Javascript must be enabled to continue!
Analisis Pemilihan Rute Evakuasi Menggunakan Metode AHP Di Kawasan Rawan Bencana Merapi
View through CrossRef
Evacuation routes are important component during evacuation process, but sometimes the evacuation route conditions are not ready to use for evacuation. The good evacuation route can be seen from various aspects including width, pavement conditions and associated with the load or density during the evacuation process. An evacuation route need to optimize, but it is very difficult, due to time and cost constraints that cause not all available routes become good choices during evacuation. So it is necessary to select a good route for evacuation. In this study, the best evacuation routes are select using AHP method to analyze the priority of evacuation route. The criteria including the shortest distance and pavement conditions. Of the 20 available routes, seven routes are becomes recommended evacuation route. This research provides practical recommendations for improving road conditions and increasing capacity on specific routes to enhance evacuation efficiency in the disaster-prone areas of Merapi.
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Title: Analisis Pemilihan Rute Evakuasi Menggunakan Metode AHP Di Kawasan Rawan Bencana Merapi
Description:
Evacuation routes are important component during evacuation process, but sometimes the evacuation route conditions are not ready to use for evacuation.
The good evacuation route can be seen from various aspects including width, pavement conditions and associated with the load or density during the evacuation process.
An evacuation route need to optimize, but it is very difficult, due to time and cost constraints that cause not all available routes become good choices during evacuation.
So it is necessary to select a good route for evacuation.
In this study, the best evacuation routes are select using AHP method to analyze the priority of evacuation route.
The criteria including the shortest distance and pavement conditions.
Of the 20 available routes, seven routes are becomes recommended evacuation route.
This research provides practical recommendations for improving road conditions and increasing capacity on specific routes to enhance evacuation efficiency in the disaster-prone areas of Merapi.
Related Results
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI ZONA RAWAN BENCANA TANAH LONGSOR PADA KAWASAN RAWAN BENCANA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Kabupaten Lampung Barat merupakan kabupaten yang terletak pada geografis ketinggian 50 sampai >1.000 km². Penggunaan lahan permukiman pada kondisi geografis Kabupaten Lampung Ba...
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
Kesiapan dan pencegahan terhadap bencana alam merupakan salah satu faktor dalam mengurangi dampak kerugian serta korban. Bencana adalah suatu rangkaian peristiwa mengganggu, merusa...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Public awareness untuk mengurangi risiko bencana
Wilayah Indonesia yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng benua yang selalu bergerak, memiliki 127 gunung api, dan dengan kondisi sosial politik yang dinamis, mengandu...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang : Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Pada Warga di Dusun Beruk Jatiyoso Karanganyar
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Pada Warga di Dusun Beruk Jatiyoso Karanganyar
Kesiapsiagaan bencana berfungsi untuk memicu agar masyarakat lebih paham tentang bencana dan masyarakat bisa menciptakan ketangguhan dan kesiapsiagaan bencana. Permasalahan mitra b...
OPTIMALISASI KOMUNIKASI BENCANA DI MEDIA MASSA SEBAGAI PENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA
OPTIMALISASI KOMUNIKASI BENCANA DI MEDIA MASSA SEBAGAI PENDUKUNG MANAJEMEN BENCANA
Upaya manajemen bencana alam yang terjadi di Indonesia saat ini memerlukan dukungan dari media massa
dalam melakukan komunikasi kepada masyarakat. Degradasi lingkungan dan gl...

