Javascript must be enabled to continue!
Review : Metode Peningkatan Kelarutan Dengan Dispersi Padat
View through CrossRef
Sistem dispersi padat adalah dispersi satu atau lebih bahan aktif pada suatu matriks atau pembawa di kondisi padatan. Dispersi padat mengarah ke kondisi padat suatu zat yang mengalami dispersi pada material lainnya. Daripada formula yang biasanya digunakan, dispersi padat bisa disusun menggunakan bermacam cara dan mempunyai berbagai kelebihan. Dispersi padat merupakan gabungan obat hidrofobik dan matriks hidrofilik. Obat pada dispersi padatan bisa terdispersi melalui bentuk molekul, padatan amorf, maupun kristal. Pembawa yang digunakan dalam sistem dispersi padatan yakni polimer. Saat polimer serta obat terjadi interaksi maka obat mengisi rongga diantara rantai-rantai polimer dan menyebabkan rantai polimer cenderung fleksibel. Rendahnya kelarutan bahan aktif dalam air menyebabkan rendahnya laju disolusi dan bioavailabilitas sehingga mempengaruhi tingkat keefektivan terapi. Maka dari itu, solubilitas adalah tolak ukur krusial ketika merancang sediaan yang berkualitas, aman, serta efektif. Metode dispersi padat telah banyak dimanfaatkan guna mengoptimalkan solubilitas serta disolusi bahan aktif obat. Solubilitas serta laju disolusi dapat ditingkatkan melalui bermacam mode pembentukkan dispersi padat diantaranya Dropping Method, Spray Drying Co-grinding, Lyophilization Technique, Fusion Method, Kneading, and Solvent Evaporation. Bermacam jenis polimer pembawa yang bisa dimanfaatkan untuk membuat dispersi padatan juga dibahas pada artikel ini. Hasil review artikel memperlihatkan bahwasanya kelarutan solubilitas serta laju disolusi bahan aktif obat dapat ditingkatkan menggunakan metode dispersi padat yang disandingkan dengan bahan aktif murni.
Universitas Tjut Nyak Dhien
Title: Review : Metode Peningkatan Kelarutan Dengan Dispersi Padat
Description:
Sistem dispersi padat adalah dispersi satu atau lebih bahan aktif pada suatu matriks atau pembawa di kondisi padatan.
Dispersi padat mengarah ke kondisi padat suatu zat yang mengalami dispersi pada material lainnya.
Daripada formula yang biasanya digunakan, dispersi padat bisa disusun menggunakan bermacam cara dan mempunyai berbagai kelebihan.
Dispersi padat merupakan gabungan obat hidrofobik dan matriks hidrofilik.
Obat pada dispersi padatan bisa terdispersi melalui bentuk molekul, padatan amorf, maupun kristal.
Pembawa yang digunakan dalam sistem dispersi padatan yakni polimer.
Saat polimer serta obat terjadi interaksi maka obat mengisi rongga diantara rantai-rantai polimer dan menyebabkan rantai polimer cenderung fleksibel.
Rendahnya kelarutan bahan aktif dalam air menyebabkan rendahnya laju disolusi dan bioavailabilitas sehingga mempengaruhi tingkat keefektivan terapi.
Maka dari itu, solubilitas adalah tolak ukur krusial ketika merancang sediaan yang berkualitas, aman, serta efektif.
Metode dispersi padat telah banyak dimanfaatkan guna mengoptimalkan solubilitas serta disolusi bahan aktif obat.
Solubilitas serta laju disolusi dapat ditingkatkan melalui bermacam mode pembentukkan dispersi padat diantaranya Dropping Method, Spray Drying Co-grinding, Lyophilization Technique, Fusion Method, Kneading, and Solvent Evaporation.
Bermacam jenis polimer pembawa yang bisa dimanfaatkan untuk membuat dispersi padatan juga dibahas pada artikel ini.
Hasil review artikel memperlihatkan bahwasanya kelarutan solubilitas serta laju disolusi bahan aktif obat dapat ditingkatkan menggunakan metode dispersi padat yang disandingkan dengan bahan aktif murni.
Related Results
Peningkatan Disolusi dan Stabilitas Efavirenz Menggunakan Beberapa Metode Dispersi Padat
Peningkatan Disolusi dan Stabilitas Efavirenz Menggunakan Beberapa Metode Dispersi Padat
Efavirenz merupakan obat terapi AIDS yang memiliki beberapa bentuk polimorf. Beberapa bentuk polimorf akan memiliki perbedaan dalam disolusi dan stabiltasnya. Dispersi padat merupa...
KECEPATAN PELARUTAN PIROKSIKAM HASIL PEMBENTUKAN DISPERSI PADAT DENGAN PEG 4000 DAN PEG 6000
KECEPATAN PELARUTAN PIROKSIKAM HASIL PEMBENTUKAN DISPERSI PADAT DENGAN PEG 4000 DAN PEG 6000
Latar belakang: Piroksikam merupakan obat analgetika – antipiretika dan anti inflamasi yang memiliki kelarutan dalam air sangat kecil. Mekanisme absorpsinya difusi pasif, maka kece...
Karakterisasi dispersi padat meloksikam dengan matriks campuran PEG 6000 dan poloxamer 188 yang dibuat menggunakan metode kombinasi
Karakterisasi dispersi padat meloksikam dengan matriks campuran PEG 6000 dan poloxamer 188 yang dibuat menggunakan metode kombinasi
Meloksikam merupakan salah satu obat golongan NSAID yang diindikasikan untuk meringankan rasa sakit dan peradangan pada penyakit rematik. Klasifikasi obat meloksikam termasuk dalam...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penerapan Model Discovery Learning pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan untuk Meningkatkan Prestasi Belajar dan Keterampilan Generik Sains Kelas XI IPA SMA Negeri 2 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2017/2018
Penerapan Model Discovery Learning pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan untuk Meningkatkan Prestasi Belajar dan Keterampilan Generik Sains Kelas XI IPA SMA Negeri 2 Sukoharjo Tahun Pelajaran 2017/2018
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) keterampilan generik sains dalam materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (Ksp) melalui implementasi pembelajaran kimia K...
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
SIFAT KIMIA NON STRUKTURAL KAYU TARIK (TENSION WOOD) PADA KAYU MINDI (MELIA AZEDARACH L.)
SIFAT KIMIA NON STRUKTURAL KAYU TARIK (TENSION WOOD) PADA KAYU MINDI (MELIA AZEDARACH L.)
Abstrak: Kayu reaksi pada beberapa aspek tertentu, bisa memiliki sifat-sifat anatomi, fisis, dan kimia yang berbeda dengan kayu normal. Kayu reaksi baik berupa kayu tekan atau tari...
PEMBUATAN BATU BATA MERAH TANPA BAKAR DENGAN CAMPURAN SLUDGE (LIMBAH PADAT)
PEMBUATAN BATU BATA MERAH TANPA BAKAR DENGAN CAMPURAN SLUDGE (LIMBAH PADAT)
Abstrak: Penelitian ini mencoba alternatif guna mengurangi penggunaan tanah liat sebagai bahan baku utama dengan cara produksi tanah liat di campur limbah padat (sludge). Tujuan un...

