Teh Tipe Assamica (Camellia sinensis var. Assamica) pada Fase Pembibitan
Fase pembibitan merupakan fase krusial dalam produksi teh skala besar. Pada fase ini, diperlukan analisis karakter untuk dapat mengembangkan klon yang akan ditanam di kebun dalam j...
Keragaan Daya Hasil dan Morfologi Umbi Klon-Klon Ubijalar (Ipomoea batatas) Berkadar Antosianin Tinggi
Keragaan Daya Hasil dan Morfologi Umbi Klon-Klon Ubijalar (Ipomoea batatas) Berkadar Antosianin Tinggi
Selain sebagai sumber bahan pangan, ubijalar juga sebagai bahan industri karena kaya karbohidrat, vitamin A dan C, antosianin dan mineral. Ubijalar dengan kandungan antosianin ting...
Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan 12 Aksesi Kina (Cinchona ledgeriana) Asal Biji Berdasarkan Karakter Morfologi
Keragaman Genetik dan Hubungan Kekerabatan 12 Aksesi Kina (Cinchona ledgeriana) Asal Biji Berdasarkan Karakter Morfologi
Quinine (Cinchona ledgeriana) is a plantation plant with potential alkaloid content. The potential of quinine plants in the industrial sector is quite large, especially the beverag...

Back to Top