Javascript must be enabled to continue!
Advaita Vedanta dalam Teks Śvetāśvatara Upaniṣad
View through CrossRef
<p>Kitab suci merupakan jalan untuk mempelajari ajaran dari suatu agama. Agama Hindu memiliki kitab suci yang disebut dengan <em>Veda</em>, <em>Veda</em> disini bukan merujuk pada sebuah kitab, namun <em>Veda</em> terdiri dari banyak kitab yang sudah dikelompokkan atau sudah dikodifikasikan. Munculnya fenomena konflik masyarakat Hindu Bali dengan aliran sampradaya mewajibkan kita untuk menggali kembali sistem filsafat yang ada dalam agama Hindu. Istilah <em>Dvaita</em>, <em>Visistadvaita</em>, dan <em>Advaita</em>, menjadi istilah-istilah yang dikaji lebih mendalam lagi untuk menganalisis aliran yang sesuai dengan filsafat-filsafat tersebut. <em>Śvetāśvatara Upaniṣad</em> merupakan salah satu kitab suci yang akan dibahas ajarannya dalam tulisan ini. Paham <em>advaita</em> <em>Vedanta</em> menjiwai <em>Upaniṣad</em> ini, segala sesuatu yang ada merupakan Tuhan, sedangkan yang lainnya bersifat <em>maya</em>. Adapun paham panteisme dan monisme yang ada secara bersamaan dalam <em>Śvetāśvatara Upaniṣad</em>. Panteisme berkaitan dengan imanensi sedangkan monisme berkaitan dengan transendensi. Hal ini menunjukkan ajaran dalam <em>Śvetāśvatara Upaniṣad</em> erat kaitannya dengan ajaran-ajaran <em>tattwa</em> dalam teks <em>lontar</em> yang ada di Bali, salah satunya yaitu <em>lontar Tattwa Jnana</em> yang dimana memiliki konsep yang serupa dengan yang ada dalam <em>Śvetāśvatara Upaniṣad</em>. Yoga merupakan sarana untuk memurnikan sang <em>atman</em> agar dapat bersatu kembali dengan <em>brahman</em>.</p><p> </p>
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: Advaita Vedanta dalam Teks Śvetāśvatara Upaniṣad
Description:
<p>Kitab suci merupakan jalan untuk mempelajari ajaran dari suatu agama.
Agama Hindu memiliki kitab suci yang disebut dengan <em>Veda</em>, <em>Veda</em> disini bukan merujuk pada sebuah kitab, namun <em>Veda</em> terdiri dari banyak kitab yang sudah dikelompokkan atau sudah dikodifikasikan.
Munculnya fenomena konflik masyarakat Hindu Bali dengan aliran sampradaya mewajibkan kita untuk menggali kembali sistem filsafat yang ada dalam agama Hindu.
Istilah <em>Dvaita</em>, <em>Visistadvaita</em>, dan <em>Advaita</em>, menjadi istilah-istilah yang dikaji lebih mendalam lagi untuk menganalisis aliran yang sesuai dengan filsafat-filsafat tersebut.
<em>Śvetāśvatara Upaniṣad</em> merupakan salah satu kitab suci yang akan dibahas ajarannya dalam tulisan ini.
Paham <em>advaita</em> <em>Vedanta</em> menjiwai <em>Upaniṣad</em> ini, segala sesuatu yang ada merupakan Tuhan, sedangkan yang lainnya bersifat <em>maya</em>.
Adapun paham panteisme dan monisme yang ada secara bersamaan dalam <em>Śvetāśvatara Upaniṣad</em>.
Panteisme berkaitan dengan imanensi sedangkan monisme berkaitan dengan transendensi.
Hal ini menunjukkan ajaran dalam <em>Śvetāśvatara Upaniṣad</em> erat kaitannya dengan ajaran-ajaran <em>tattwa</em> dalam teks <em>lontar</em> yang ada di Bali, salah satunya yaitu <em>lontar Tattwa Jnana</em> yang dimana memiliki konsep yang serupa dengan yang ada dalam <em>Śvetāśvatara Upaniṣad</em>.
Yoga merupakan sarana untuk memurnikan sang <em>atman</em> agar dapat bersatu kembali dengan <em>brahman</em>.
</p><p> </p>.
Related Results
Śvetāśvatara-Upanisad (Annotated Translation)
Śvetāśvatara-Upanisad (Annotated Translation)
Śvetāśvatara Upanisad is a more recent classical Upanisad, belonging to the line of Krsna Yajur-Veda. Nevertheless, the text has always been regarded as one of high authority, bein...
ANALISIS KONSEP TEO-FILOSOFIS TAUHID DAN DVAITA VEDANTA
ANALISIS KONSEP TEO-FILOSOFIS TAUHID DAN DVAITA VEDANTA
ABSTRACT
This research focuses on the study of theo-philosophical concepts in Tauhid and Dvaita Vedanta. Both concepts view God as causa prima and different from the human sp...
DASAR-DASAR PEMIKIRAN FILSAFAT ADVAITA VEDĀNTA ADI ŚAṄKARĀCĀRYA SEBAGAI CAHAYA KECERDASAN MENUJU KESADARAN KETUHANAN
DASAR-DASAR PEMIKIRAN FILSAFAT ADVAITA VEDĀNTA ADI ŚAṄKARĀCĀRYA SEBAGAI CAHAYA KECERDASAN MENUJU KESADARAN KETUHANAN
Belakangan ini semakin mudahnya menebar ujaran kebencian, hilangnya rasa kemanusiaan dan kepedulian manusia terhadap alam semesta, ini menandakan dunia sedang tidak baik-baik saja ...
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Menulis Teks Eksposisi Dengan Pendekatan Berbasis Teks
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pengajaran menulis teks eksposisi melalui pendekatan berbasis teks (Genre Based A...
UAS Kajian Buku Teks
UAS Kajian Buku Teks
Meurut saya, Peranan buku teks dalam pembelajaran IPS ialah sebagai sumber informasi, memberikan pertanyaan, memberi motivasi serta bisa menjadi penghubung pada mata pelajaran deng...
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno
Rokhmawan,Tristan. 2011. Pandangan Dunia Pengarang Terhadap Masyarakat Kota Pasuruan Dalam Novel Membeli Cahaya Bulan Karya Kaji Karno. Skripsi, Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas...
Is Gandhi a Vedantist?
Is Gandhi a Vedantist?
There is a strong tendency among many scholars to claim that true Hinduism is Vedanta and its highest form is Advaita. Many scholars claim that Gandhi is a Hindu Vedantist and espe...
PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM UPANISAD
PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS DALAM UPANISAD
Upanisad sebagai salah satu kitab suci dalam agama Hindu banyak mengandung nilai-nilai pendidikan karakter religius yang tentunya sangat relevan untuk dipelajari, dipahami, dan dip...

