Javascript must be enabled to continue!
Penyusunan dan Pengembangan Alat Ukur Employee Engagement
View through CrossRef
<div class="WordSection1"><p class="IABSTRAK"><strong>Abstract: </strong>This research was aimed to develop an instrument which can measure employee engagement score, which is based on Schaufeli’s theoretical framework. The previous instrument which was called Utretch Work Engagement Scale (UWES) was developed using content and construct validity. The content validity test was done by assessing some experts and using Aiken’s V, while construct validity was proved by item total correlation and factor analysis. Content validity test was conducted by getting input from fifteen experts in Psychology to evaluate the contents of 32 items. The Aiken’s V was used to evaluate the coefficient of each items (in which good range was from 0,645 to 0,98). The overall internal consistency was assessed using Cronbach alpha which showed the coefficient of reliability of 0,934 after deleting the items below 0,4, whereby leaving only 22 items for conducting the construct validity. Confirmatory factor analysis was done using factor analysis. 135 staffs in one of Plantation Company in Balikpapan were participated in this study. The confirmatory factor analyses produced a cross loading factors between three aspects of employee engagement which after confirming back to blueprint remaining only 8 items, which is distributed into 4 items for vigor, 2 items each for dedication and absorption.</p><p class="IABSTRAK"><strong>Abstrak: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen yang dapat mengukur skor <em>employee engagement</em> yang didasarkan pada kerangka teoritis yang dikemukakan oleh Schaufeli. Instrumen sebelumnya dikenal dengan <em>Utretch Work Engagement Scale</em> (UWES) yang dikembangkan dengan menggunakan validitas isi dan konstrak. Validitas isi diuji melalui judgment dari para ahli di bidang Psikologi dan menggunakan <em>Aiken’s V</em>, sedangkan validitas konstrak dibuktikan dengan korelasi item-total dan analisis faktor. Validitas isi diperoleh dari 15 orang yang<strong> </strong>ahli di bidang Psikologi untuk mengevaluasi isi dari 32 item. <em>Aiken’s V</em> digunakan untuk mengevaluasi koefisien dari<strong> </strong>setiap item (range yang baik berada di rentang 0,645 sampai 0,98). Konsistensi internal diperoleh melalui <em>alpha Cronbach</em> dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,934 setelah item-item yang memiliki nilai di bawah 0,4 dikeluarkan. Total item yang tersisa berjumlah 22 item untuk kemudian dilakukan uji validitas konstrak. <em>Confirmatory factor analysis</em> dilakukan melalui analisis factor. Sebanyak 135 staf di salah satu Perusahaan <em>Plantation</em> di Balikpapan berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil analisis factor menunjukkan adanya factor yang saling tumpang tindih antara ketiga aspek dari <em>employee</em> <em>engagement</em>, yang setelah dikonfirmasi kembali ke blueprint menyisakan sebanyak 8 item, 4 item untuk aspek <em>vigor</em>, 2 item masing-masing untuk aspek <em>dedication</em> dan <em>absorption</em>.</p></div>
Title: Penyusunan dan Pengembangan Alat Ukur Employee Engagement
Description:
<div class="WordSection1"><p class="IABSTRAK"><strong>Abstract: </strong>This research was aimed to develop an instrument which can measure employee engagement score, which is based on Schaufeli’s theoretical framework.
The previous instrument which was called Utretch Work Engagement Scale (UWES) was developed using content and construct validity.
The content validity test was done by assessing some experts and using Aiken’s V, while construct validity was proved by item total correlation and factor analysis.
Content validity test was conducted by getting input from fifteen experts in Psychology to evaluate the contents of 32 items.
The Aiken’s V was used to evaluate the coefficient of each items (in which good range was from 0,645 to 0,98).
The overall internal consistency was assessed using Cronbach alpha which showed the coefficient of reliability of 0,934 after deleting the items below 0,4, whereby leaving only 22 items for conducting the construct validity.
Confirmatory factor analysis was done using factor analysis.
135 staffs in one of Plantation Company in Balikpapan were participated in this study.
The confirmatory factor analyses produced a cross loading factors between three aspects of employee engagement which after confirming back to blueprint remaining only 8 items, which is distributed into 4 items for vigor, 2 items each for dedication and absorption.
</p><p class="IABSTRAK"><strong>Abstrak: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen yang dapat mengukur skor <em>employee engagement</em> yang didasarkan pada kerangka teoritis yang dikemukakan oleh Schaufeli.
Instrumen sebelumnya dikenal dengan <em>Utretch Work Engagement Scale</em> (UWES) yang dikembangkan dengan menggunakan validitas isi dan konstrak.
Validitas isi diuji melalui judgment dari para ahli di bidang Psikologi dan menggunakan <em>Aiken’s V</em>, sedangkan validitas konstrak dibuktikan dengan korelasi item-total dan analisis faktor.
Validitas isi diperoleh dari 15 orang yang<strong> </strong>ahli di bidang Psikologi untuk mengevaluasi isi dari 32 item.
<em>Aiken’s V</em> digunakan untuk mengevaluasi koefisien dari<strong> </strong>setiap item (range yang baik berada di rentang 0,645 sampai 0,98).
Konsistensi internal diperoleh melalui <em>alpha Cronbach</em> dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,934 setelah item-item yang memiliki nilai di bawah 0,4 dikeluarkan.
Total item yang tersisa berjumlah 22 item untuk kemudian dilakukan uji validitas konstrak.
<em>Confirmatory factor analysis</em> dilakukan melalui analisis factor.
Sebanyak 135 staf di salah satu Perusahaan <em>Plantation</em> di Balikpapan berpartisipasi dalam penelitian ini.
Hasil analisis factor menunjukkan adanya factor yang saling tumpang tindih antara ketiga aspek dari <em>employee</em> <em>engagement</em>, yang setelah dikonfirmasi kembali ke blueprint menyisakan sebanyak 8 item, 4 item untuk aspek <em>vigor</em>, 2 item masing-masing untuk aspek <em>dedication</em> dan <em>absorption</em>.
</p></div>.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
An employee engagement framework linked to leadership practices and organisational culture at a selected University of Technology in KwaZulu-Natal
An employee engagement framework linked to leadership practices and organisational culture at a selected University of Technology in KwaZulu-Natal
The main objective of the research study was to develop an employee engagement framework linked to leadership practices and organisational culture for the Durban University of Tech...
Hubungan Antara Employee Engagement dan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Generasi Y dan Z
Hubungan Antara Employee Engagement dan Perilaku Cyberloafing pada Karyawan Generasi Y dan Z
Abstract. This study aims to examine the relationship between employee engagement and cyberloafing behavior among Generation Y and Z employees in Bandung City. The theoretical conc...
Pengembangan Alat Ukur Kesejahteraan Psikologis pada Remaja Muslim
Pengembangan Alat Ukur Kesejahteraan Psikologis pada Remaja Muslim
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur kesejahteraan psikologis khususnya pada remaja muslim. Alat ukur ini telah dikembangkan dengan enam langkah utama, yaitu pene...
Hubungan antara Job Insecurity dengan Work Engagement Karyawan Bank Y
Hubungan antara Job Insecurity dengan Work Engagement Karyawan Bank Y
Abstract. This study discusses the relationship between job insecurity and work engagement among employees of Bank Y. Organizations need dynamic and dedicated employees, namely emp...
Anteseden Kinerja Karyawan PT. Bank Mandiri Persero Tbk Area Jakarta Cikini
Anteseden Kinerja Karyawan PT. Bank Mandiri Persero Tbk Area Jakarta Cikini
AbstractThe problem of this research comes from a phenomenon that occurred to employees in PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Jakarta Cikini. The objectives of the research are to...
PENDAMPINGAN GURU SD DALAM PEMBUATAN ALAT PERAGA SEDERHANA MATEMATIKA DI KECAMATAN MINASATE’NE KABUPATEN PANGKEP
PENDAMPINGAN GURU SD DALAM PEMBUATAN ALAT PERAGA SEDERHANA MATEMATIKA DI KECAMATAN MINASATE’NE KABUPATEN PANGKEP
Pemanfaatan alat peraga dalam pembelajaran matematika di SD merupakan kebutuhan penting mengingat sifat matematika yang abstrak, dan usia siswa SD yang masih berada pada tahap perk...

