Javascript must be enabled to continue!
CORE VALUE BERAKHLAK APARATUR SIPIL NEGARA SEBAGAI NILAI-NILAI BUDAYA KERJA DALAM PELAYANAN PUBLIK
View through CrossRef
Abstract
BerAKHLAK is an acronym for Service-Oriented, Accountable, Competent, Harmonious, Loyal, Adaptive, and Collaborative. These core values are the standards that the State Civil Apparatus (ASN) must uphold in implementing government policies and programs. As the spearhead of public services, ASN plays a key role in various sectors, including education and health services, particularly at the village and sub-district levels. For government programs to run effectively, a work culture that aligns with the vision and mission must be implemented. BerAKHLAK is not just a slogan but a principle that must be realized in every aspect of ASN work. This study aims to examine how to implement the core value of BerAKHLAK as a work culture in dealing with the community. Using qualitative methods, this study draws on literature reviews from various scientific sources, including books, journals, and official government documents, as comparative materials. Theoretically, this study aims to enhance ASN Human Resources (HR) capabilities to perform their duties more professionally. The study’s results show that the strategy for implementing ASN Core Values is based on surveys as an evaluation tool, which can be conducted digitally in this era.
Additionally, technical training to support soft skills is a practical strategy that cannot be overlooked. Supervision and evaluation, as well as collaboration with relevant agencies, are essential. At least through these steps, it becomes a practical offer to implement the Core Value of Morality for ASN—an offer of ASN employer branding discourse to foster a spirit of service and professionalism.
Abstrak
BerAKHLAK adalah akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai inti ini menjadi standar yang harus dipegang teguh oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan kebijakan serta program pemerintah. Sebagai ujung tombak pelayanan publik, ASN berperan dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan, terutama di tingkat desa dan kelurahan. Agar program pemerintah berjalan efektif, budaya kerja yang selaras dengan visi dan misi harus diterapkan. BerAKHLAK bukan sekadar slogan, melainkan prinsip yang harus diwujudkan dalam setiap aspek kerja ASN. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan core value BerAKHLAK sebagai budaya kerja dalam menghadapi masyarakat. Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengandalkan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, jurnal, serta dokumen resmi pemerintah sebagai bahan perbandingan. Secara teoritis, kajian ini berfokus pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) ASN agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat dilakukan untuk menerapkan Core Value ASN didasarkan pada survei sebagai alat evaluasi yang untuk era ini dilakukan secara digital. Selain itu, pelatihan teknis untuk menunjang soft skill menjadi strategi praktis yang tidak dapat dikesampingkan. Pengawasan dan evaluasi serta kolaborasi dengan instansi terkait menjadi sebuah keharusan. Setidaknya melalui beberapa langkah ini, menjadi satu tawaran praktis untuk mengimplementasikan Core Value BerAKHLAK bagi ASN. Sebuah tawaran diskursus employer branding ASN untuk menumbuhkan semangat melayani dan profesionalisme.
Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Title: CORE VALUE BERAKHLAK APARATUR SIPIL NEGARA SEBAGAI NILAI-NILAI BUDAYA KERJA DALAM PELAYANAN PUBLIK
Description:
Abstract
BerAKHLAK is an acronym for Service-Oriented, Accountable, Competent, Harmonious, Loyal, Adaptive, and Collaborative.
These core values are the standards that the State Civil Apparatus (ASN) must uphold in implementing government policies and programs.
As the spearhead of public services, ASN plays a key role in various sectors, including education and health services, particularly at the village and sub-district levels.
For government programs to run effectively, a work culture that aligns with the vision and mission must be implemented.
BerAKHLAK is not just a slogan but a principle that must be realized in every aspect of ASN work.
This study aims to examine how to implement the core value of BerAKHLAK as a work culture in dealing with the community.
Using qualitative methods, this study draws on literature reviews from various scientific sources, including books, journals, and official government documents, as comparative materials.
Theoretically, this study aims to enhance ASN Human Resources (HR) capabilities to perform their duties more professionally.
The study’s results show that the strategy for implementing ASN Core Values is based on surveys as an evaluation tool, which can be conducted digitally in this era.
Additionally, technical training to support soft skills is a practical strategy that cannot be overlooked.
Supervision and evaluation, as well as collaboration with relevant agencies, are essential.
At least through these steps, it becomes a practical offer to implement the Core Value of Morality for ASN—an offer of ASN employer branding discourse to foster a spirit of service and professionalism.
Abstrak
BerAKHLAK adalah akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Nilai inti ini menjadi standar yang harus dipegang teguh oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan kebijakan serta program pemerintah.
Sebagai ujung tombak pelayanan publik, ASN berperan dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan, terutama di tingkat desa dan kelurahan.
Agar program pemerintah berjalan efektif, budaya kerja yang selaras dengan visi dan misi harus diterapkan.
BerAKHLAK bukan sekadar slogan, melainkan prinsip yang harus diwujudkan dalam setiap aspek kerja ASN.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan core value BerAKHLAK sebagai budaya kerja dalam menghadapi masyarakat.
Dengan menggunakan metode kualitatif, penelitian ini mengandalkan studi literatur dari berbagai sumber ilmiah, termasuk buku, jurnal, serta dokumen resmi pemerintah sebagai bahan perbandingan.
Secara teoritis, kajian ini berfokus pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) ASN agar lebih profesional dalam menjalankan tugasnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat dilakukan untuk menerapkan Core Value ASN didasarkan pada survei sebagai alat evaluasi yang untuk era ini dilakukan secara digital.
Selain itu, pelatihan teknis untuk menunjang soft skill menjadi strategi praktis yang tidak dapat dikesampingkan.
Pengawasan dan evaluasi serta kolaborasi dengan instansi terkait menjadi sebuah keharusan.
Setidaknya melalui beberapa langkah ini, menjadi satu tawaran praktis untuk mengimplementasikan Core Value BerAKHLAK bagi ASN.
Sebuah tawaran diskursus employer branding ASN untuk menumbuhkan semangat melayani dan profesionalisme.
Related Results
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
ANALISIS KUALITAS JASA LAYANAN PUBLIK MELALUI PENDEKATAN MODEL GRONROOS’S PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BIMA
ANALISIS KUALITAS JASA LAYANAN PUBLIK MELALUI PENDEKATAN MODEL GRONROOS’S PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BIMA
Judul penelitian ini adalah : “Analisis Kualitas Jasa Layanan Publik Melalui
Pendekatan Model Gronroos’s Pada Dinas Kependudukan dan Pencat...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Public Value Management: Model Tata Kelola Pelayanan Publik
Public Value Management: Model Tata Kelola Pelayanan Publik
Buku ini menghadirkan gagasan baru tentang bagaimana cara mengelola pelayanan publik. Berbeda dengan gagasan sebelumnya yaitu manajemen publik tradisional yang didominasi oleh pera...
PELAYANAN PUBLIK E-KTP DI DESA TIRONGKOTUA KECAMATAN KABAENA KABUPATEN BOMBANA
PELAYANAN PUBLIK E-KTP DI DESA TIRONGKOTUA KECAMATAN KABAENA KABUPATEN BOMBANA
Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui sikap masyarakat terhadap pemerintah desa dalam memberikan pelayanan publik, (2) Untuk mengetahui hambatan pemerin...
MODEL PELAYANAN PUBLIK di DINAS PENANAMAN MODAL di PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU PRO.RIAU
MODEL PELAYANAN PUBLIK di DINAS PENANAMAN MODAL di PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU PRO.RIAU
Preeprint: ABSTRAKPelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka pemerintah memiliki fungsi memberikan be...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
Efektivitas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi dalam Memberi Pelayanan Publik Pada Masa Pandemi Covid-19
Efektivitas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kuantan Singingi dalam Memberi Pelayanan Publik Pada Masa Pandemi Covid-19
COVID-19 memberi dampak yang sangat besar disemua aspek kehidupan, termasuk pelayanan publik. Untuk membunuh mata rantai penyebaran COVID-19, pemerintah menutup pelayanan publik. U...

