Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Karakteristik Nilai Gizi dari Abon Pepaya dengan Penambahan Daun Jeruk Purut

View through CrossRef
Besarnya produksi pepaya di Indonesia tidak diimbangi dengan pemanfaatannya, buah pepaya hanya dimakan sebagai buah muda (untuk sayur) dan buah pencuci mulut (buah masak) tanpa pengolahan, sehingga hasilnya 15% dari produksi pepaya tercecer (loss) dan rusak karena minimnya pengetahuan pada pemanfaatan buah pepaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nilai gizi dari abon buah pepaya dengan penambahan daun jeruk purut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tiga perlakuan (A1 : Buah pepaya 500 gr dan daun jeruk purut 0 gr; A2 : Buah pepaya 500 gr dan daun jeruk purut 20 gr; dan A3 : Buah pepaya 500 gr dan daun jeruk purut 40 gr) dengan tiga kali ulangan. Temuan menunjukkan bahwa nilai gizi dari kadar air, kadar abu, serat kasar, dan lemak kasar secara uji kimia dihasilkan perlakuan yang terbaik adalah perlakuan A3.
Title: Karakteristik Nilai Gizi dari Abon Pepaya dengan Penambahan Daun Jeruk Purut
Description:
Besarnya produksi pepaya di Indonesia tidak diimbangi dengan pemanfaatannya, buah pepaya hanya dimakan sebagai buah muda (untuk sayur) dan buah pencuci mulut (buah masak) tanpa pengolahan, sehingga hasilnya 15% dari produksi pepaya tercecer (loss) dan rusak karena minimnya pengetahuan pada pemanfaatan buah pepaya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nilai gizi dari abon buah pepaya dengan penambahan daun jeruk purut.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan tiga perlakuan (A1 : Buah pepaya 500 gr dan daun jeruk purut 0 gr; A2 : Buah pepaya 500 gr dan daun jeruk purut 20 gr; dan A3 : Buah pepaya 500 gr dan daun jeruk purut 40 gr) dengan tiga kali ulangan.
Temuan menunjukkan bahwa nilai gizi dari kadar air, kadar abu, serat kasar, dan lemak kasar secara uji kimia dihasilkan perlakuan yang terbaik adalah perlakuan A3.

Related Results

Kinetika Perubahan Mutu Sediaan Sabun Padat Transparan Dari Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.)
Kinetika Perubahan Mutu Sediaan Sabun Padat Transparan Dari Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.)
Intisari— Daun pepaya mengandung pigmen klorofil yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami. Oleh karenanya, kandungan klorofil dari daun pepaya dapat dimanfaatkan menjadi ba...
TEKNIK TIE DYE MENGGUNAKAN DAUN PEPAYA DAN PEMUTIH PAKAIAN PADA PEMBUATAN MUKENA ANAK
TEKNIK TIE DYE MENGGUNAKAN DAUN PEPAYA DAN PEMUTIH PAKAIAN PADA PEMBUATAN MUKENA ANAK
ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yang bertujuan  untuk mengetahui 1) Desain mukena anak dari usia 8-10 tahun pada penerapan motif teknik tie dye menggunaka...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Tinjauan Literatur: Mekanisme Antibakteri Ekstrak Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix DC.)
Tinjauan Literatur: Mekanisme Antibakteri Ekstrak Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix DC.)
Latar Belakang: Infeksi bakteri patogen masih menjadi salah satu tantangan utama dalam dunia kesehatan, apalagi dengan meningkatnya kasus resistensi antibiotik yang membuat pengoba...
INOVASI PENGOLAHAN PEPAYA MENJADI SWIR PEPAYA GORENG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI EKONOMI
INOVASI PENGOLAHAN PEPAYA MENJADI SWIR PEPAYA GORENG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI EKONOMI
ABSTRAK   Proposal ini membahas tentang inovasi baru dalam menambah nilai serta manfaat dari buah pepaya. Buah pepaya sangat familiar oleh masyarakat terutama di Indone...
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP CEMARANMIKROBIOLOGIS PADA ABON PINDANG TONGKOL (Euthynnus affinis)
PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN TERHADAP CEMARANMIKROBIOLOGIS PADA ABON PINDANG TONGKOL (Euthynnus affinis)
Pengolahan ikan pindang menjadi abon merupakan teknologi pangan bertujuan memperpanjang masa simpan. Penambahan kitosan pada abon berfungsi untuk mencegah berkembangnya bakteri Vib...
Efektivitas Perendaman Sari Belimbing Wuluh dan Sari Daun Pepaya Konsentrasi Berbeda terhadap Kualitas Fisikokimia Daging Kambing
Efektivitas Perendaman Sari Belimbing Wuluh dan Sari Daun Pepaya Konsentrasi Berbeda terhadap Kualitas Fisikokimia Daging Kambing
Daging kambing memiliki protein yang tinggi dan cukup untuk dikonsumsi, namun rentan pembusukan dan bau prengus. Alternatif yang digunakan untuk meningkatkan kualitas fisik dan kim...

Back to Top