Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DASAR-DASAR PEMIKIRAN FILSAFAT ADVAITA VEDĀNTA ADI ŚAṄKARĀCĀRYA SEBAGAI CAHAYA KECERDASAN MENUJU KESADARAN KETUHANAN

View through CrossRef
Belakangan ini semakin mudahnya menebar ujaran kebencian, hilangnya rasa kemanusiaan dan kepedulian manusia terhadap alam semesta, ini menandakan dunia sedang tidak baik-baik saja dan jauh dari keharmonisan. Melihat fenomena tersebut menjadi menarik untuk menelisik pemikiran filsafat yang digagas oleh seorang filsuf Adi Śaṅkarācārya yang dikenal dengan Advaita Vedānta. Advaita berarti tiada dualisme. Sistem Advaita Śaṅkarācārya menyangkal adanya realitas yang lebih dari satu. Brahman adalah satu-satunya realitas yang ada. Alam merupakan penampakan atau ilusi dari Brahman namun kenyataannya relatif. Sedangkan individu/jiva/roh pribadi tidak berbeda dengan Brahman namun kenyataannya juga relatif karena disebabkan oleh belenggu avidya dan menampakkan diri dengan sarana tambahan yaitu upadhi. Kajian ini mencoba menguraikan konsep dasar Advaita Vedānta dalam vakya (ucapan) Upaniṣad di kehidupan saat ini. Hal ini menjadi salah satu jalan mencapai kesadaran ketuhanan dalam merealisasikan Diri dengan melihat segalanya adalah Brahman.
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: DASAR-DASAR PEMIKIRAN FILSAFAT ADVAITA VEDĀNTA ADI ŚAṄKARĀCĀRYA SEBAGAI CAHAYA KECERDASAN MENUJU KESADARAN KETUHANAN
Description:
Belakangan ini semakin mudahnya menebar ujaran kebencian, hilangnya rasa kemanusiaan dan kepedulian manusia terhadap alam semesta, ini menandakan dunia sedang tidak baik-baik saja dan jauh dari keharmonisan.
Melihat fenomena tersebut menjadi menarik untuk menelisik pemikiran filsafat yang digagas oleh seorang filsuf Adi Śaṅkarācārya yang dikenal dengan Advaita Vedānta.
Advaita berarti tiada dualisme.
Sistem Advaita Śaṅkarācārya menyangkal adanya realitas yang lebih dari satu.
Brahman adalah satu-satunya realitas yang ada.
Alam merupakan penampakan atau ilusi dari Brahman namun kenyataannya relatif.
Sedangkan individu/jiva/roh pribadi tidak berbeda dengan Brahman namun kenyataannya juga relatif karena disebabkan oleh belenggu avidya dan menampakkan diri dengan sarana tambahan yaitu upadhi.
Kajian ini mencoba menguraikan konsep dasar Advaita Vedānta dalam vakya (ucapan) Upaniṣad di kehidupan saat ini.
Hal ini menjadi salah satu jalan mencapai kesadaran ketuhanan dalam merealisasikan Diri dengan melihat segalanya adalah Brahman.

Related Results

Yoga in the works of Ādi Śaṅkāracārya
Yoga in the works of Ādi Śaṅkāracārya
Context: Ādi Śaṅkāracārya was an exponent of Advaita Vedānta philosophy. It is well-known that he preached Jñāna Yoga or the path of knowledge for attainment of liberat...
Hubungan Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika
Hubungan Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika
Penelitian ini merupakan penelitian jenis ex-post facto yang memiliki tiga variabel bebas dan satu variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan kecerdas...
KETUHANAN DALAM FILSAFAT HINDU
KETUHANAN DALAM FILSAFAT HINDU
Setiap orang memiliki keinginan untuk memahami Tuhan. Tetapi tidak ada satu manusia pun yang dapat menunjukkan bukti bahwa mereka telah melihat Tuhan atau mendengar Tuhan berbicara...
ANALISIS KONSEP TEO-FILOSOFIS TAUHID DAN DVAITA VEDANTA
ANALISIS KONSEP TEO-FILOSOFIS TAUHID DAN DVAITA VEDANTA
ABSTRACT This research focuses on the study of theo-philosophical concepts in Tauhid and Dvaita Vedanta. Both concepts view God as causa prima and different from the human sp...
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Arah dan Orientasi Filsafat Ilmu di Indonesia
Filsafat Ilmu merupakan salah satu cabang khusus dari Filsafat yang memiliki kedudukan dan posisi yang strategis dalam membangun paradigma ilmu di Indonesia. Penelitian ini akan me...
FILSAFAT DAN AGAMA (Ketuhanan, Al-Nafs, dan Alam) DALAM PERSPEKTIF AL-KINDI
FILSAFAT DAN AGAMA (Ketuhanan, Al-Nafs, dan Alam) DALAM PERSPEKTIF AL-KINDI
Peradaban Islam muncul tidak lepas dari berbagai pemikiran yang berkembang dalam Islam. Berbagai pemikiran yang muncul tersebut biasa disebut filsafat Islam. Pemikiran yang berkemb...
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
FILSAFAT HUKUM MENEMUKAN KETERATURAN HUKUM
Filsafat hukum adalah filsafat yang akan kita bahas dalam pembahasan kali ini, bukan filsafat yang lain entah itu filsafat agama, filsafat pengetahuan ataupun filsafat etika. Filsa...

Back to Top