Javascript must be enabled to continue!
Isolasi dan Identifikasi Bakteri pada Mulut Sebelum dan Sesudah Wudhu
View through CrossRef
Rongga mulut merupakan gerbang masuknya berbagai macam mikroorganisme ke dalam tubuh dengan prevalensi penduduk yang mempunyai masalah gigi dan mulut di Indonesia mengalami peningkatan tiap tahunnya. Flora normal rongga mulut berperan sebagai pertahanan tubuh namun flora normal dapat menimbulkan penyakit, karena adanya faktor predisposisi yaitu kebersihan rongga mulut. Oleh karenanya perlu ditemukan alternatif dalam memelihara kesehatan mulut. Islam adalah agama yang menekankan kebersihan diri, misalnya berwudhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri pada mulut sebelum dan sesudah wudhu. Penelitian ini menggunakan desain non eksperimental dengan metode Narrative Review. Penelusuran pustaka dilakukan melalui jurnal nasional, jurnal internasional, clinical key, textbook, dan proceding book tahun 2016 – 2020. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa jenis bakteri yang terdapat dalam rongga mulut sebelum berwudhu adalah 33,33% Pseudomonas sp, 6,67% Lactobacillus sp, 3,33% Streptococcus sp, dan 0,14% Staphylococcus sp sedangkan jenis bakteri yang terdapat dalam rongga mulut setelah berwudhu adalah 26,8% Pseudomonas sp, 20% Lactobacillus sp, 5% Streptococcus sp, dan 2% Staphylococcus sp. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan jumlah bakteri yaitu peningkatan bakteri gram positif pada rongga mulut setelah berwudhu.
Title: Isolasi dan Identifikasi Bakteri pada Mulut Sebelum dan Sesudah Wudhu
Description:
Rongga mulut merupakan gerbang masuknya berbagai macam mikroorganisme ke dalam tubuh dengan prevalensi penduduk yang mempunyai masalah gigi dan mulut di Indonesia mengalami peningkatan tiap tahunnya.
Flora normal rongga mulut berperan sebagai pertahanan tubuh namun flora normal dapat menimbulkan penyakit, karena adanya faktor predisposisi yaitu kebersihan rongga mulut.
Oleh karenanya perlu ditemukan alternatif dalam memelihara kesehatan mulut.
Islam adalah agama yang menekankan kebersihan diri, misalnya berwudhu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri pada mulut sebelum dan sesudah wudhu.
Penelitian ini menggunakan desain non eksperimental dengan metode Narrative Review.
Penelusuran pustaka dilakukan melalui jurnal nasional, jurnal internasional, clinical key, textbook, dan proceding book tahun 2016 – 2020.
Hasil penelitian ini didapatkan bahwa jenis bakteri yang terdapat dalam rongga mulut sebelum berwudhu adalah 33,33% Pseudomonas sp, 6,67% Lactobacillus sp, 3,33% Streptococcus sp, dan 0,14% Staphylococcus sp sedangkan jenis bakteri yang terdapat dalam rongga mulut setelah berwudhu adalah 26,8% Pseudomonas sp, 20% Lactobacillus sp, 5% Streptococcus sp, dan 2% Staphylococcus sp.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan jumlah bakteri yaitu peningkatan bakteri gram positif pada rongga mulut setelah berwudhu.
Related Results
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL IAA (INDOLE ACETIC ACID) DARI RHIZOSFER TANAMAN AKASIA (Acacia mangium)
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI PENGHASIL IAA (INDOLE ACETIC ACID) DARI RHIZOSFER TANAMAN AKASIA (Acacia mangium)
IAA adalah produk paling umum dari metabolisme L-triptofan yang dapat diproduksi oleh beberapa mikroorganisme. Beberapa mikroorganisme yang memiliki potensi menghasilkan IAA adalah...
PENGURUSAN SISA TOPENG MULUT DAN HIDUNG SEBAGAI SISA BERISIKO: KAJIAN AWAL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 DI SABAH
PENGURUSAN SISA TOPENG MULUT DAN HIDUNG SEBAGAI SISA BERISIKO: KAJIAN AWAL TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID-19 DI SABAH
Isu penularan wabak virus Corona atau COVID-19 telah mengubah landskap kehidupan manusia ke arah lebih berhati-hati, termasuklah pemakaian topeng mulut dan hidung semasa berurusan ...
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Termofililk Penghasil Enzim Protease Asal Sumber Air Panas Way Belerang, Lampung
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Termofililk Penghasil Enzim Protease Asal Sumber Air Panas Way Belerang, Lampung
Abstrak
Protease merupakan enzim yang menghidrolisis ikatan peptida pada protein. Enzim ini biasa dimanfaatkan dalam industri pangan, pertanian, medis hingga membantu dalam proses...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS PERBEDAAN RETURN SAHAM SEBELUM & SESUDAH HARI RAYA IDUL FITRI DAN IDUL ADHA
ANALISIS PERBEDAAN RETURN SAHAM SEBELUM & SESUDAH HARI RAYA IDUL FITRI DAN IDUL ADHA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan return saham sebelum dan sesudah hari raya idul fitri serta idul adha pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada periode ...
Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut pada Ibu-Ibu PKK
Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut pada Ibu-Ibu PKK
Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang dapat membentuk perilaku seseorang, kurangnya pengetahuan akan membentuk perilaku yang keliru terhadap menjaga kebersihan gigi dan mulu...
IDENTIFIKASI BAKTERI RONGGA MULUT PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI PEKANBARU
IDENTIFIKASI BAKTERI RONGGA MULUT PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK DI PEKANBARU
Kebiasaan merokok merupakan salah satu penyebab timbulnya berbagai masalah kesehatan salah satunya penyakit rongga mulut. Kondisi kesehatan mulut yang menurun akibat rokok tersebut...

