Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS BEBAN KERJA FISIK PEKERJA UMKM KERIPIK MENGGUNAKAN METODE CMDQ DAN CVL
View through CrossRef
Home industry keripik milik bapak Selam merupakan Home industry yang bergerak di bidang kuliner/makanan dan berlokasi di daerah Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar. Sebagian besar proses produksi dilakukan dengan alat manual (pisau sesret dan pisau pasah). Target kerja pekerja setiap harinya yaitu 8 hingga 9 kwintal bahan baku, mengakibatkan denyut nadi tidak stabil dan menimbulkan beban kerja fisik pekerja keripik. Posisi pekerja duduk terlalu lama dan sedikit membungkuk dengan tangan selalu bergerak berulang saat proses pengupasan dan perajangan. Selain itu posisi pekerja yang berdiri terlalu lama dengan tangan selalu aktif menggoreng, mengakibatkan pekerja mengalami keluhan musculoskeletal pada bagian bahu, lengan, pergelangan tangan, pinggul/bokong, dan juga punggung. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat beban kerja fisik pada pekerja keripik dan tingkat keluhan pada musculoskeletal disorders yang dialami oleh para pekerja di home industry keripik bapak Selam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cardiovascular load (% CVL) dan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnairres (CMDQ). Berdasarkan hasil dari kuisioner Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnairres (CMDQ) pada pekerja mengalami gangguan musculoskeletal bagian bahu kanan yaitu sebesar 19,5%, bagian lengan bawah kanan sebesar 15,1%, lengan atas kanan 14,2%, pergelangan tangan kanan sebesar 13,3%, pinggul/bokong sebesar 5,4% dan punggung yaitu sebesar 5,2%. Hasil perhitungan beban kerja fisik dengan metode %CVL yaitu rata-rata denyut nadi kerja pada hari ke-1 dan hari ke-2 sebesar 101,04 dan 101,47 termasuk beban kerja ringan. Klasifikasi beban cardiovascular load (% CVL) di peroleh nilai rata-rata pada hari ke-1 dan ke-2 sebesar 41,11% dan 40,87% dengan kategori diperlukan perbaikan karena nilai klasifikasi %CVL adalah 30-60%.
Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
Title: ANALISIS BEBAN KERJA FISIK PEKERJA UMKM KERIPIK MENGGUNAKAN METODE CMDQ DAN CVL
Description:
Home industry keripik milik bapak Selam merupakan Home industry yang bergerak di bidang kuliner/makanan dan berlokasi di daerah Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar.
Sebagian besar proses produksi dilakukan dengan alat manual (pisau sesret dan pisau pasah).
Target kerja pekerja setiap harinya yaitu 8 hingga 9 kwintal bahan baku, mengakibatkan denyut nadi tidak stabil dan menimbulkan beban kerja fisik pekerja keripik.
Posisi pekerja duduk terlalu lama dan sedikit membungkuk dengan tangan selalu bergerak berulang saat proses pengupasan dan perajangan.
Selain itu posisi pekerja yang berdiri terlalu lama dengan tangan selalu aktif menggoreng, mengakibatkan pekerja mengalami keluhan musculoskeletal pada bagian bahu, lengan, pergelangan tangan, pinggul/bokong, dan juga punggung.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat beban kerja fisik pada pekerja keripik dan tingkat keluhan pada musculoskeletal disorders yang dialami oleh para pekerja di home industry keripik bapak Selam.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cardiovascular load (% CVL) dan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnairres (CMDQ).
Berdasarkan hasil dari kuisioner Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnairres (CMDQ) pada pekerja mengalami gangguan musculoskeletal bagian bahu kanan yaitu sebesar 19,5%, bagian lengan bawah kanan sebesar 15,1%, lengan atas kanan 14,2%, pergelangan tangan kanan sebesar 13,3%, pinggul/bokong sebesar 5,4% dan punggung yaitu sebesar 5,2%.
Hasil perhitungan beban kerja fisik dengan metode %CVL yaitu rata-rata denyut nadi kerja pada hari ke-1 dan hari ke-2 sebesar 101,04 dan 101,47 termasuk beban kerja ringan.
Klasifikasi beban cardiovascular load (% CVL) di peroleh nilai rata-rata pada hari ke-1 dan ke-2 sebesar 41,11% dan 40,87% dengan kategori diperlukan perbaikan karena nilai klasifikasi %CVL adalah 30-60%.
Related Results
Do children with central venous line (CVL) dysfunction have increased risk of symptomatic thromboembolism compared to those without CVL-dysfunction, while on cancer therapy?
Do children with central venous line (CVL) dysfunction have increased risk of symptomatic thromboembolism compared to those without CVL-dysfunction, while on cancer therapy?
Abstract
Background
Thromboembolism (TE) and infection are two common complications of central venous line (CVL). Thrombotic CVL-dysfunction is a...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia, terutama di sektor pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sam Ratulangi (RSG...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja PT. Bosowa Propertindo Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja PT. Bosowa Propertindo Makassar
Laporan National Institue of Occupational Health and Safety (NIOSH) menunjukan bahwa terdapat dua penelitian mengenai tingkat stres kerja ditempat kerja di Amerika, yang pertama ...
PENGUKURAN BEBAN KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN CVL PADA KARYAWAN PT. NIGIL NAL
PENGUKURAN BEBAN KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DAN CVL PADA KARYAWAN PT. NIGIL NAL
PT. Nigil Nal adalah perusahaan yang beroperasi dibagian environmental khususnya penanaman tanaman tumbuhan di area lingkungan Tembagapura Papua dan di tambang PT. Freeport Indones...
Hubungan Beban Kerja Dengan Stres Perawat Di Ruangan Baji Dakka Dan Baji Kamase
Hubungan Beban Kerja Dengan Stres Perawat Di Ruangan Baji Dakka Dan Baji Kamase
Beban kerja merupakan beban aktifitas fisik, mental, sosial yang diterima oleh individu yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu, sesuai dengan kemampuan fisik maupun keterbata...
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Profesi sebagai perawat memberikan kontribusi sangat besar terhadap kejadian stres kerja. Hasil survey yang dilakukan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (2006) bahwa 50,9% p...
Pengaruh Beban Kerja, Kelelahan Kerja Terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Pengaruh Beban Kerja, Kelelahan Kerja Terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja, kelelahan kerja, dan shift kerja terhadap penerapan kesehatan dan keselamatan kerja pada karyawan PT. Kaltim Diamond...

