Javascript must be enabled to continue!
Pemikiran KH. M. Sholeh Bahruddin dan Praktiknya dalam Toleransi Beragama di Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan (The Thought of KH. M. Sholeh Bahruddin and His Practices in the Religious Tolerance in Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan)
View through CrossRef
ABSTRACT Understanding religious tolerance from the perspective of kiai Sholeh is that basically religion presents on earth as a guide and conveyer of peace for people. The purpose of this research is to determine the religious tolerance from the perspective of KH. M. Sholeh Bahruddin and to explore the practice. This research is a type of qualitative research with a phenomenological approach and the theory of structural functionalism by Talcott Parsons where data sources classified as primary and secondary data. The data collection techniques applied in this study are participant observation, in-depth interviews and documentation studies. In this study, the data analysis process includes data reduction, data presentation and conclusions. The results of the study discover that religious tolerance from the perspective of kiai Sholeh are derived from the commands of the Qur'an and hadith, orders from parents and teachers, the application of the ideology of Ahlus Sunnah wal Jamaah. Kyai Sholeh's practice of religious tolerance in Sufism includes the application of Galak Gampil's fiqh law, and peaceful behavior towards anyone. This reflected in his da'wah with the method of "embracing not hitting, looking for friends, not looking for opponents, inviting not to mock and spreading mercy not curses" and adhering to his principles of associating with non-Muslims, namely "Single skipper is only different in appearance" and "there are no minority nor majority communities, but plurality” for all humans without being limited by ethnicity, religion, race, and culture. The attitude of tolerance includes: broad and honest, namely: the attitude of students in having many and deep scientific views and insights, both worldly science, ukhrowi science and social science. Keywords: tolerance; religious; KH. M. Soleh BahruddinABSTRAKDalam memahami toleransi beragama perspektif kiai Sholeh pada dasarnya agama hadir di muka bumi sebagai petunjuk dan pembawa ketentraman bagi umatnya. Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui toleransi beragama perspektif KH. M. Sholeh Bahruddin dan mengetahui praktik toleransi beragama. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi serta teori struktural fungsionalisme Talcott Parsons dengan sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Dalam penelitian ini, proses analisis data yaitu meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa toleransi beragama perspektif kiai Sholeh yaitu perintah Al-Qur’an dan hadis, perintah orang tua bersama guru, penerapan ideologi ahlus wal jamaah Sunnah. Praktik toleransi beragama kiai Sholeh dalam tasawuf yaitu meliputi penerapan hukum fikih Galak Gampil, perilaku hidup damai terhadap siapa pun. Hal ini tercermin dalam dakwah beliau dengan metode "merangkul tidak memukul, mencari kawan tidak mencari lawan, mengajak tidak mengejek dan menebar rahmat bukan laknat" serta berpegang pada prinsip bergaul beliau terhadap nonmuslim yaitu “Tunggal juragan hanya beda penampilan” dan “tidak ada masyarakat minoritas dan mayoritas namun yang ada adalalah pluralitas” kepada semua manusia tanpa dibatasi sekat suku, agama, ras, dan budaya. Sikap toleransi meliputi: luas dan juwes, yaitu: sikap santri di dalam berpandangan dan berwawasan keilmuan yang banyak dan mendalam, baik keilmuan duniawi ilmu ukhrowi serta ilmu sosial kemasyarakatan.Kata kunci: toleransi; beragama; KH. M. Soleh Bahruddin.
Title: Pemikiran KH. M. Sholeh Bahruddin dan Praktiknya dalam Toleransi Beragama di Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan (The Thought of KH. M. Sholeh Bahruddin and His Practices in the Religious Tolerance in Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan)
Description:
ABSTRACT Understanding religious tolerance from the perspective of kiai Sholeh is that basically religion presents on earth as a guide and conveyer of peace for people.
The purpose of this research is to determine the religious tolerance from the perspective of KH.
M.
Sholeh Bahruddin and to explore the practice.
This research is a type of qualitative research with a phenomenological approach and the theory of structural functionalism by Talcott Parsons where data sources classified as primary and secondary data.
The data collection techniques applied in this study are participant observation, in-depth interviews and documentation studies.
In this study, the data analysis process includes data reduction, data presentation and conclusions.
The results of the study discover that religious tolerance from the perspective of kiai Sholeh are derived from the commands of the Qur'an and hadith, orders from parents and teachers, the application of the ideology of Ahlus Sunnah wal Jamaah.
Kyai Sholeh's practice of religious tolerance in Sufism includes the application of Galak Gampil's fiqh law, and peaceful behavior towards anyone.
This reflected in his da'wah with the method of "embracing not hitting, looking for friends, not looking for opponents, inviting not to mock and spreading mercy not curses" and adhering to his principles of associating with non-Muslims, namely "Single skipper is only different in appearance" and "there are no minority nor majority communities, but plurality” for all humans without being limited by ethnicity, religion, race, and culture.
The attitude of tolerance includes: broad and honest, namely: the attitude of students in having many and deep scientific views and insights, both worldly science, ukhrowi science and social science.
Keywords: tolerance; religious; KH.
M.
Soleh BahruddinABSTRAKDalam memahami toleransi beragama perspektif kiai Sholeh pada dasarnya agama hadir di muka bumi sebagai petunjuk dan pembawa ketentraman bagi umatnya.
Tujuan penelitian ini yaitu Mengetahui toleransi beragama perspektif KH.
M.
Sholeh Bahruddin dan mengetahui praktik toleransi beragama.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi serta teori struktural fungsionalisme Talcott Parsons dengan sumber data menggunakan data primer dan sekunder.
Teknik pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumentasi.
Dalam penelitian ini, proses analisis data yaitu meliputi reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Hasil penelitian dapat diketahui bahwa toleransi beragama perspektif kiai Sholeh yaitu perintah Al-Qur’an dan hadis, perintah orang tua bersama guru, penerapan ideologi ahlus wal jamaah Sunnah.
Praktik toleransi beragama kiai Sholeh dalam tasawuf yaitu meliputi penerapan hukum fikih Galak Gampil, perilaku hidup damai terhadap siapa pun.
Hal ini tercermin dalam dakwah beliau dengan metode "merangkul tidak memukul, mencari kawan tidak mencari lawan, mengajak tidak mengejek dan menebar rahmat bukan laknat" serta berpegang pada prinsip bergaul beliau terhadap nonmuslim yaitu “Tunggal juragan hanya beda penampilan” dan “tidak ada masyarakat minoritas dan mayoritas namun yang ada adalalah pluralitas” kepada semua manusia tanpa dibatasi sekat suku, agama, ras, dan budaya.
Sikap toleransi meliputi: luas dan juwes, yaitu: sikap santri di dalam berpandangan dan berwawasan keilmuan yang banyak dan mendalam, baik keilmuan duniawi ilmu ukhrowi serta ilmu sosial kemasyarakatan.
Kata kunci: toleransi; beragama; KH.
M.
Soleh Bahruddin.
Related Results
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pondok pesantren dalam mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen strategi...
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
PENGARUH PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA DI BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR
Moderasi beragama dewasa ini perlu ditumbuhkan sehingga menjadi sikap yang melekat di masyarakat Indonesia. Sebagai penggerak moderasi beragama, pegawai BDK Denpasar sudah semestin...
Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Toleransi Beragama
Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Toleransi Beragama
Dalam era globalisasi dan multicultural yang semakin berkembang, pemahaman dan praktik toleransi beragama menjadi aspek penting dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis. Pendidika...
Manajemen Pondok Pesantren Darut Thalib Solok
Manajemen Pondok Pesantren Darut Thalib Solok
Berkembangnya model pondok pesantren salafiyah atau modern tentunya tidak lepas dari cara pengelolaan manajemen yang baik terutama pada proses perencanaan, pengorganisasian, pelaks...
Pemberdayaan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Melalui Wirausaha Budidaya Jamur Merang (Volvariella Volvaceae L.)
Pemberdayaan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Melalui Wirausaha Budidaya Jamur Merang (Volvariella Volvaceae L.)
Pondok Pesantren “AN NUR H.A” merupakan pondok Pesantren Salaf di Jember. Profil lulusan dari pesantren ini hanya 5% dari lulusan pondok pesantren yang berhasil menjadi ustadz, sed...
Pluralisme dalam Perwujudan Toleransi melalui Relasi Komunitas Gusdurian-Gereja Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW)
Pluralisme dalam Perwujudan Toleransi melalui Relasi Komunitas Gusdurian-Gereja Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW)
Abstrak
Tulisan ini berusaha mengkaji mengenai kondisi masyarakat majemuk di Indonesia yang terkadang masih sering mengalami gesekan-gesekan horizontal. Gesekan-gesekan ini pada ak...
Moderasi Beragama melalui Peran Guru Beragama Hindu di Pondok Pesantren Bali Bina Insani
Moderasi Beragama melalui Peran Guru Beragama Hindu di Pondok Pesantren Bali Bina Insani
Abstrak: Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan keislaman umumnya hanya melibatkan umat muslim, akan tetapi berbeda dengan Pondok Pesantren Bali Bina Insani yang mengimplement...
Kiai and Laissez Faire's Leadership in Developing the Pesantren Manarul Qur'an Entrepreneurship Concept
Kiai and Laissez Faire's Leadership in Developing the Pesantren Manarul Qur'an Entrepreneurship Concept
Artikel ini hendak melihat perkembangan di pondok pesantren yakni gaya kepemimpinan dan dinamikanya. Pondok Pesantren Manarul Qur’an menjadi barometer baru di Lumajang dengan keuni...

