Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMAKAIAN PRODUK FEMININE DAILY CARE PADA REMAJA WANITA DI DUSUN SONGSONG DESA ARDIMULYO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG

View through CrossRef
Feminine Daily Care adalah produk kebersihan untuk organ kewanitaan yang umumnya wanita menggunakan untuk pembersih vagina saat keluar lendir yang berlebihan atau keluar bau dari vagina. Dalam hal ini pemakaian produk feminine daily care  yang digunakan dikalangan remaja adalah pantyliner, pembalut herbal, daun sirih, sabun pembersih kewanitaan. Penggunaan feminine daily care ini tidak direkomendasikan untuk dipakai setiap hari. Hal ini dikarenakan adanya flora normal yang terdapat di dalam alat kelamin wanita (Ryani, 2018). Perilaku pemakaian produk feminine daily care yang berlebih bisa mengakibatkan infeksi yang bahaya untuk organ reproduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku remaja dalam pemakaian produk feminine daily care di Dusun Songsong Desa Ardimulyo.           Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah remaja di Dusun Songsong Desa Ardimulyo dengan jumlah 270 remaja. Sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling sebagian remaja wanita di Dusun Songsong Desa Ardimulyo yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi sejumlah 65 remaja wanita pada bulan Januari 2021. Variabel yang diukur adalah perilaku remaja dalam pemakaian produk feminine daily care Data penelitian ini diambil menggunakan kuisioner melalui google form. Analisa data menggunakan analisis univariat.           Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki perilaku dalam pemakain produk feminine daily care sebagian kecil dengan kategori baik yaitu 9 orang (14%), hampir setengahnya dengan cukup 23 orang (35%), sebagian besar kategori kurang 33 orang (51%). Hasil tersebut dimungkinkan karena dipengaruhi lima faktor yaitu, usia, usia menarche, pendidikan, pemahaman informasi yang didapat dan sumber informasi.           Berdasarkan hasil penelitian diharapkan remaja lebih memahami informasi tentang dampak penggunaan produk feminine daily care, agar terciptanya perilaku yang baik.     Kata Kunci: Perilaku, Remaja, Pemakaian Produk Feminine Daily Care  
Title: PEMAKAIAN PRODUK FEMININE DAILY CARE PADA REMAJA WANITA DI DUSUN SONGSONG DESA ARDIMULYO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG
Description:
Feminine Daily Care adalah produk kebersihan untuk organ kewanitaan yang umumnya wanita menggunakan untuk pembersih vagina saat keluar lendir yang berlebihan atau keluar bau dari vagina.
Dalam hal ini pemakaian produk feminine daily care  yang digunakan dikalangan remaja adalah pantyliner, pembalut herbal, daun sirih, sabun pembersih kewanitaan.
Penggunaan feminine daily care ini tidak direkomendasikan untuk dipakai setiap hari.
Hal ini dikarenakan adanya flora normal yang terdapat di dalam alat kelamin wanita (Ryani, 2018).
Perilaku pemakaian produk feminine daily care yang berlebih bisa mengakibatkan infeksi yang bahaya untuk organ reproduksi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku remaja dalam pemakaian produk feminine daily care di Dusun Songsong Desa Ardimulyo.
          Penelitian ini adalah penelitian deskriptif.
Populasi pada penelitian ini adalah remaja di Dusun Songsong Desa Ardimulyo dengan jumlah 270 remaja.
Sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling sebagian remaja wanita di Dusun Songsong Desa Ardimulyo yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi sejumlah 65 remaja wanita pada bulan Januari 2021.
Variabel yang diukur adalah perilaku remaja dalam pemakaian produk feminine daily care Data penelitian ini diambil menggunakan kuisioner melalui google form.
Analisa data menggunakan analisis univariat.
          Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki perilaku dalam pemakain produk feminine daily care sebagian kecil dengan kategori baik yaitu 9 orang (14%), hampir setengahnya dengan cukup 23 orang (35%), sebagian besar kategori kurang 33 orang (51%).
Hasil tersebut dimungkinkan karena dipengaruhi lima faktor yaitu, usia, usia menarche, pendidikan, pemahaman informasi yang didapat dan sumber informasi.
          Berdasarkan hasil penelitian diharapkan remaja lebih memahami informasi tentang dampak penggunaan produk feminine daily care, agar terciptanya perilaku yang baik.
    Kata Kunci: Perilaku, Remaja, Pemakaian Produk Feminine Daily Care  .

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MAKNA FILOSOFIS PADA PERUPAAN KEPALA WAYANG CEPAK INDRAMAYU TOKOH PANJI SONGSONG
MAKNA FILOSOFIS PADA PERUPAAN KEPALA WAYANG CEPAK INDRAMAYU TOKOH PANJI SONGSONG
AbstractIndramayu has a diversity of artistic traditions and one of them is Wayang Golek Cepak (rod puppet theatre). Currently, the puppet show is on the verge of extinction due to...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
PENYULUHAN GENRE ORANG MUDA HARAPAN BANGSA
ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Menurut WHO batasan usia remaja adalah 10 tahun hingga 19 tahun. Batasan usia remaja yang digunak...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...

Back to Top