Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KARAKTERISASI PERISTIWA PETIR DI WILAYAH KOTA KUPANG SERTA KETERKAITANNYA DENGAN CURAH HUJAN

View through CrossRef
Abstrak Telah dilakukan penelitian berkaitan dengan karakterisasi peristiwa petir diwilayah  kota Kupang serta keterkaitannya dengan curah hujan. Total kejadian curah hujan untuk wilayah kota Kupang pada tahun 2013 adalah sebesar 1.956 mm, tahun 2014 sebesar 1.402 mm, tahun 2015 sebesar 1.324 mm dan tahun 2016 total curah hujannya adalah 920 mm. Dari analisis curah hujan pertahun untuk wilayah kota kupang diperoleh bahwa secara umum kota kupang memiliki tipe pola hujan monsunal. Sambaran CG tahun 2013 berjumlah 61.852 sambaran, tahun 2014 berjumlah 234.452 sambaran, tahun 2015 berjumalh 109.915 sambaran CG, tahun 2016 berjumlah 118.753 sambaran. Berdasarkan pengolahan data sebaran sambaran CG untuk wilayah Kota Kupang dari tahun 2013-2016 diperoleh bahwa wilayah yang banyak terjadi sambaran petir tiap tahunnya adalah wilayah Oebobo. Nilai korelasi (r) antara petir CG dan curah hujan pada tiap tahun diperoleh pada tahun 2013 sebesar 0,859, tahun 2014 nilai korelasi sebesar 0,787, tahun 2015 sebesar 0,914, dan pada tahun 2016 sebesar 0,809. Berdasarkan hasil uji korelasi maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara curah hujan dan sambaran CG di wilayah kota Kupang memiliki hubungan yang searah. Kata kunci: petir cloud-to-ground (CG), curah hujan, korelasi Abstract [CHARACTERIZATION OF LIGHTNING EVENTS IN KUPANG CITY AREA AND THEIR CORRESPONDENCE WITH RAINFALL]. The research about analysis of characterization of lightning events in kupang city area and their correspondence with rainfall. The total rainfall for the city of Kupang in 2013 is 1,956 mm, 2014 by 1,402 mm, 2015 by 1,324 mm and in 2016 the total rainfall is 920 mm. From the analysis of rainfall per year for the city area Kupang obtained that in general Kupang city has a type of monsoonal rain pattern. The CG of 2013 is 61,852 strikes, 2014 of 234,452 strikes, 2015 of 109,915 CG strikes, 2016 of 118,753 strikes. Based on data processing spread of CG to Kupang City area from year 2013-2016 obtained that the area that happened many lightning strike every year is Oebobo area. Correlation value (r) between CG lightning and rainfall in each year is obtained in 2013 of 0.859, 2014 correlation value of 0.787, 2015 of 0.914, and in 2016 of 0.809. Based on the results of correlation test it can be concluded that the relationship between rainfall and CG strikes in the city of Kupang has a direct relationship. Keywords: Cloud-to-Ground (CG) lightning, rainfall, correlation
Title: KARAKTERISASI PERISTIWA PETIR DI WILAYAH KOTA KUPANG SERTA KETERKAITANNYA DENGAN CURAH HUJAN
Description:
Abstrak Telah dilakukan penelitian berkaitan dengan karakterisasi peristiwa petir diwilayah  kota Kupang serta keterkaitannya dengan curah hujan.
Total kejadian curah hujan untuk wilayah kota Kupang pada tahun 2013 adalah sebesar 1.
956 mm, tahun 2014 sebesar 1.
402 mm, tahun 2015 sebesar 1.
324 mm dan tahun 2016 total curah hujannya adalah 920 mm.
Dari analisis curah hujan pertahun untuk wilayah kota kupang diperoleh bahwa secara umum kota kupang memiliki tipe pola hujan monsunal.
Sambaran CG tahun 2013 berjumlah 61.
852 sambaran, tahun 2014 berjumlah 234.
452 sambaran, tahun 2015 berjumalh 109.
915 sambaran CG, tahun 2016 berjumlah 118.
753 sambaran.
Berdasarkan pengolahan data sebaran sambaran CG untuk wilayah Kota Kupang dari tahun 2013-2016 diperoleh bahwa wilayah yang banyak terjadi sambaran petir tiap tahunnya adalah wilayah Oebobo.
Nilai korelasi (r) antara petir CG dan curah hujan pada tiap tahun diperoleh pada tahun 2013 sebesar 0,859, tahun 2014 nilai korelasi sebesar 0,787, tahun 2015 sebesar 0,914, dan pada tahun 2016 sebesar 0,809.
Berdasarkan hasil uji korelasi maka dapat disimpulkan bahwa hubungan antara curah hujan dan sambaran CG di wilayah kota Kupang memiliki hubungan yang searah.
Kata kunci: petir cloud-to-ground (CG), curah hujan, korelasi Abstract [CHARACTERIZATION OF LIGHTNING EVENTS IN KUPANG CITY AREA AND THEIR CORRESPONDENCE WITH RAINFALL].
The research about analysis of characterization of lightning events in kupang city area and their correspondence with rainfall.
The total rainfall for the city of Kupang in 2013 is 1,956 mm, 2014 by 1,402 mm, 2015 by 1,324 mm and in 2016 the total rainfall is 920 mm.
From the analysis of rainfall per year for the city area Kupang obtained that in general Kupang city has a type of monsoonal rain pattern.
The CG of 2013 is 61,852 strikes, 2014 of 234,452 strikes, 2015 of 109,915 CG strikes, 2016 of 118,753 strikes.
Based on data processing spread of CG to Kupang City area from year 2013-2016 obtained that the area that happened many lightning strike every year is Oebobo area.
Correlation value (r) between CG lightning and rainfall in each year is obtained in 2013 of 0.
859, 2014 correlation value of 0.
787, 2015 of 0.
914, and in 2016 of 0.
809.
Based on the results of correlation test it can be concluded that the relationship between rainfall and CG strikes in the city of Kupang has a direct relationship.
Keywords: Cloud-to-Ground (CG) lightning, rainfall, correlation.

Related Results

Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
Prediksi Curah Hujan Menggunakan Data Hujan Satelit CHIRPS dan PERSIANN-CDR di DAS Bedadung Kabupaten Jember
Prediksi Curah Hujan Menggunakan Data Hujan Satelit CHIRPS dan PERSIANN-CDR di DAS Bedadung Kabupaten Jember
Curah hujan merupakan data penting dalam pemodelan hidrologi, pengendalian daya air, perencanaan alokasi air dan pemanfaatan sumber daya air lainnya. Namun, dalam operasionalnya, s...
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Abstract. Rain is a common natural phenomenon that is very difficult to predict. Many factors can affect the occurrence of rain, ranging from temperature, humidity, sunlight intens...
PEMODELAN STOKASTIK CURAH HUJAN HARIAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
PEMODELAN STOKASTIK CURAH HUJAN HARIAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Sebagian besar wilayah Kabupaten Lombok Tengah memiliki iklim sabana tropis (Aw) dengan dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau, menurut klasifikasi iklim Koppen. ...
Dampak La Nina 2020 – 2021 Terhadap Curah Hujan di Sulawesi Tenggara
Dampak La Nina 2020 – 2021 Terhadap Curah Hujan di Sulawesi Tenggara
Untuk mengetahui pengaruh La Nina tahun 2020/2021 terhadap curah hujan di Sulawesi Tenggara maka analisis terkait dampaknya dilakukan. Tahun 2020 merupakan tahun La Nina Moderat ya...
Pengaruh Central Pacific dan eastern Pacific El Nino terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi
Pengaruh Central Pacific dan eastern Pacific El Nino terhadap variabilitas curah hujan di Sulawesi
Pulau Sulawesi dipengaruhi oleh fenomena Central Pacific (CP) dan Eastern Pacific (EP) El Niño. Curah hujan Sulawesi mencakup ketiga pola hujan yang ada di Indonesia yaitu Monsunal...
Penyimpangan Iklim ENSO dan IOD di Kalimantan Tengah Serta Kaitannya dengan Produksi Kelapa Sawit
Penyimpangan Iklim ENSO dan IOD di Kalimantan Tengah Serta Kaitannya dengan Produksi Kelapa Sawit
Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan yang membutuhkan curah hujan yang merata sepanjang tahun. Curah hujan diIndonesia memiliki 3 pola yaitu pola monsoonal, equatorial dan lok...

Back to Top