Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

INTERVENSI TURKI DAN MESIR TERHADAP PERANG SAUDARA DI LIBYA

View through CrossRef
 Kekacauan yang terjadi di Libya yang masih terus terjadi ini telah berjalan sekitar hampir satu dasawarsa. Setelah hancurnya Rezim Khadafi yang tewas terbunuh pada tahun 2011 telah menyebakan kekosongan pemerintahan di Libya. Kekosongan pemerintahan ini dimanfaat oleh aktor-aktor domestiknya untuk dapat memegang kekuasaan tertinggi di Libya. Kehadiran aktor eskternal juga memperkeruh keadaan di Libya. Turki dan Mesir merupakan dua negara yang menjadi rivalitas pada konflik ini. Kedua negara baik Turki dan Mesir sama-sama memiliki kepentingan nasional yang ingin dicapai di sana, melihat Libya merupakan salah satu negara dengan sumber daya minyak yang kaya. Libya saat ini memliki dua pemerintahan yang saling bertolak belakang yaitu Government of National Accord (GNA) dipimpin oleh Perdana Menteri Fayez Al-Sarraj bermarkas di Tripoli dan Libyan National Army (LNA) dikomado oleh Marsekal Lapangan Khalifa Haftar berpusat di Tobruk. Turki bersama PBB mendukung Libya agar di bawah naungan pimpinan Government of National Accord (GNA) sedangkan Mesir mendukung Libya berada dalam kendali Libyan National Army (LNA). Keterlibatan dua negara ini juga dibantu oleh sekutu-sekutu mereka, akan tetapi Turki dan Mesir yang paling bersitegang dalam konflik ini. Yang melatar belakangi perbedaan kepentingan Turki dan Mesir yang juga tidak kalah penting adalah permalasahan ideologis. Mesir sangat menentang kehadiran Ikhwanul Muslim baik dalam negeri, maupun luar negeri.  Jurnal ini menggunakan data kualitatif, data yang didapatkan bersumber dari data sekunder dengan pengambilan data kepustakaan (library research) seperti buku, jurnal, artikel, serta media lainnya. Metode kualitatif ini juga menggunakan penjelasan eksplanasi yang dimaksud untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana sesuatu yang sedang terjadi. Penulisan ini bertujuan untuk memahami landasan kepentingan   antara Turki dan Mesir melakukan intervensi terhadap konflik di Libya.Kata Kunci: Konflik Libya, Intervensi Turki-Mesir, GNA (Government of National Accord (GNA), LNA (Libyan National Army).
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Title: INTERVENSI TURKI DAN MESIR TERHADAP PERANG SAUDARA DI LIBYA
Description:
 Kekacauan yang terjadi di Libya yang masih terus terjadi ini telah berjalan sekitar hampir satu dasawarsa.
Setelah hancurnya Rezim Khadafi yang tewas terbunuh pada tahun 2011 telah menyebakan kekosongan pemerintahan di Libya.
Kekosongan pemerintahan ini dimanfaat oleh aktor-aktor domestiknya untuk dapat memegang kekuasaan tertinggi di Libya.
Kehadiran aktor eskternal juga memperkeruh keadaan di Libya.
Turki dan Mesir merupakan dua negara yang menjadi rivalitas pada konflik ini.
Kedua negara baik Turki dan Mesir sama-sama memiliki kepentingan nasional yang ingin dicapai di sana, melihat Libya merupakan salah satu negara dengan sumber daya minyak yang kaya.
Libya saat ini memliki dua pemerintahan yang saling bertolak belakang yaitu Government of National Accord (GNA) dipimpin oleh Perdana Menteri Fayez Al-Sarraj bermarkas di Tripoli dan Libyan National Army (LNA) dikomado oleh Marsekal Lapangan Khalifa Haftar berpusat di Tobruk.
Turki bersama PBB mendukung Libya agar di bawah naungan pimpinan Government of National Accord (GNA) sedangkan Mesir mendukung Libya berada dalam kendali Libyan National Army (LNA).
Keterlibatan dua negara ini juga dibantu oleh sekutu-sekutu mereka, akan tetapi Turki dan Mesir yang paling bersitegang dalam konflik ini.
Yang melatar belakangi perbedaan kepentingan Turki dan Mesir yang juga tidak kalah penting adalah permalasahan ideologis.
Mesir sangat menentang kehadiran Ikhwanul Muslim baik dalam negeri, maupun luar negeri.
 Jurnal ini menggunakan data kualitatif, data yang didapatkan bersumber dari data sekunder dengan pengambilan data kepustakaan (library research) seperti buku, jurnal, artikel, serta media lainnya.
Metode kualitatif ini juga menggunakan penjelasan eksplanasi yang dimaksud untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana sesuatu yang sedang terjadi.
Penulisan ini bertujuan untuk memahami landasan kepentingan   antara Turki dan Mesir melakukan intervensi terhadap konflik di Libya.
Kata Kunci: Konflik Libya, Intervensi Turki-Mesir, GNA (Government of National Accord (GNA), LNA (Libyan National Army).

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
The Arab Spring in Libya: Dynamics of Political Islam During the Muammar Khadafi Regime
The Arab Spring in Libya: Dynamics of Political Islam During the Muammar Khadafi Regime
Arab spring memberikan pengaruh signifikan terhadap keadaan sosial dan politik di Libya era Muammar Khadafi. Jumlah pengangguran meningkat dan kegiatan bisnis wiraswasta mengalami ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Sejarah Perang Salib dan Akibat yang Ditimbulkan Terhadap Peradaban Islam
Sejarah Perang Salib dan Akibat yang Ditimbulkan Terhadap Peradaban Islam
Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengkaji dan menganalisis sejarah perang salip; 2) Mengulas akibat yang ditimbulkan dari perang salib terhadap peradaban Islam. Penelitian ini mengg...
KEBIJAKAN TURKI DALAM MENDIRIKAN BUFFER ZONE PADA KONFLIK TURKI-KURDI DI SURIAH TAHUN 2019
KEBIJAKAN TURKI DALAM MENDIRIKAN BUFFER ZONE PADA KONFLIK TURKI-KURDI DI SURIAH TAHUN 2019
Penelitian ini berisikan tentang analisis kebijakan Turki dalam mendirikan buffer zone atau zona penyangga di Suriah Utara dalam isu konflik Turki-Kurdi. Penelitian ini memiliki ur...
Pemodelan ARIMA Intervensi Untuk Meramalkan Harga Minyak Mentah Dunia
Pemodelan ARIMA Intervensi Untuk Meramalkan Harga Minyak Mentah Dunia
Harga minyak mentah dunia mengalami penurunan yang sangat signifikan karena adanya suatu intervensi, yaitu pandemi COVID-19. Peramalan harga minyak mentah dunia penting dilakukan u...
Perang Aceh 1873–1912: Dari Pengkhianatan Perjanjian Sumatera hingga Lahirnya Semangat Perang Sabil
Perang Aceh 1873–1912: Dari Pengkhianatan Perjanjian Sumatera hingga Lahirnya Semangat Perang Sabil
Perang Aceh (1873–1912) merupakan salah satu konflik kolonial terpanjang dalam sejarah Indonesia yang berakar pada pengkhianatan Belanda terhadap Perjanjian Sumatera 1871. Pelangga...

Back to Top