Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keanekaragaman Jenis Kelelawar (Chiroptera) di Taman Nasional Kelimutu

View through CrossRef
Kelelawar (chiroptera) merupakan satu satunya jenis mamalia yang bisa terbang. Kelelawar memiliki mobilitas tinggi di dalam aktivitas mencari makanan seperti bunga, buah, nektar, dan serangga pada malam hari. Indonesia memiliki beberapa jenis kelelawar yang tersebar luas dibeberapa pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Dalam hal ini Taman Nasional Kelimutu memiliki berbagai habitat potensial bagi flora dan fauna yang dapat mendukung kehidupan kelelawar. Informasi mengenai kelelawar yang terdapat di Taman Nasional Kelimutu belum tersedia sampai saat ini, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi/data awal mengenai jenis kelelawar di Taman Nasional Kelimutu. Sehingga diharapkan data-data tersebut dapat bermanfaat bagi pihak instansi dan masyarakat umum sebagai data awal tentang jenis kelelawar (Chiroptera) di Taman Nasional Kelimutu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keanekaragaman jenis kelelawar (Chiroptera) baik nama spesies, nama lokal, dan nama famili pada Taman Nasional Kelimutu. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dengan menggunakan alat seperti Harpa dan Misnet dan analisi vegetasi. hasil penelitian menunjukan bahwa jenis terbanyak yaitu Codot nusatenggara (Chinopterus nusatenggara) sebanyak 35 individu dengan lokasi temuan tertinggi yaitu resor Wolojita sebanyak 12 individu. Sementara untuk jenis yang paling sedikit ditemukan yaitu Lasiwen biasa (Myotis muricola) dengan total keseluruhan penemuan pada kelima lokasi sebanyak 14 individu hal ini menujukan masing-masing lokasi sangat berfariasi keanekaragamannya. kelelawar yang didapat ini memiliki kategori status Least Concern (LC), meskipun saat ini keempat jenis kelelawar ini tidak menghadapi ancaman kepunahan yang serius di alam liar, namun tetap penting untuk menjaga habitatnya agar tetap stabil.
Title: Keanekaragaman Jenis Kelelawar (Chiroptera) di Taman Nasional Kelimutu
Description:
Kelelawar (chiroptera) merupakan satu satunya jenis mamalia yang bisa terbang.
Kelelawar memiliki mobilitas tinggi di dalam aktivitas mencari makanan seperti bunga, buah, nektar, dan serangga pada malam hari.
Indonesia memiliki beberapa jenis kelelawar yang tersebar luas dibeberapa pulau besar seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
Dalam hal ini Taman Nasional Kelimutu memiliki berbagai habitat potensial bagi flora dan fauna yang dapat mendukung kehidupan kelelawar.
Informasi mengenai kelelawar yang terdapat di Taman Nasional Kelimutu belum tersedia sampai saat ini, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan informasi/data awal mengenai jenis kelelawar di Taman Nasional Kelimutu.
Sehingga diharapkan data-data tersebut dapat bermanfaat bagi pihak instansi dan masyarakat umum sebagai data awal tentang jenis kelelawar (Chiroptera) di Taman Nasional Kelimutu.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keanekaragaman jenis kelelawar (Chiroptera) baik nama spesies, nama lokal, dan nama famili pada Taman Nasional Kelimutu.
Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dengan menggunakan alat seperti Harpa dan Misnet dan analisi vegetasi.
hasil penelitian menunjukan bahwa jenis terbanyak yaitu Codot nusatenggara (Chinopterus nusatenggara) sebanyak 35 individu dengan lokasi temuan tertinggi yaitu resor Wolojita sebanyak 12 individu.
Sementara untuk jenis yang paling sedikit ditemukan yaitu Lasiwen biasa (Myotis muricola) dengan total keseluruhan penemuan pada kelima lokasi sebanyak 14 individu hal ini menujukan masing-masing lokasi sangat berfariasi keanekaragamannya.
kelelawar yang didapat ini memiliki kategori status Least Concern (LC), meskipun saat ini keempat jenis kelelawar ini tidak menghadapi ancaman kepunahan yang serius di alam liar, namun tetap penting untuk menjaga habitatnya agar tetap stabil.

Related Results

Pkm Budi Daya Kelelawar Di Desa Boyong Atas Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan
Pkm Budi Daya Kelelawar Di Desa Boyong Atas Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan
Kelelawar pemakan buah adalah satwa liar yang berperan sebagai penyerbuk buah-buahan dan penyebar biji-bijian. Namun kelelawar pemakan buah dijadikan bahan pangan. Dikhatirkan popu...
KEANEKARAGAMAN JENIS KELELAWAR DI KABUPATEN MALAKA
KEANEKARAGAMAN JENIS KELELAWAR DI KABUPATEN MALAKA
Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia yang dapat terbang dan digolongkan dalam bangsa Chiroptera yang berarti mempunyai “sayap tangan”. Kelelawar berperan sangat penting bagi ke...
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Pengawasan Taman Nasional Tesso Nilo Oleh Balai Taman Nasional Tesso Nilo Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan
Penelitian ini mengkaji mengenai pengawasan taman nasional tesso nilo oleh balai taman nasional tesso nilo kecamatan ukui kabupaten pelalawan, dengan rumusan masalah tentang bagaim...
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
ELEMEN PENDUKUNG TAMAN KOTA DI TAMAN KRUCUK DAN TAMAN BUNDERAN MUNJUL
Sejak dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun 2012 lalu, Taman Krucuk yang berada di jalan Lohbener, Kesenden, Kejaksan, kota Cirebon, Jawa Barat belum kunjung sele...
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Kontrak Konservasi Sebagai Dasar Kesepakatan Desa Penyangga Wisata Alam Taman Nasional Bali Barat
Pelestarian lingkungan kawasan wisata alam oleh Kesatuan Pelestarian Hutan Konservasi Taman Nasional Bali Barat saat ini telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak (mitra), s...
Tongue Structure of Rhinolophus pusillus and Miniopterus schreibersii
Tongue Structure of Rhinolophus pusillus and Miniopterus schreibersii
Kelelawar memiliki berbagai peran penting baik secara ekologis maupun ekonomis yaitu dalam pengendalian hama, siklus nutrien, pollinator, dan penghasil guano. Namun, kelelawar meng...
Keanekaragaman Tumbuhan Dan Cadangan Karbon Taman Wisata Alam Bipolo, Kabupaten Kupang
Keanekaragaman Tumbuhan Dan Cadangan Karbon Taman Wisata Alam Bipolo, Kabupaten Kupang
Taman Wisata Alam Bipolo merupakan salah satu tipe hutan kering luruh daun di Pulau Timor yang masih tersisa. Pengelolaan kawasan diperlukan informasi dan data tentang keanekaragam...
Aplikasi Penggunaan Kotoran Kelelawar terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai
Aplikasi Penggunaan Kotoran Kelelawar terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kotoran kelelawar terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Pupuk kotoran kelelawar, yang mengandung unsur ha...

Back to Top