Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Motif Pekerja Anak Sektor Pertanian Tembakau Di Desa Jeropuri Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah

View through CrossRef
T Children are entrusted by the state that must be given rights, obligations and protection. However, child labour still exists today. This study aims to determine the motives of child labour in tobacco farming and the implications on education and social behaviour in Jeropuri Village, East Praya District, Central Lombok Regency. This study uses qualitative methods with a phenomenological approach, Alfred Schutz's thoughts on "because motive" and "in-order-to motive", and Engkus Kuswarno's past, present, and future motives. The results showed three motives for child labour in tobacco farming; 1) because motive: parenting, peers, and personal initiative to help parents. 2) Today's motives: maintaining relationships and fulfilment. 3) In-order-to motive: to become the next generation of their parents, rewards, and meet future needs. The implications of action are negative such as disruption of educational activities, poor attitude toward parents, huddling, consumptive, and deviant, while positive implications are independent and strong solidarity.  Anak adalah titipan negara yang harus diberikan hak, kewajiban, dan perlindungan oleh setiap orang. Namun pada realitas yang terjadi, fenomena pekerja anak masih banyak ditemukan sampai saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif pekerja anak pada sektor pertanian tembakau dan implikasi tindakannya pada aspek pendidikan dan perilaku sosial anak di Desa Jeropuri Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, serta pemikiran Alfred Schutz tentang because motive dan in-order-to motive serta Engkus Kuswarno tentang motif masa lalu, masa kini, dan motif masa mendatang sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga motif pekerja anak sektor pertanian tembakau yakni: 1) because motive, yaitu pola asuh orang tua, teman sebaya dan inisiatif pribadi membantu orang tua, 2) motif masa kini, yaitu menyambung silaturahmi dan memenuhi kebutuhan, 3) serta in-order-to motive, yaitu untuk menjadi generasi penerus orang tuanya, harapan mendapatkan imbalan dan memenuhi kebutuhan masa depan. Adapun implikasi tindakan yakni implikasi negatif dan implikasi positif. Implikasi negatif yaitu: 1) terganggunya aktivitas pendidikan; 2) perilaku sosial kepada orang tua yakni sering melawan orang tua; 3) perilaku sosial anak dengan teman kerja, yakni sering ngerumpi; 4) perilaku sosial konsumtif; dan 5) perilaku sosial menyimpang, yakni anak menjadi sering merokok dan minum tuak, sedangkan implikasi positif yaitu: 1) anak menjadi lebih mandiri, dan 2) menguatkan solidaritas sesama teman kerja.
Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Selatan
Title: Motif Pekerja Anak Sektor Pertanian Tembakau Di Desa Jeropuri Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah
Description:
T Children are entrusted by the state that must be given rights, obligations and protection.
However, child labour still exists today.
This study aims to determine the motives of child labour in tobacco farming and the implications on education and social behaviour in Jeropuri Village, East Praya District, Central Lombok Regency.
This study uses qualitative methods with a phenomenological approach, Alfred Schutz's thoughts on "because motive" and "in-order-to motive", and Engkus Kuswarno's past, present, and future motives.
The results showed three motives for child labour in tobacco farming; 1) because motive: parenting, peers, and personal initiative to help parents.
2) Today's motives: maintaining relationships and fulfilment.
3) In-order-to motive: to become the next generation of their parents, rewards, and meet future needs.
The implications of action are negative such as disruption of educational activities, poor attitude toward parents, huddling, consumptive, and deviant, while positive implications are independent and strong solidarity.
  Anak adalah titipan negara yang harus diberikan hak, kewajiban, dan perlindungan oleh setiap orang.
Namun pada realitas yang terjadi, fenomena pekerja anak masih banyak ditemukan sampai saat ini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif pekerja anak pada sektor pertanian tembakau dan implikasi tindakannya pada aspek pendidikan dan perilaku sosial anak di Desa Jeropuri Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, serta pemikiran Alfred Schutz tentang because motive dan in-order-to motive serta Engkus Kuswarno tentang motif masa lalu, masa kini, dan motif masa mendatang sebagai pisau analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga motif pekerja anak sektor pertanian tembakau yakni: 1) because motive, yaitu pola asuh orang tua, teman sebaya dan inisiatif pribadi membantu orang tua, 2) motif masa kini, yaitu menyambung silaturahmi dan memenuhi kebutuhan, 3) serta in-order-to motive, yaitu untuk menjadi generasi penerus orang tuanya, harapan mendapatkan imbalan dan memenuhi kebutuhan masa depan.
Adapun implikasi tindakan yakni implikasi negatif dan implikasi positif.
Implikasi negatif yaitu: 1) terganggunya aktivitas pendidikan; 2) perilaku sosial kepada orang tua yakni sering melawan orang tua; 3) perilaku sosial anak dengan teman kerja, yakni sering ngerumpi; 4) perilaku sosial konsumtif; dan 5) perilaku sosial menyimpang, yakni anak menjadi sering merokok dan minum tuak, sedangkan implikasi positif yaitu: 1) anak menjadi lebih mandiri, dan 2) menguatkan solidaritas sesama teman kerja.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
IDENTIFIKASI MANFAAT LIMBAH BATANG TEMBAKAU DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
IDENTIFIKASI MANFAAT LIMBAH BATANG TEMBAKAU DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Post-harvest management of tobacco commodities in East Lombok Regency is very important considering that the waste of tobacco stems, leaf stalks, seeds, and residues from the oven ...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
Analisis Kelayakan Usahatani Tembakau Rajangan Varietas Virginia Di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur
Analisis Kelayakan Usahatani Tembakau Rajangan Varietas Virginia Di Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur
Tembakau merupakan hasil dari tanaman perkebunan semusim yang termasuk dalam genus Nicotiana. Tembakau berasal dari Amerika Utara dan Amerika Selatan. Tembakau memiliki nilai ekono...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Pengolahan Daun Tembakau dan Dampaknya Terhadap Lingkungan
Pengolahan Daun Tembakau dan Dampaknya Terhadap Lingkungan
<p>Tembakau merupakan bahan baku utama industri hasil tembakau seperti rokok keretek, cerutu, tembakau iris, dan lain-lain. Sebelum digunakan, daun tembakau harus melalui pro...

Back to Top