Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Pemisah Arah, Terhadap Kinerja Ruas Jl. Jenderal Soeharto Kota Kupang
View through CrossRef
Sepanjang ruas Jalan Jenderal Soeharto didominasi pertokoan, sarana pendidikan, perdagangan, perhotelan, dan SPBU yang mengakibatkan ruas jalan ini memiliki aktivitas yang sangat tinggi, hal ini dapat menyebabkan terjadinya konflik pergerakan dalam arus lalulintas dan juga dapat memicu kemacetan. Pemisah arah sementara sendiri di pasang di Jalan guna mengurangi konflik kendaraan belok kanan sehingga dapat meningkatkan kelancaran lalulintas. Berdasarkan hasil dari penelitian dan pengolahan data evaluasi kinerja jalan dapat dinyatakan kapasitas jalan setelah adanya pemisah arah menjadi bertambah menjadi 2213,24smp/jam dari sebelumm adanya pemisah arah yaitu 2079smp/jam sedangkan untuk kecepatan arus bebas yang sebelum adanya pemisah arah 37,18 Km/Jam menjadi menurun setelah adanya pemisah arah 35,72 Km/Jam, dan derajat kejenuhan sebelum adanya pemisah arah 1,09 menjadi meningkat menjadi 1,69 setelah adanya pemisah arah, dengan tingkat pelayanan tetap sama dalam predikat buruk atau F sebelum maupun sesudah adanya pemisah arah, faktor meningkatnya derajat kejenuhan disebabkan dari volume lalulintas yang meningkat dari sebelum adannya pemisah arah 1722,70 Smp/Jam menjadi 3757,50 Smp/Jam setelah adanya pemisah arah, bertambahnya volume lalulintas dipengaruhi oleh bertambahnya penduduk kota Kupang setiap tahunnya sedangkangkan untuk hambatan samping menurun sebelum adanya pemisah arah 2277,25Smp/Jam menjadi 1031,40 Smp/Jam setelah adanya pemisah arah. Solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja ruas jalan dan tingkat pelayanan jalan adalah dengan cara pemasangan rambu-rambun larang parkir untuk mengurangi tingkat hambatan samping akibat kurangnya kesadaran masyarakat pengguna jalan dan Perlu diadakan penertiban oleh pihak-pihak terkait agar dapat menertipkan pedagang kaki lima yang berdagang di trotoar yang dapat mengurangi fungsi trotoar.
Jurnal Teknik Sipil Cendekia, Universitas Winaya Mukti
Title: Evaluasi Pemisah Arah, Terhadap Kinerja Ruas Jl. Jenderal Soeharto Kota Kupang
Description:
Sepanjang ruas Jalan Jenderal Soeharto didominasi pertokoan, sarana pendidikan, perdagangan, perhotelan, dan SPBU yang mengakibatkan ruas jalan ini memiliki aktivitas yang sangat tinggi, hal ini dapat menyebabkan terjadinya konflik pergerakan dalam arus lalulintas dan juga dapat memicu kemacetan.
Pemisah arah sementara sendiri di pasang di Jalan guna mengurangi konflik kendaraan belok kanan sehingga dapat meningkatkan kelancaran lalulintas.
Berdasarkan hasil dari penelitian dan pengolahan data evaluasi kinerja jalan dapat dinyatakan kapasitas jalan setelah adanya pemisah arah menjadi bertambah menjadi 2213,24smp/jam dari sebelumm adanya pemisah arah yaitu 2079smp/jam sedangkan untuk kecepatan arus bebas yang sebelum adanya pemisah arah 37,18 Km/Jam menjadi menurun setelah adanya pemisah arah 35,72 Km/Jam, dan derajat kejenuhan sebelum adanya pemisah arah 1,09 menjadi meningkat menjadi 1,69 setelah adanya pemisah arah, dengan tingkat pelayanan tetap sama dalam predikat buruk atau F sebelum maupun sesudah adanya pemisah arah, faktor meningkatnya derajat kejenuhan disebabkan dari volume lalulintas yang meningkat dari sebelum adannya pemisah arah 1722,70 Smp/Jam menjadi 3757,50 Smp/Jam setelah adanya pemisah arah, bertambahnya volume lalulintas dipengaruhi oleh bertambahnya penduduk kota Kupang setiap tahunnya sedangkangkan untuk hambatan samping menurun sebelum adanya pemisah arah 2277,25Smp/Jam menjadi 1031,40 Smp/Jam setelah adanya pemisah arah.
Solusi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja ruas jalan dan tingkat pelayanan jalan adalah dengan cara pemasangan rambu-rambun larang parkir untuk mengurangi tingkat hambatan samping akibat kurangnya kesadaran masyarakat pengguna jalan dan Perlu diadakan penertiban oleh pihak-pihak terkait agar dapat menertipkan pedagang kaki lima yang berdagang di trotoar yang dapat mengurangi fungsi trotoar.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
ELEMEN-ELEMEN PEMBENTUK SISTEM KOTA-LAMA KUPANG
ELEMEN-ELEMEN PEMBENTUK SISTEM KOTA-LAMA KUPANG
Abstract: This research focuses on the old city-area of Kupang as a historical area formed based on the typology and morphology of the city of Kupang in the past. In the study of t...
EVALUASI KINERJA ARUS LALU LINTAS DISEPUTARAN TAMAN BUGIS KOTA SUMBAWA BESAR
EVALUASI KINERJA ARUS LALU LINTAS DISEPUTARAN TAMAN BUGIS KOTA SUMBAWA BESAR
Perubahan arus lalu lintas menjadi satu arah pada ruas jalan utama yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa. tentunya akan berimbas pada pengguna jalan yang memiliki kecenderun...
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DI WILAYAH PUSAT KOTA STUDI KASUS ( RUAS JALANANDI DJEMMA EX. JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA PALOPO
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN DI WILAYAH PUSAT KOTA STUDI KASUS ( RUAS JALANANDI DJEMMA EX. JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA PALOPO
Dalam menentukan kinerja lalulintas pada ruas jalan Andi Djemma ex. Jalan Jenderal Sudirman Kota Palopo dapat digunakan beberapa populasi variabel utama, yaitu volume, kecepatan, k...
PEMETAAN PENYEBARAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA KUPANG TAHUN 2019-2023
PEMETAAN PENYEBARAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA KUPANG TAHUN 2019-2023
ABSTRAK
Pemetaan adalah proses pengelompokan wilayah berdasarkan kondisi geografis yang melibatkan dataran, sumber daya, dan populasi yang mempengaruhi aspek sosial budaya, dan di...
EVALUASI KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KOTA KUPANG
EVALUASI KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU TERHADAP PENGENDALIAN PENCEMARAN UDARA DI KOTA KUPANG
Kota Kupang merupakan ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan luas wilayah sebesar 180,27 km². Letak Kota Kupang yang strategis, sebagai Ibukota Propinsi NTT menjadi daya...
KARAKTERISASI PERISTIWA PETIR DI WILAYAH KOTA KUPANG SERTA KETERKAITANNYA DENGAN CURAH HUJAN
KARAKTERISASI PERISTIWA PETIR DI WILAYAH KOTA KUPANG SERTA KETERKAITANNYA DENGAN CURAH HUJAN
Abstrak
Telah dilakukan penelitian berkaitan dengan karakterisasi peristiwa petir diwilayah kota Kupang serta keterkaitannya dengan curah hujan. Total kejadian curah hujan u...
ASPEK KE-SOEHARTO-AN DALAM KUMPULAN CERPEN SOEHARTO DALAM CERPEN INDONESIA
ASPEK KE-SOEHARTO-AN DALAM KUMPULAN CERPEN SOEHARTO DALAM CERPEN INDONESIA
This research study aims to describe (1) the forms of Soeharto-related aspectsand (2) ways of expressing those aspects in the anthology of short stories entitledSuharto claim Cerpe...

