Javascript must be enabled to continue!
Penggunaan Akronim "AUM" dalam Komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan Masyarakat
View through CrossRef
Simbol atau istilah yang bercorak keagamaan digunakan dalam kontestasi politik di Indonesia, termasuk di Bali. Kabupaten Tabanan sejak dipimpin Bupati I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati, I Made Edi Wirawan menyatakan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, Madani (AUM)”. Penggunaan akronim “AUM” menarik, karena istilah “AUM” dalam agama Hindu adalah simbol kekuatan Tuhan dengan ketiga manifestasinya, yakni Brahma, Wisnu saat dan Siwa. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengkaji makna penggunaan akronim “AUM” dalam komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan masyarakat; 2) Mengetahui dampak penggunaan akronim “AUM” dalam komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan masyarakat; dan 3) Mengkaji etika sosial masyarakat dalam penggunaan “AUM” di Kabupaten Tabanan. Teori yang digunakan, yakni Teori Semiotika, Teori Efek Komunikasi Massa, dan Teori Moralitas Sosial. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Penentuan informan dengan purposive sampling. Temuan penelitian, yakni Penggunaan akronim “AUM” dalam komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan masyarakat memiliki makna politis dan filosofis. Penggunaan akronim “AUM” dinilai memiliki dampak positif. Penggunaan akronim “AUM” secara etika sosial belum mendapat kritik secara resmi, namun diharapkan ada sosialisasi lebih lanjut. Kesimpulannya, Penggunaan Akronim “AUM” oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan dinilai berdampak positif, namun perlu sosialisasi untuk menegaskan batas politis AUM sebagai akronim Aman, Unggul, Madani dengan AUM yang merupakan simbol suci agama Hindu.
Kata Kunci: AUM, Komunikasi, Hindu
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: Penggunaan Akronim "AUM" dalam Komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan Masyarakat
Description:
Simbol atau istilah yang bercorak keagamaan digunakan dalam kontestasi politik di Indonesia, termasuk di Bali.
Kabupaten Tabanan sejak dipimpin Bupati I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati, I Made Edi Wirawan menyatakan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, Madani (AUM)”.
Penggunaan akronim “AUM” menarik, karena istilah “AUM” dalam agama Hindu adalah simbol kekuatan Tuhan dengan ketiga manifestasinya, yakni Brahma, Wisnu saat dan Siwa.
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengkaji makna penggunaan akronim “AUM” dalam komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan masyarakat; 2) Mengetahui dampak penggunaan akronim “AUM” dalam komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan masyarakat; dan 3) Mengkaji etika sosial masyarakat dalam penggunaan “AUM” di Kabupaten Tabanan.
Teori yang digunakan, yakni Teori Semiotika, Teori Efek Komunikasi Massa, dan Teori Moralitas Sosial.
Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif.
Penentuan informan dengan purposive sampling.
Temuan penelitian, yakni Penggunaan akronim “AUM” dalam komunikasi Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan masyarakat memiliki makna politis dan filosofis.
Penggunaan akronim “AUM” dinilai memiliki dampak positif.
Penggunaan akronim “AUM” secara etika sosial belum mendapat kritik secara resmi, namun diharapkan ada sosialisasi lebih lanjut.
Kesimpulannya, Penggunaan Akronim “AUM” oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan dinilai berdampak positif, namun perlu sosialisasi untuk menegaskan batas politis AUM sebagai akronim Aman, Unggul, Madani dengan AUM yang merupakan simbol suci agama Hindu.
Kata Kunci: AUM, Komunikasi, Hindu.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
AKRONIM DALAM MEDIA SOSIAL: SUATU KAJIAN MORFOLOGIS
AKRONIM DALAM MEDIA SOSIAL: SUATU KAJIAN MORFOLOGIS
Penelitian ini berjudul, “ Akronim dalam Media Sosial: Suatu Kajian Morfologis”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pengum...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Masyarakat Madura dikenal dengan keakraban antar sesama manusia, selalu mengedepankan perilaku yang baik terhadap semua orang dan tidak pandang bulu, sopan santun yang dibudayakan ...
Strategi Komunikasi Pemerintah Kota Pasuruan dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Melalui Aplikasi E-Sambat
Strategi Komunikasi Pemerintah Kota Pasuruan dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Melalui Aplikasi E-Sambat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi yang diterapkan Pemerintah Kota Pasuruan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melalui aplikasi E-Sambat. Dengan p...
BINGKAI MEDIA TERHADAP BERITA KOMUNIKASI PEMERINTAH DI PANDEMI COVID-19
BINGKAI MEDIA TERHADAP BERITA KOMUNIKASI PEMERINTAH DI PANDEMI COVID-19
ABSTRAK
Keberhasilan penanganan Covid-19 di suatu negara salah satunya tercermin dari kemampuan pemerintah dalam berkomunikasi ke masyarakat. Di Indonesia, isu komunikasi pem...
Akronim Kuliner dalam Bahasa Indonesia
Akronim Kuliner dalam Bahasa Indonesia
Penelitian ini membahas permasalahan pembentukan akronim kuliner di Jawa Barat. Tumbuh pesat akronim di berbagai bidag termasuk di bidang kuliner di Jawa Barat tidak dapat di cegah...
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PROSESI TRADISI MAPPABOTTING DESA AMPARITA KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG SULAWESI SELATAN
MANAJEMEN KOMUNIKASI DALAM PROSESI TRADISI MAPPABOTTING DESA AMPARITA KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG SULAWESI SELATAN
Tradisi perkawinan adat bugis atau yang dikenal dengan tradisi Mappabotting khususnya masyarakat Hindu Bugis memiliki beberapa tahap atau proses komunikasi. Tentunya untuk ...

