Javascript must be enabled to continue!
Analisis Karakteristik Curah Hujan di Wilayah Kabupaten Sinjai
View through CrossRef
This study aims to determine: 1) The characteristics of rainfall in Sinjai district area; 2) Rainfall patterns and trends from each rainfall station in Sinjai district area; 3) Types of crop patterns for rice and types of rainfall in Sinjai district area according to Schmidt-Fergusson and Oldeman. The data analysis technique used descriptive statistical analysis techniques. The results showed that: 1) The characteristics of rainfall in the Sinjai district area for the last 10 years from 2011-2020 showed rainfall ranging from 524.1-3373.8 mm/year, the highest rainfall intensity occurred in May and June, while the lowest rainfall intensity occurred in September and October; 2) The pattern and trend of rainfall from each rainfall station in Sinjai district area shows that it is not too much different from one station to another, most of the rainfall stations show a dynamic decrease in the pattern and trend of the highest rainfall at the station. Aparang Hulu, while the lowest rainfall patterns and trends are at the Sinjai Kota station; 3) Types of crop patterns for rice plants in the Sinjai district area, there are 3 types of cropping patterns, namely moving cropping patterns (tapin), left and right scattering planting patterns (haqiqah) and direct seed planting patterns (tabela), for the bulk type in According to Schmidt- Fergusson, the Sinjai district has 3 types of rainfall including type C, type D, and type E, while for the type of rainfall according to Oldeman there are 4 types of rainfall, namely type B2, type C2, type D2, and D3, determining the pattern of rainfall. planting based on the Oldeman method, namely rice and secondary crops.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Karakeristik curah hujan yang ada di wilayah Kabupaten Sinjai; 2) Pola dan tren curah hujan dari masing-masing stasiun curah hujan yang ada di wilayah Kabupaten Sinjai; 3) Jenis pola tanaman untuk tanaman padi dan tipe curah hujan yang ada di wilayah Kabupaten Sinjai menurut Schmidt-Fergusson dan Oldeman. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Karakteristik curah hujan yang ada di wilayah Kabupaten Sinjai selama 10 tahun terakhir dari tahun 2011-2020 menunjukkan curah hujan yang berkisar antara 524,1-3373,8 mm/tahun, intensitas curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Mei dan Juni, sedangkan intensitas curah hujan terendah terjadi pada bulan September dan Oktober; 2) Pola dan tren curah hujan menunjukkan sebagian besar stasiun curah hujan menunjukkan penurunan secara dinamis pola dan tren curah hujan tertinggi pada stasiun Aparang Hulu, sedangkan pola dan tren curah hujan terendah pada stasiun Sinjai Kota; 3) Jenis pola tanaman untuk tanaman padi yang ada diwilayah Kabupaten Sinjai terdapat 3 jenis pola tanam yaitu pola tanam pindah (tapin), jenis pola tanam hambur kiri kanan (haqiqah) dan pola tanam benih langsung (tabela), untuk tipe curah yang ada di wilayah kabupaten Sinjai menurut Schmidt-Fergusson terdapat 3 tipe curah hujan diantaranya tipe C, tipe D, dan tipe E, sedangkan untuk tipe curah hujan menurut Oldeman terdapat 4 tipe curah hujan yaitu tipe B2, tipe C2, tipe D2, dan D3, penentuan pola tanam berdasarkan metode Oldeman yaitu tanaman padi dan palawija.
Title: Analisis Karakteristik Curah Hujan di Wilayah Kabupaten Sinjai
Description:
This study aims to determine: 1) The characteristics of rainfall in Sinjai district area; 2) Rainfall patterns and trends from each rainfall station in Sinjai district area; 3) Types of crop patterns for rice and types of rainfall in Sinjai district area according to Schmidt-Fergusson and Oldeman.
The data analysis technique used descriptive statistical analysis techniques.
The results showed that: 1) The characteristics of rainfall in the Sinjai district area for the last 10 years from 2011-2020 showed rainfall ranging from 524.
1-3373.
8 mm/year, the highest rainfall intensity occurred in May and June, while the lowest rainfall intensity occurred in September and October; 2) The pattern and trend of rainfall from each rainfall station in Sinjai district area shows that it is not too much different from one station to another, most of the rainfall stations show a dynamic decrease in the pattern and trend of the highest rainfall at the station.
Aparang Hulu, while the lowest rainfall patterns and trends are at the Sinjai Kota station; 3) Types of crop patterns for rice plants in the Sinjai district area, there are 3 types of cropping patterns, namely moving cropping patterns (tapin), left and right scattering planting patterns (haqiqah) and direct seed planting patterns (tabela), for the bulk type in According to Schmidt- Fergusson, the Sinjai district has 3 types of rainfall including type C, type D, and type E, while for the type of rainfall according to Oldeman there are 4 types of rainfall, namely type B2, type C2, type D2, and D3, determining the pattern of rainfall.
planting based on the Oldeman method, namely rice and secondary crops.
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Karakeristik curah hujan yang ada di wilayah Kabupaten Sinjai; 2) Pola dan tren curah hujan dari masing-masing stasiun curah hujan yang ada di wilayah Kabupaten Sinjai; 3) Jenis pola tanaman untuk tanaman padi dan tipe curah hujan yang ada di wilayah Kabupaten Sinjai menurut Schmidt-Fergusson dan Oldeman.
Teknik analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Karakteristik curah hujan yang ada di wilayah Kabupaten Sinjai selama 10 tahun terakhir dari tahun 2011-2020 menunjukkan curah hujan yang berkisar antara 524,1-3373,8 mm/tahun, intensitas curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Mei dan Juni, sedangkan intensitas curah hujan terendah terjadi pada bulan September dan Oktober; 2) Pola dan tren curah hujan menunjukkan sebagian besar stasiun curah hujan menunjukkan penurunan secara dinamis pola dan tren curah hujan tertinggi pada stasiun Aparang Hulu, sedangkan pola dan tren curah hujan terendah pada stasiun Sinjai Kota; 3) Jenis pola tanaman untuk tanaman padi yang ada diwilayah Kabupaten Sinjai terdapat 3 jenis pola tanam yaitu pola tanam pindah (tapin), jenis pola tanam hambur kiri kanan (haqiqah) dan pola tanam benih langsung (tabela), untuk tipe curah yang ada di wilayah kabupaten Sinjai menurut Schmidt-Fergusson terdapat 3 tipe curah hujan diantaranya tipe C, tipe D, dan tipe E, sedangkan untuk tipe curah hujan menurut Oldeman terdapat 4 tipe curah hujan yaitu tipe B2, tipe C2, tipe D2, dan D3, penentuan pola tanam berdasarkan metode Oldeman yaitu tanaman padi dan palawija.
Related Results
Prediksi Curah Hujan Menggunakan Data Hujan Satelit CHIRPS dan PERSIANN-CDR di DAS Bedadung Kabupaten Jember
Prediksi Curah Hujan Menggunakan Data Hujan Satelit CHIRPS dan PERSIANN-CDR di DAS Bedadung Kabupaten Jember
Curah hujan merupakan data penting dalam pemodelan hidrologi, pengendalian daya air, perencanaan alokasi air dan pemanfaatan sumber daya air lainnya. Namun, dalam operasionalnya, s...
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
Evaluasi data curah hujan terukur dan satelit PERSIANN-CCS dalam analisis debit banjir rancangan terhadap debit banjir terukur di DAS Tukad Petanu
Evaluasi data curah hujan terukur dan satelit PERSIANN-CCS dalam analisis debit banjir rancangan terhadap debit banjir terukur di DAS Tukad Petanu
Analisis debit banjir rancangan diperlukan dalam perencanaan bangunan air, terutama untuk mengetahui besarnya debit banjir rancangan di suatu Daerah Aliran Sungai (DAS). Metode hid...
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Abstract. Rain is a common natural phenomenon that is very difficult to predict. Many factors can affect the occurrence of rain, ranging from temperature, humidity, sunlight intens...
PEMODELAN STOKASTIK CURAH HUJAN HARIAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
PEMODELAN STOKASTIK CURAH HUJAN HARIAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Sebagian besar wilayah Kabupaten Lombok Tengah memiliki iklim sabana tropis (Aw) dengan dua
musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau, menurut klasifikasi iklim Koppen. ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Dampak La Nina 2020 – 2021 Terhadap Curah Hujan di Sulawesi Tenggara
Dampak La Nina 2020 – 2021 Terhadap Curah Hujan di Sulawesi Tenggara
Untuk mengetahui pengaruh La Nina tahun 2020/2021 terhadap curah hujan di Sulawesi Tenggara maka analisis terkait dampaknya dilakukan. Tahun 2020 merupakan tahun La Nina Moderat ya...
Pengaruh Curah Hujan dan Hari Hujan Terhadap Produksi Tembakau Na-Oogst di Kabupaten Jember
Pengaruh Curah Hujan dan Hari Hujan Terhadap Produksi Tembakau Na-Oogst di Kabupaten Jember
Tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L) merupakan salah satu komoditas tanaman perkebunan yang cukup penting di Indonesia. Salah satu daerah penghasil tembakau di Jawa Timur adalah ...

