Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KECEPATAN PELARUTAN PIROKSIKAM HASIL PEMBENTUKAN DISPERSI PADAT DENGAN PEG 4000 DAN PEG 6000

View through CrossRef
Latar belakang: Piroksikam merupakan obat analgetika – antipiretika dan anti inflamasi yang memiliki kelarutan dalam air sangat kecil. Mekanisme absorpsinya difusi pasif, maka kecepatan pelarutan bahan obat menjadi langkah penentu dalam proses absorpsinya. Untuk mengatasi permasalahan kelarutan tersebut dilakukan usaha dengan pembentukan dispersi padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecepatan pelarutan tablet piroksikam hasil pembentukan dispersi padat dengan PEG 4000 dan PEG 6000.Metode: Tablet piroksikam dibuat dengan variasi kadar PEG 4000 dan PEG 6000 yaitu FI (0% PEG),F II (2,5 % PEG 4000), F III (5,0 % PEG 4000), F IV (7,5 % PEG 4000), F V (2,5 % PEG 6000), FVI (5,0 % PEG 6000), dan F VII (7,5 % PEG 6000). Pembentukan dispersi padat piroksikam dengan PEG 4000 dan PEG 6000 dengan metode peleburan, hasil leburan didinginkan dan dipadatkan sambil diaduk kuat. Hasil dispersi padat dan bahan tambahan kecuali bahan pelicin digranulasi dengan bahan pengikat solutio gelatin 10%. Massa granul yang diperoleh diayak ukuran 12 mesh dan dikeringkan pada suhu 50oC. Granul kering yang diperoleh diayak ukuran 14 mesh dan dicampur homogen dengan talk dan magnesium stearat. Kemudian dilakukan uji sifat alir granul meliputi waktu alir, sudut diamdan indeks pengetapan. Selanjutnya campuran granul yang diperoleh ditablet dengan mesin tablet single punch pada tekanan tetap. Tablet yang diperoleh diuji sifat fisik tablet meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan penetapan kandungan zat aktif.Hasil: Diperoleh menunjukkan bahwa pembentukan dispersi padat piroksikam dengan PEG 4000 danPEG 6000 dapat memperbaiki sifat alir granul dan sifat fisik tablet, kecuali waktu hancur tablet. Dispersi padat piroksikam dengan PEG 4000 dan PEG 6000 juga meningkatkan kecepatan pelarutan tablet piroksikam secara bermakna terhadap tablet piroksikam tanpa pembentukan dispersi padat(p<0,05). Hasil yang memberikan kecepatan pelarutan yang tercepat adalah tablet hasil pembentukan dispersi padat piroksikam dengan PEG 4000 kadar 7,5%
Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta
Title: KECEPATAN PELARUTAN PIROKSIKAM HASIL PEMBENTUKAN DISPERSI PADAT DENGAN PEG 4000 DAN PEG 6000
Description:
Latar belakang: Piroksikam merupakan obat analgetika – antipiretika dan anti inflamasi yang memiliki kelarutan dalam air sangat kecil.
Mekanisme absorpsinya difusi pasif, maka kecepatan pelarutan bahan obat menjadi langkah penentu dalam proses absorpsinya.
Untuk mengatasi permasalahan kelarutan tersebut dilakukan usaha dengan pembentukan dispersi padat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecepatan pelarutan tablet piroksikam hasil pembentukan dispersi padat dengan PEG 4000 dan PEG 6000.
Metode: Tablet piroksikam dibuat dengan variasi kadar PEG 4000 dan PEG 6000 yaitu FI (0% PEG),F II (2,5 % PEG 4000), F III (5,0 % PEG 4000), F IV (7,5 % PEG 4000), F V (2,5 % PEG 6000), FVI (5,0 % PEG 6000), dan F VII (7,5 % PEG 6000).
Pembentukan dispersi padat piroksikam dengan PEG 4000 dan PEG 6000 dengan metode peleburan, hasil leburan didinginkan dan dipadatkan sambil diaduk kuat.
Hasil dispersi padat dan bahan tambahan kecuali bahan pelicin digranulasi dengan bahan pengikat solutio gelatin 10%.
Massa granul yang diperoleh diayak ukuran 12 mesh dan dikeringkan pada suhu 50oC.
Granul kering yang diperoleh diayak ukuran 14 mesh dan dicampur homogen dengan talk dan magnesium stearat.
Kemudian dilakukan uji sifat alir granul meliputi waktu alir, sudut diamdan indeks pengetapan.
Selanjutnya campuran granul yang diperoleh ditablet dengan mesin tablet single punch pada tekanan tetap.
Tablet yang diperoleh diuji sifat fisik tablet meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur dan penetapan kandungan zat aktif.
Hasil: Diperoleh menunjukkan bahwa pembentukan dispersi padat piroksikam dengan PEG 4000 danPEG 6000 dapat memperbaiki sifat alir granul dan sifat fisik tablet, kecuali waktu hancur tablet.
Dispersi padat piroksikam dengan PEG 4000 dan PEG 6000 juga meningkatkan kecepatan pelarutan tablet piroksikam secara bermakna terhadap tablet piroksikam tanpa pembentukan dispersi padat(p<0,05).
Hasil yang memberikan kecepatan pelarutan yang tercepat adalah tablet hasil pembentukan dispersi padat piroksikam dengan PEG 4000 kadar 7,5%.

Related Results

Review : Metode Peningkatan Kelarutan Dengan Dispersi Padat
Review : Metode Peningkatan Kelarutan Dengan Dispersi Padat
Sistem dispersi padat adalah dispersi satu atau lebih bahan aktif pada suatu matriks atau pembawa di kondisi padatan. Dispersi padat mengarah ke kondisi padat suatu zat yang mengal...
Karakterisasi dispersi padat meloksikam dengan matriks campuran PEG 6000 dan poloxamer 188 yang dibuat menggunakan metode kombinasi
Karakterisasi dispersi padat meloksikam dengan matriks campuran PEG 6000 dan poloxamer 188 yang dibuat menggunakan metode kombinasi
Meloksikam merupakan salah satu obat golongan NSAID yang diindikasikan untuk meringankan rasa sakit dan peradangan pada penyakit rematik. Klasifikasi obat meloksikam termasuk dalam...
Peningkatan Disolusi dan Stabilitas Efavirenz Menggunakan Beberapa Metode Dispersi Padat
Peningkatan Disolusi dan Stabilitas Efavirenz Menggunakan Beberapa Metode Dispersi Padat
Efavirenz merupakan obat terapi AIDS yang memiliki beberapa bentuk polimorf. Beberapa bentuk polimorf akan memiliki perbedaan dalam disolusi dan stabiltasnya. Dispersi padat merupa...
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi dan angular
Kecepatan rotasi adalah tentang seberapa lambat atau seberapa cepat suatu benda bergerak. Kita telah mendengar tentang kecepatan tetapi tahukah kita apa yang sedang kita bicarakan ...
Cekaman Polyethylene Glycol 6000 (Peg 6000) Terhadap Perkecambahan 24 Genotipe Cabai Lokal (Capsicum annum L.) Dari Sumatera Barat
Cekaman Polyethylene Glycol 6000 (Peg 6000) Terhadap Perkecambahan 24 Genotipe Cabai Lokal (Capsicum annum L.) Dari Sumatera Barat
Perkecambahan benih cabai sangat dipengaruhi oleh ketersedian air. Hambatan ketersedian air pada fase ini sering dimanfaatkan untuk megetahui toleransi tanaman dalam menghadapi cek...
Copolyester of trimellitic acid, glycerol, and poly(ethylene glycol): Synthesis and characterization
Copolyester of trimellitic acid, glycerol, and poly(ethylene glycol): Synthesis and characterization
AbstractA series of copolyesters having a broad range of biodegradable crosslinks were synthesised by FeCl3‐catalyzed polyesterification of trimellitic acid and glycerol containing...
Pengaruh Kemiringan Struktur Plat Segitiga Terhadap Kecepatan Gesek Dasar pada Saluran Terbuka
Pengaruh Kemiringan Struktur Plat Segitiga Terhadap Kecepatan Gesek Dasar pada Saluran Terbuka
Pada aliran saluran terbuka, distribusi kecepatan seringkali dibedakan sebagai distribusi kecepatan di daerah inner region, yang berada di dekat dasar dimana distribusi kecepatan l...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...

Back to Top