Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMODELAN STOKASTIK CURAH HUJAN HARIAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH

View through CrossRef
Sebagian besar wilayah Kabupaten Lombok Tengah memiliki iklim sabana tropis (Aw) dengan dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau, menurut klasifikasi iklim Koppen. Musim penghujan biasanya terjadi dari bulan November hingga bulan April, dengan bulan terbasah Januari yang memiliki curah hujan rata-rata lebih dari 300 milimeter per bulan. Musim kemarau biasanya terjadi dari bulan Mei hingga bulan Oktober, dengan bulan terkering Agustus memiliki curah hujan rata-rata lebih dari 300 milimeter per bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki unsur stokastik dalam data curah hujan harian yang dikumpulkan dari enam stasiun hujan yang terletak di Kabupaten Lombok Tengah. Data curah hujan harian dari tahun 2010–2020 digunakan dalam penelitian ini. Metode analisis yang digunakan termasuk pemodelan periodik dan stokastik menggunakan Fast Fourier Transform (FFT) dan kuadrat terkecil untuk membuat model periodik curah hujan harian. Untuk menghitung model periodik, perbedaan antara curah hujan yang diukur dan model periodik dihitung. Ada perbedaan, menurut hasil penelitian metode stokastik yang dilakukan berdasarkan data curah hujan harian selama sepuluh tahun. Autogresif model orde tiga digunakan untuk menampilkan model stokastik. Untuk validasi seri stokastik, koefisien korelasi antara data dan model dapat dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data curah hujan harian sintetik yang diperoleh melalui seri waktu sangat mirip dengan curah hujan yang diukur. Untuk model periodik, koefisien korelasi (R) rata-rata adalah 0,9770, sedangkan untuk model stokastik adalah 0,9979, dan untuk model periodik stokastik adalah 0,99991.
Title: PEMODELAN STOKASTIK CURAH HUJAN HARIAN STASIUN HUJAN DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Description:
Sebagian besar wilayah Kabupaten Lombok Tengah memiliki iklim sabana tropis (Aw) dengan dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau, menurut klasifikasi iklim Koppen.
Musim penghujan biasanya terjadi dari bulan November hingga bulan April, dengan bulan terbasah Januari yang memiliki curah hujan rata-rata lebih dari 300 milimeter per bulan.
Musim kemarau biasanya terjadi dari bulan Mei hingga bulan Oktober, dengan bulan terkering Agustus memiliki curah hujan rata-rata lebih dari 300 milimeter per bulan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki unsur stokastik dalam data curah hujan harian yang dikumpulkan dari enam stasiun hujan yang terletak di Kabupaten Lombok Tengah.
Data curah hujan harian dari tahun 2010–2020 digunakan dalam penelitian ini.
Metode analisis yang digunakan termasuk pemodelan periodik dan stokastik menggunakan Fast Fourier Transform (FFT) dan kuadrat terkecil untuk membuat model periodik curah hujan harian.
Untuk menghitung model periodik, perbedaan antara curah hujan yang diukur dan model periodik dihitung.
Ada perbedaan, menurut hasil penelitian metode stokastik yang dilakukan berdasarkan data curah hujan harian selama sepuluh tahun.
Autogresif model orde tiga digunakan untuk menampilkan model stokastik.
Untuk validasi seri stokastik, koefisien korelasi antara data dan model dapat dihitung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa data curah hujan harian sintetik yang diperoleh melalui seri waktu sangat mirip dengan curah hujan yang diukur.
Untuk model periodik, koefisien korelasi (R) rata-rata adalah 0,9770, sedangkan untuk model stokastik adalah 0,9979, dan untuk model periodik stokastik adalah 0,99991.

Related Results

PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Penerapan Algoritma Backpropagation Neural Network dalam Memprediksi Curah Hujan Harian Kota Bandung
Abstract. Rain is a common natural phenomenon that is very difficult to predict. Many factors can affect the occurrence of rain, ranging from temperature, humidity, sunlight intens...
RASIONALISASI PENEMPATAN STASIUN HUJAN MENGGUNAKAN METODE KAGAN-RODDA DI WILAYAH KOTA METRO
RASIONALISASI PENEMPATAN STASIUN HUJAN MENGGUNAKAN METODE KAGAN-RODDA DI WILAYAH KOTA METRO
Hasil analisa hidrologi bergantung pada ketersediaan data hidrologinya yaitu berupa data hujan dari stasiun hujan sebagai input dalam analisa. Keakuratan data hidrologi dipengaruhi...
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Peringatan Dini Hujan Lebat Menggunakan Tipping Bucket dan Mikrokontroler ESP32
Indonesia merupakan negara yang memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Salah satu parameter yang menjadi salah satu penyebab bencana alam ialah hujan Pengamatan curah h...
RASIONALISASI JARINGAN STASIUN CURAH HUJAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI TUKAD MATI
RASIONALISASI JARINGAN STASIUN CURAH HUJAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI TUKAD MATI
Komponen hidrologi merupakan komponen utama dalam perencanaan infrastruktur keairan. Kualitas maupun kuantitas pencatatan data hujan pada setiap pos hujan menjadi komponen terpenti...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BIOLOGY ASPECT OF MANGROVE SNAILS (Telescopium telescopium) AT LANTEBUNG MANGROVE ECOTOURISM MAKASSAR CITY
BIOLOGY ASPECT OF MANGROVE SNAILS (Telescopium telescopium) AT LANTEBUNG MANGROVE ECOTOURISM MAKASSAR CITY
Keong bakau (Telescopium telescopium) adalah salah satu biota yang dapat berperan dalam proses mineralisasi materi organik dan dekomposisi serasah pada tanaman mangrove. Tujuan pen...

Back to Top