Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Personal Branding Puan Maharani Terhadap Minat Pemilih Perempuan di Jabodetabek

View through CrossRef
<p><strong>Dominasi budaya patriarkis yang terbentuk secara konstruksi sosial telah menempatkan perempuan pada orientasi peran domestik rumah tangga, sementara peran di area publik lebih diberikan kepada laki-laki. Pandangan tersebut sepertinya masih cukup berpengaruh dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk di bidang sosial politik. Representasi atau keterwakilan politik perempuan di bidang politik dinilai masih jauh dari ideal seperti yang diharapkan. Tokoh politik Puan Maharani dinilai potensial untuk maju sebagai salah satu kandidat untuk Pemilu 2024 nanti. Hal tersebut sangatlah wajar, mengingat partai politik yang menaunginya cukup kuat dan dibuktikan juga dengan berhasil memenangkan perolehan suara dan dominasi dalam merebut banyak kursi parlemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh personal branding tokoh politik melalui kampanye Puan Maharani terhadap </strong><strong>minat </strong><strong>pemilih perempuan di Jabodetabek. Dengan menggunakan metode penelitian cross-section survey, ditemukan bahwa ternyata Puan Maharani cukup dikenal sebagai tokoh politik yang baik, namun belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan bagi masyarakat. Berkaitan kecilnya pengaruh Personal Branding, karena informasi belum memberikan ‘tone positive’ khususnya di media sosial agar dapat memberikan pencitraan sosok Puan Maharani yang lebih baik lagi.</strong></p><p><strong><em>Kata Kunci</em></strong> – <em>Komunikasi Politik, </em><em>Minat, </em><em>Pemilih Perempuan, Pemilu,  Personal Branding</em></p>
Title: Pengaruh Personal Branding Puan Maharani Terhadap Minat Pemilih Perempuan di Jabodetabek
Description:
<p><strong>Dominasi budaya patriarkis yang terbentuk secara konstruksi sosial telah menempatkan perempuan pada orientasi peran domestik rumah tangga, sementara peran di area publik lebih diberikan kepada laki-laki.
Pandangan tersebut sepertinya masih cukup berpengaruh dalam berbagai aktivitas masyarakat, termasuk di bidang sosial politik.
Representasi atau keterwakilan politik perempuan di bidang politik dinilai masih jauh dari ideal seperti yang diharapkan.
Tokoh politik Puan Maharani dinilai potensial untuk maju sebagai salah satu kandidat untuk Pemilu 2024 nanti.
Hal tersebut sangatlah wajar, mengingat partai politik yang menaunginya cukup kuat dan dibuktikan juga dengan berhasil memenangkan perolehan suara dan dominasi dalam merebut banyak kursi parlemen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh personal branding tokoh politik melalui kampanye Puan Maharani terhadap </strong><strong>minat </strong><strong>pemilih perempuan di Jabodetabek.
Dengan menggunakan metode penelitian cross-section survey, ditemukan bahwa ternyata Puan Maharani cukup dikenal sebagai tokoh politik yang baik, namun belum mampu memberikan pengaruh yang signifikan bagi masyarakat.
Berkaitan kecilnya pengaruh Personal Branding, karena informasi belum memberikan ‘tone positive’ khususnya di media sosial agar dapat memberikan pencitraan sosok Puan Maharani yang lebih baik lagi.
</strong></p><p><strong><em>Kata Kunci</em></strong> – <em>Komunikasi Politik, </em><em>Minat, </em><em>Pemilih Perempuan, Pemilu,  Personal Branding</em></p>.

Related Results

ANALISIS PERILAKU PEMILIH TERHADAP PARTAI ISLAM PADA PEMILIHAN LEGISLATIF TAHUN 2019 DI KECAMATAN DANAU TELUK
ANALISIS PERILAKU PEMILIH TERHADAP PARTAI ISLAM PADA PEMILIHAN LEGISLATIF TAHUN 2019 DI KECAMATAN DANAU TELUK
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi dan menganalisa bagaimana perilaku pemilih beragama islam terhadap partai islam pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 di Kecamatan D...
Penggunaan Fantasy Themes Tentang Pemberdayaan Perempuan Generasi Muda Melalui Media Digital di Komunitas ‘Puan Bisa’
Penggunaan Fantasy Themes Tentang Pemberdayaan Perempuan Generasi Muda Melalui Media Digital di Komunitas ‘Puan Bisa’
The online community 'Puan Bisa' is a women-specific community that has the goal of empowering women, especially young women by utilizing symbolic fantasy in digital communication....
Personal Branding Konten Kreator Di Instagram Reels
Personal Branding Konten Kreator Di Instagram Reels
Abstract  Personal branding is an individual's strategy for introducing themselves. Personal branding on social media opens up opportunities to differentiate yourself, especially ...
PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017 DI KELURAHAN TAUBONTO
PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BOMBANA TAHUN 2017 DI KELURAHAN TAUBONTO
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui bentuk partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bombana Tahun 2017 di Kelurahan Taubonto...
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas men...
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram
Abstract. Personal Branding of a Flores Cantika model who still adheres to Sundanese as a cultural identity and dares to give an appearance that is more than what it is. Flores is ...

Back to Top